Sayembara Penulisan Cerita dari Berbagai Kantor Bahasa/Balai Bahasa Seluruh Indonesia
Berikut ini informasi tentang Sayembara Penulisan Cerita dari Berbagai Kantor Bahasa/Balai Bahasa Seluruh Indonesia. Informasi dari akun resmi Instagram Kantor Bahasa atau Balai Bahasa. Klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Sayembara Penulisan Cerita dari Berbagai Kantor Bahasa/Balai Bahasa Seluruh Indonesia
Berikut ini informasi tentang Sayembara Penulisan Cerita dari Berbagai Kantor Bahasa/Balai Bahasa Seluruh Indonesia. Informasi dari akun resmi Instagram Kantor Bahasa atau Balai Bahasa. Klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Sayembara Penulisan Cerita dari Berbagai Kantor Bahasa/Balai Bahasa Seluruh Indonesia
Berikut ini informasi tentang Sayembara Penulisan Cerita dari Berbagai Kantor Bahasa/Balai Bahasa Seluruh Indonesia. Informasi dari akun resmi Instagram Kantor Bahasa atau Balai Bahasa. Klik link untuk informasi lebih lanjut.
Aku berandai Aku bergerak Aku berlari Tapi tidak Aku dinding Hanya dinding Apa dayaku
Akhirnya kupasrah Getaran kurasa Hentakan kuterima Aku nrimo Pasrah wae
Ditulis oleh Paskalina Askalin
(Depok, 21.09.23)
Puisi dua kata adalah puisi yang setiap barisnya terdiri dari dua kata. Puisi dua kata tercipta begitu saja pada bulan September 2023. Puisi “Sabar Telinga” dan “Gejolak Dinding” terinspirasi dari suara-suara dari dinding yang memecahkan telinga dan saya ingin mewakili rasa yang dialami para telinga dan para dinding. (Paskalina Askalin)
Bisnis kuliner tidak ada matinya, apakah kamu setuju? Bisnis kuliner bisa kamu pilih untuk memulai usaha baru di tahun 2024. Bisnis kuliner ini bisa kamu mulai dari rumahmu, dapurmu adalah rumahmu.
Bisnis kuliner bisa dipilih untuk memulai usaha barumu. Mengapa?
4 fakta berikut ini bisa menjadi “jaminan” jika bisnis kuliner tidak ada matinya dan bisa dilirik jadi bisnis barumu di tahun 2024.
▶️ SEMUA ORANG PERLU MAKAN Semua orang perlu makan sehingga perlu membeli makanan saat mereka tidak memasak sendiri makanan mereka. Jika berandai-andai, setiap orang paling tidak membeli makan satu kali sehari, itu adalah salah satu sumber pelanggan. Sementara itu, ada orang yang setiap kali makan, pasti membeli makan, tidak memasak sendiri. Jadi, membuka bisnis kuliner tidak akan kehabisan pelanggan alias tidak ada matinya.
▶️ ORANG CENDERUNG MENYUKAI KEMUDAHAN DAN CEPAT Adanya kemajuan teknologi, semakin memajukan juga dunia kuliner, dalam hal kemudahan dan kecepatan. Dalam genggaman, kita bisa pesanan makanan dan minuman apapun, tanpa ribet dan tanpa menunggu lama. Misalnya pesan makanan melalui Go-food dan Grab-food, mudah dan cepat. Jadi, membuka bisnis kuliner tetap bisa jadi pilihan saat ini karena akan semakin terbantu dengan adanya layanan antar yang memberikan berbagai keuntungan bagi pembeli, seperti gratis ongkir atau voucher potongan harga.
▶️ ORANG CENDERUNG SUKA JAJAN Selesai makan siang, masih juga beli jajanan seperti cilok, basreng, siomay, rujak, dan sebagainya. Itu fakta yang sering kita lihat dilakukan karyawan kantor usai makan siang di luar, pasti menjinjing plastik jajanan, 😊
Saat pergi ke luar rumah pun, kita sering tiba-tiba beli jajanan yang kita lihat di pinggir jalan, karena alasan “pengen” atau iseng saja. Sering pula terjadi, pagi-pagi di akhir pekan, pergi ke pusat-pusat jajanan untuk sekadar beli jajaan untuk cemilan pagi. Selain itu juga beli sarapan, seperti nasi uduk, lontong sayur, nasi pecel, atau menu lainnya. Jadi, bisnis kuliner memang tidak ada matinya, tidak akan kehabisan pelanggan.
▶️ ORANG CENDERUNG “LATAH” UNTUK MENCOBA MAKANAN BARU (KEKINIAN) Saat ada makanan yang diberitakan viral, biasanya orang akan berbondong-bondong mendatanginya karena ingin mencoba. Viral karena rasa atau tampilan, itu tergantung dari bagaimana berita itu diviralkan. Yang pasti, jika mau buka bisnis kuliner, viralkan rasa dan tampilannya, pastilah akan dilirik pelanggan. Namun, dengan catatan, viral dalam hal positif.
Untuk menjadi viral, kita bisa lakukan inovasi dan kreativitas dalam bisnis kuliner yang akan dirintis. Bahan yang digunakan mungkin sama-sama ayam goreng krispi, tetapi dengan cita rasa beda dan penyajian yang beda.
Fakta-fakta di atas memberikan “jaminan hasil” untuk keberadaan dan keberlangsungan bisnis kuliner. Buat kamu yang ingin memulai usaha bisnis kuliner, tidak perlu ragu untuk segera mewujudkannya. Ayo, segera realisasikan bisnis kuliner! Bisa dimulai dari rumahmu, sekarang!
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.