Ibu Kamariah: Pahlawan Saya yang Luar Biasa

Sejak pandemi membatasi gerak langkah orang di dunia ini termasuk saya, diam di rumah adalah keputusan paling bijak yang harus dilakukan. Beruntungnya saya, kapan pun, pandemi atau tidak saya tetap di rumah, lebih suka diam di rumah. Jadi bagi saya, tidaklah menjadi soal jika harus diam di rumah.

Meskipun berada di rumah, berbagai kebutuhan rumah, salah satunya kebutuhan dapur harus tetap dipenuhi, dapur tetap harus mengepul. Saya bersyukur sekali, karena dengan adanya teknologi, segala kebutuhan dapat langsung tiba di depan pintu rumah dengan cepat.

Namun, sebenarnya teknologi hanyalah pendukung. Karena di balik kecanggihan teknologi, ada mereka, orang-orang yang memiliki tangan sakti sehingga bisa membawa beras, sayuran, ikan, telur, ayam, buah-buahan, nasi pecel, ayam goreng, nasi padang, minuman dingin, detergen, baju baru, mainan baru, dan masih banyak lagi, bisa sampai di depan pintu rumah kita.  

Orang-orang yang bertangan sakti ini, saya sebut sebagai pahlawan masa kini. Mungkin keberadaan mereka dipandang sebelah mata. Ah, mereka hanya mengantarkan.

Continue reading “Ibu Kamariah: Pahlawan Saya yang Luar Biasa”