Beberapa waktu lalu pernah membaca info (surat edaran) dari Kemdikbud yang menyatakan jika semua kegiatan lomba dan sayembara yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan diundur karena wabah COVID-19. Dalam hati saya berujar, itu artinya sayembara lomba menulis yang diadakan oleh Badan Bahasa, kantor bahasa, atau balai bahasa tentu akan diundur atau ditiadakan.
Ternyata tidak demikian yang terjadi karena Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tetap mengadakan lomba penulisan buku dengan tajuk “Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi 2020 dalam Rangka Gerakan Literasi Nasional”. Info lengkapnya silakan cek gambar di bawah ini.
Sahabat penulis pejuang lomba/sayembara menulis pasti sudah menunggu-nunggu, lomba menulis mana yang bisa diikuti. Tahun 2019 lalu melalui Gerakan Literasi Nasional, Badan Bahasa Kemdikbud dan kantor bahasa (balai bahasa) daerah, mengadakan lomba menulis buku untuk bahan bacaan mulai dari jenjang usia dini hingga sekolah dasar. Bahkan ada juga kantor bahasa yang mengadakan lomba menulis bahan bacaan untuk jenjang SMP dan SMA.
Bagaimana dengan tahun 2020? Pertanyaan ini tentu menjadi pertanyaan bagi para penulis pejuang lomba menulis. Pada awal bulan Januari 2020, tanda-tanda kemunculan lomba menulis dari Badan Bahasa (termasuk kantor bahasa dan balai bahasa) belum terlihat.
Peluang terbesar bagi penulis pejuang lomba menulis adalah lomba menulis yang berskala nasional. Badan Bahasa pusat biasanya akan memberikan peluang sebesar-besarnya bagi penulis seluruh Indonesia yang ingin mengikuti lomba. Berbeda dengan kantor bahasa atau balai bahasa, lomba menulis hanya diperuntukkan bagi masyarakat setempat. Misalnya Kantor Bahasa Sumatra Utara yang beberapa waktu lalu sudah mengumumkan sayembara menulis cerita anak 2020. Kantor Bahasa Sumatra Utara hanya memberikan peluang lomba menulis untuk masyarakat yang berdomisili Sumatra Utara dengan dibuktikan oleh KTP atau identitas lainnya.
Tetapi para penulis pejuang lomba tak perlu berkecil hati, ada beberapa kantor/balai bahasa di daerah yang membuka peluang bagi penulis di seluruh Indonesia. Misalnya tahun 2019, Kantor Bahasa Bangka Belitung Kepulauan Riau memberikan peluang bagi penulis seluruh Indonesia untuk mengikuti sayembara menulis yang diadakan. Awal tahun 2020 penulis berdomisili di Sumatra Utara yang berbahagia dengan kemunculan Lomba Menulis Cerita Anak 2020. Tentu, penulis menunggu kantor/balai bahasa mana ya caseng akan mengumumkan sayembara menulis yang diadakan.
Tahun 2019 hampir semua lomba penulisan buku mencari buku anak (jenjang PAUD dan SD), tahun 2020 ini ajang lomba penulisan buku seperti apa yang akan banyak dilombakan? Tahun 2019 tidak hanya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang giat mengadakan lomba menulis dalam rangka Gerakan Literasi Nasional. Penerbit pun banyak yang mengadakan lomba yang sama.
Tahun 2020 Kantor Bahasa Sumatra Utara tampak konsisten, karena tahun 2018-2020 mengadakan lomba menulis cerita anak. Mari ditunggu para pejuang lomba menulis! Lomba menulis apa yang akan diumunkan pada bulan Februari 2020?
PENYELENGGARA LOMBA/SAYEMBARA Balai Bahasa Sumatera Utara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Sayembara Menulis Cerita Anak Tahun 2020 “Merdeka belajar anak usia sekolah berbasis muatan lokal”
KETENTUAN UMUM 1. Sayembara terbuka untuk masyarakat umum yang berdomisili di Sumatera Utara dibuktikan dengan KTP/kartu identitas lainnya. 2. Sayembara tidak berlaku bagi pemenang tahun-tahun sebelumnya. 3. Peserta mendaftar melalui tautan http://bit.ly/daftarceritaanaksumut 4. Pengiriman naskah hanya melalui posel: ceritaanaksumut2020@gmail.com selambat-lambatnya tanggal 8 April 2020 pukul 24.00 WIB. Naskah dikirim dalam bentuk microsoft word. Nama/biodata penulis tidak boleh tertera dalam naskah. 4. Pengumuman pemenang Lima Naskah Terbaik tanggal 28 April 2020 melalui media sosial atau pemberitahuan langsung kepada pemenang melalui telepon. 5. Lima naskah terbaik menjadi hak milik panitia dan akan diterbitkan sekaligus didistribusikan ke sekolah-sekolah di wilayah Sumatera Utara.
KETENTUAN KHUSUS 1. Naskah berbentuk prosa dan berbahasa Indonesia yang memenuhi kesesuaian kaidah dan keterbacaan. 2. Naskah harus sesuai dengan tujuan pendidikan yaitu Pendidikan Penguatan Karakter yang ditujukan untuk siswa SD kelas IV s.d. VI. 3. Naskah memuat unsur kekayaan bahasa dan kearifan daerah Sumatera Utara. 4. Naskah tidak mengandung SARA, pornografi, kekerasan, pelecehan fisik, ujaran kebencian, dan bias gender. 5. Naskah ditik pada kertas A4 antara 20 s.d. 25 halaman, spasi 1,5, margin kiri 1,5, dan margin kanan-atas-bawah 2 cm. 6. Naskah dapat dibagi menjadi beberapa episode atau subjudul.
HADIAH Lima Penulis Naskah Terbaik masing-masing memperoleh Rp 10.000.000,00 (pajak hadiah ditanggung pemenang)
Jika ada pertanyaan, silakan langsung menghubungi narahubung di atas.
Bagi ibu/bapak/kakak sekalian pejuang sayembara menulis, jangan kecewa setelah membaca informasi di atas. Sayembara ini hanya berlaku untuk mereka yang ber-KTP Sumatera Utara dan belum pernah memenangkan lomba tahun sebelumnya. ๐โ๏ธ
#salamliterasi #paskalinaaskalin
Sumber: Instagram Balai Bahasa Sumatera Utara @balaibahasa.sumut
Sejak awal tahun 2019 lomba atau sayembara menulis buku anak dan cerita anak begitu banyak. Penyelenggaranya dari lembaga pemerintah juga swasta. Rupanya Dewan Kesenian Jakarta pun awal tahun 2019 ini mengadakan sayembara menulis cerita anak. Info selengkapnya tentang Sayembara Cerita Anak Dewan Kesenian Jakarta 2019 dapat dibaca berikut ini.
Sayembara Cerita Anak Dewan Kesenian Jakarta 2019
BACAAN anak yang bagus bukan hanya asyik dibaca oleh anak-anak, melainkan juga orang dewasa. Ceritanya tentu seru, imajinatif, tidak menggurui, memperhatikan gaya bahasa dan cara penceritaan dari penulis, dan konflik yang relevan dengan usia anak-anak. Di tangan penulis kreatif, peka, dan berpihak kepada anak-anak itulah cerita anak yang bermutu akan tercipta.
Sayembara Cerita Anak Dewan Kesenian Jakarta 2019 merupakan sayembara perdana yang diselenggarakan oleh Komite Sastra DKJ. Kami berharap melalui sayembara ini bisa muncul bacaan anak yang bermutu seperti bukuย Si Doel Anak Jakarta(Aman Datuk Madjoindo),ย Jago-jago Kecilย (Ahmad Bakri),ย The Adventures Huckleberry Finnย danย Tom Sawyerย (Mark Twain),ย Oliver Twistย (Charles Dickens).
Adapunย Sayembara Cerita Anak DKJ 2019ย mempunyai syarat dan ketentuan sebagai berikut.
Menurut saya ide menulis harus digali dari tema atau syarat khusus dari penyelenggara lomba menulis. Yang sedang hangat-hangat dibahas oleh para penulis yang pernah terlibat dalam Gerakan Literasi Nasional adalah Seleksi Penulis Bahan Bacaan Literasi 2019 yang diadakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Salah satu syaratnya adalah menyerahkan ringkasan naskah buku yang akan ditulis. Itu artinya penulis harus punya ide naskah dan penjelasan detail tentang naskah yang akan tulisnya.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.