Satu hari satu tulisan adalah satu dari sekian banyak resolusi di tahun baru 2022. Tapi, ora gampang janji karo awake dewe.
Tahun baru sudah memasuki hari ke-10 dan rasanya saya sudah mulai gelisah. Mengapa? Rencana yang saya tetapkan untuk tahun 2022 ini banyak meleset, tersandung, hingga terjerembab. Salah satunya, menulis satu tulisan satu hari untuk website ini, www.paskalina.com. Namun, hingga di hari ke-10 tahun 2022 ini, baru tiga tulisan yang berhasil tayang, itu pun dengan terseok-seok.
Tahun 2018 adalah tahun perdana buku saya terbit di Penerbit Elexmedia Komputindo Jakarta. Bukunya berjudul 100 Soal Aku Siap Masuk SD.
Ide penulisan buku 100 Soal Aku Siap Masuk SD muncul dari Mbak Editor Elexmedia dalam sebuah pertemuan santai bincang-bincang “Ngopi Seru” antara Tim Editor Elex dan penulis buku anak. Yang ketika itu diadakan di Bandung. Dari ide hingga akhirnya menjadi buku dan siap terbit membutuhkan waktu sekitar satu tahun (kalau tidak salah, lupa๐ค๐คญ).
Sejak zaman jadi mahasiswa di Kota Gudeg, saya paling suka jajan buku Chicken Soup for the Soul. Ada cukup banyak seri buku Chicken Soup for the Soul yang saya miliki ketika itu. Hingga akhirnya hijrah ke Ibukota, kebiasaan membaca Chicken Soup for the Soul masih dilakukan. Bahkan hingga sudah memiliki 2 bocah lanang, keinginan membeli buku Chicken Soup for the Soul masih terus ada. Ini buku Chicken Soup for the Soul terakhir yang saya beli (beberapa tahun lalu), judulnya Chicken Soup for the Soul Ibu Hebat.
Chicken Soup for the Soul Ibu Hebat.
Chicken Soup for the Soul ini saya baca belum tuntas hingga sekarang. Saya baca loncat-loncat sesuai keinginan.
Selamat datang tahun 2022. Saya selalu bersemangat jika awal tahun tiba karena kita bisa membuat rencana-rencana, harapan, keinginan di tahun yang baru. Kegagalan di tahun lalu pun ingin segera diperbaiki di tahun yang baru. Di tahun 2021 ada banyak rencana yang kandas, bahkan belum dimulai sudah kandas. Di tahun 2022 ini tentu tak ingin menjadikan rencana-rencana kandas sebelum dimulai, rencana-rencana harus dibuat lebih realistis, sehingga tak kandas lagi.
Resolusi Tahun 2022 1. Perbanyak Membaca Buku Tahun 2021 menjadi masa miskin membaca. Bukan karena tidak punya buku atau tidak punya niat, tetapi rasanya tidak punya waktu untuk membaca, atau mungkin lebih tepatnya saya tidak pintar memenej waktu. Nah… Di tahun 2022 ini saya ingin perbanyak waktu membaca buku. Saya akan memenej waktu lebih baik lagi. Semoga. Amin.
2. Perbanyak Menulis Karena kurang bahkan tidak membaca, jadinya tahun 2021 juga jadi kurang banyak menulis. Membaca dan menulis adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Jika ingin bisa menulis, harus banyak membaca. Tahun 2022 ini saya bertekad harus menulis setiap hari untuk www.paskalina.com dan buku saya tentunya. Amin, semoga saya bisa memenej waktu lebih baik, sehingga bisa wujudkan harapan saya.
3. Wujudkan Bisnis Kuliner KRB Apa itu KRB? Masih rahasia, masih dalam proses perencanaan matang. Semoga Tuhan memberkati dan bisnis ini menjadi bagian dari Rencana Baik Tuhan untuk saya dan keluarga di tahun 2022. Amin
4. Manajemen Waktu Banyak kegagalan-kegagalan yang terjadi di tahun 2021. Kegagalan itu bermuara pada manajemen waktu. Nah, tahun 2022 ini saya akan lebih baik memenej waktu, sehingga semua rencana membaca, menulis, dan membangun bisnis baru bisa terlaksana. Amin
Sebenarnya masih banyak harapan di tahun 2020 tapi tak bisa saya tuliskan semua di sini. Saya satukan semuanya dalam doa terbaik saya. Semoga Tuhan memberkati semua langkah dan rencana saya. Amin.
Hari ini matahari pagi terakhir tahun 2021 Hari ini Jumat terakhir tahun 2021 Hari ini sarapan terakhir tahun 2021 Hari ini makan siang terakhir tahun 2021 Hari ini makan malam terakhir tahun 2021 Hari ini minum kopi terakhir tahun 2021 Apa lagi ya๐ค Yang pasti, hari ini hari terakhir tahun 2021
Ada banyak yang terjadi di tahun 2021 dan semua dimulai pada bulan Januari 2021. Sungguh Tuhan begitu baik pada saya hingga memberikan anugerah yang sangat besar. Sebuah tanggung jawab yang sering membuat saya jatuh. Saya jatuh berulang kali, tapi Puji Tuhan masih bisa bangkit lagi.
Tahun 2021 dipenuhi aneka rasa hati yang bercampur jadi satu. Kalau gado-gado dicampur-campur pastilah enak. Tetapi, kalau rasa hati dicampur-campur, rasanya jadi tidak keruan.
Tahun 2021 akan berlalu, ada banyak yang patut disyukuri, ada juga yang perlu diubah atau diperbaiki. Saya sadar betul bukan manusia yang sempurna, saya bukan ibu yang sempurna, saya masih terus belajar menjadi manusia yang lebih baik. Jatuh berulang kali, dan terus berusaha bangkit lagi.
Tahun 2021 biarlah berlalu dengan berbagai kisah yang tersimpan. Tidak benar jika semua kisah itu tak akan mempengaruhi rencana tahun 2022, pasti akan berpengaruh. Tetapi, hidup harus terus berjalan, kita tidak boleh berhenti begitu saja. Perjalanan kehidupan masih panjang, masih banyak harapan baik menanti di tahun depan. Ada mereka, orang-orang yang saya sayangi.
Selamat datang tahun 2022. Saya sambut tahun 2022 dengan semangat baru, harapan baru, manusia baru yang lebih baik.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.