Taman Alfabet: Bermain dan Belajar Huruf

Taman Alfabet: Bermain dan Belajar Huruf

Setiap kali pergi ke mana pun, pertanyaan selalu sama, “Kenan sudah sekolah ya kok sudah pintar.” Kenan sendiri kadang menjawab sekenanya, kadang tak menjawab. Lalu saya jawab, belum sekolah.

Bulan ini usia Kenan 4 tahun, rencananya tahun depan akan masuk TK. Saya katanya baru rencana karena saya sudah ambil formulir pendaftaran namun belum dikembalikan.

Diusianya yang keempat tahun, Kenan sudah bisa mengenali huruf A sampai Z, bukan karena dia sekolah, karena saya yang selalu mengajaknya bermain huruf. Seperti hari ini, saya mengajak Kenan menggantung huruf pada tanaman di depan rumah, lalu saya meminta Kenan mengambil satu per satu huruf yang saya sebutkan. Saya menyebut aktivitas ini taman alfabet.
Continue reading “Taman Alfabet: Bermain dan Belajar Huruf”

Indonesian Dreams Story, 18 Karakter Anak Indonesia (2018)

Indonesian Dreams Story, 18 Karakter Anak Indonesia

Jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, dan cinta tanah air adalah bagian nilai dari 18 nilai karakter anak Indonesia yang ada dalam buku Indonesian Dreams Story . Delapan belas nilai karakter itu bersumber dari 18 nilai dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa yang dibuat oleh Diknas. Nilai-nilai karakter tersebut sejak tahun 2011 disisipkan dalam proses pendidikan di sekolah dan disisipkan pula dalam buku pelajaran sekolah.
Nilai karakter bangsa ini sangatlah tepat disebut sebagai nilai karakter anak Indonesia karena 18 nilai karakter ini merujuk dalam berbagai aspek kehidupan anak Indonesia. Oleh karenanya, 18 nilai karakter ini layak dan wajib ditumbuhkan dalam hati dan pikiran anak-anak calon generasi masa depan Indonesia. Kelak kemajuan bangsa Indonesia ada di tangan anak-anak yang kini masih duduk di bangku sekolah.

Jika 18 nilai karakter diberikan dalam bentuk teori dalam buku pelajaran, tentulah anak-anak langsung menjauh. Oleh karenanya, hadirlah buku  Indonesian Dreams Story yang menyajikan 18 nilai karakter Indonesia melalui bentuk cerita.  Indonesian Dreams Story adalah karya terbaik dari 18 penulis dan didukung 10 ilustrator.

Pertemuan Penulis Bahan Bacaan Literasi Tahap 1, 18-20 Juli 2018

Pengumuman lomba penulisan bahan bacaan baca tulis 2018 sudah keluar walaupun tidak sesuai jadwal. Pengumuman seharusnya tanggal 11 Mei 2018, namun akhirnya ditunda menjadi tanggal 21 Mei 2018. Hasilnya, buku saya tidak terpilih. Namun proses pertemuan penulis akan tetap saya ikuti karena saya punya satu buku yang lolos lewat penunjukan langsung.

Setelah menanti dan menanti, akhirnya undangan pertemuan penulis tahap 1 pun datang. Pertemuan penulis akan dilaksanakan tanggal 18-20 Juli 2018, di Hotel Kartika Chandra Jakarta. Seperti tahun 2017, pertemuan penulis dilaksanakan dua kali.

img-20180719-wa0057
Saya dan sahabat penulis, Ira Diana dan Heny

Pada pertemuan penulis tahap 1 ini penulis pemenang lomba dan penulis penunjukan langsung dipertemukan. Pada pertemuan ini penulis diminta merevisi sesuai catatan dari editor Badan Bahasa. Untuk buku saya, tidak ada koreksi berarti, malahan akhirnya saya koreksi sendiri.
Continue reading “Pertemuan Penulis Bahan Bacaan Literasi Tahap 1, 18-20 Juli 2018”

Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)

Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)

Masih pada bulan April 2018, setelah “terbang” dari Solo, 22 April 2018, selang dua hari Selasa dan Rabu, tanggal 24 dan 25 April 2018 di Hotel Novotel, Jalan Golf Estate Bogor Raya, Bogor, saya mengikuti acara memenuhi undangan untuk acara Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Continue reading “Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)”

Gara-gara Gender Saya Terbang untuk Pertama Kalinya

Kenapa gara-gara gender bisa membuat saya terbang untuk pertama kalinya? Ini ceritanya.

Tanggal 11 April 2018 sebuah undangan datang melalui pos-el. Isinya undangan pelatihan untuk pelatih dari Asdep Kesetaraan Gender Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pembangunan Keluarga Kementerian Pemberdayaan, Perlindungan, Perempuan, dan Anak. Nama kegiatannya adalah Pelatihan bagi Pelatih (ToT) Tingkat Nasional Penulisan Bahan Ajar Inklusif Gender Tingkat Sekolah Dasar dan Menengah. Pelatihan dilaksanakan selama lima hari di Solo, 18-22 April 2018 bertempat di The Royal Surakarta Heritage Hotel.

Beruntunglah bagi saya, acara pelatihan itu berlangsung setelah saya menyelesaikan deadline menulis untuk Badan Bahasa. Puji Tuhan.
Continue reading “Gara-gara Gender Saya Terbang untuk Pertama Kalinya”