Lembar Aktivitas Mewarnai Tema Natal

Christmas Coloring Book | Lembar Aktivitas Mewarnai Tema Natal

🌲🌲☃️☃️
Hore hore Natal hampir tiba
Liburan pun akan tiba

Ceriakan libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 anak-anak bersama Christmas Coloring Book (Buku Mewarnai Tema Natal).

Apa sih keunggulan Christmas Coloring Book?
1. Buku mewarnai ini berisi lebih dari 30 gambar tema Natal siap diwarnai.
2. Buku mewarnai ini produk digital berupa PDF, printable, siap cetak, dengan ukuran kertas A4.
3. Lembar mewarnai bisa dicetak berulang kali tanpa batas.

Aktivitas mewarnai memiliki banyak manfaat dan anak-anak menyukainya. Tetapi, kadang anak-anak beraktivitas sesuai suasana hati mereka. Ada masa di mana mereka tidak ingin beraktivitas mewarnai. Jangan paksakan beraktivitas mewarnai jika anak tidak menghendakinya. Saat anak-anak senang beraktivitas, kita harus sabar mendampingi anak karena kadang anak ingin terus-menerus mewarnai. Anak suka mengulang aktivitas yang disukai.

Penawaran menarik khusus untuk keluarga Indonesia yang merayakan Natal.

UNDUH LEMBAR AKTIVITAS MEWARNAI TEMA NATAL

Dapatkan HARGA PROMO, diskon 60% sampai 31 Desember 2024.

Harga normal 50k
Harga diskon 20k

UNDUH Christmas Coloring Book

Yuk, segera unduh (download) buku aktivitas mewarnai tema Natal.
Ajak buah hati mewarnai dalam sukacita Natal🌲☃️⛄

FREE DOWNLOAD COLORING BOOK

Kenapa Anak-anak Suka Meniru?

Kenapa Anak-anak Suka Meniru?

Anak-anak adalah peniru ulung. Apa yang dilihatnya pasti akan ditiru. Namun, mereka belum bisa membedakan apakah yang ditirunya itu baik atau buruk?

Kenapa anak-anak suka meniru? Ada beberapa alasan kenapa anak suka meniru.

Alasan PERTAMA, meniru adalah cara anak belajar dan mengembangkan kemampuan mereka. Anak-anak meniru perilaku orang-orang di sekitarnya. Anak-anak juga meniru ucapan orang di sekitarnya. Dengan meniru, mereka memahami dan menguasai hal-hal baru.

Alasan KEDUA, meniru dapat mengembangkan keterampilan sosial. Melalui aktivitas meniru anak-anak memahami norma-norma sosial dan berinteraksi dengan orang lain. Anak-anak juga belajar bagaimana berkomunikasi, berbagi, dan bekerja sama dengan orang lain.

Alasan KETIGA, meniru adalah cara anak mencari perhatian dan pengakuan. Anak-anak mungkin meniru untuk mendapatkan perhatian dan pengakuan dari orang lain. Mereka ingin merasa dihargai dan diterima.

Ketika anak meniru perilaku atau perkataan orang-orang di sekitar, hal itu bisa kita cermati. Sehingga ketika anaknya meniru perilaku yang tidak baik, kita bisa untuk memberi tahu jika perilaku itu tidak boleh ditiru.

Namun yang perlu diwaspadai oleh orang tua adalah ketika anak meniru apa yang dilihatnya dari tontonannya. Meskipun yang ditonton adalah film kartun atau animasi anak, tetap saja perlu diwaspadai jika anak meniru dengan cara yang salah. Apalagi video-video pendek yang tidak layak dilihat oleh anak.

Kita mungkin melarang anak menonton atau tidak menggunakan ponsel. Tetapi orang-orang di sekitarnya, anggota keluarga kita yang lain selalu memegang ponsel hingga mengajak menonton atau meminjamkan ponselnya.
Pada akhirnya peran orang tua atau pengasuh anak menjadi sangat penting. Meniru adalah proses belajar anak. Anak tidak tahu apakah yang ditirunya itu benar atau salah. Tugas orang tualah yang harus memastikan apa yang ditiru oleh anak itu benar atau salah.

Orang tua dan anggota keluarga di rumah adalah figur pertama yang pasti akan ditiru oleh anak. Oleh karena itu, jangan buru-buru menghakimi anak berperilaku salah. Tanpa orang tua sadari, mungkin anak meniru perilaku buruk orang tuanya.

Persiapan Masuk Sekolah: Ajak Anak Bermain Angka dan Mewarnai

Saat ini orang tua bebas mau memasukkan anaknya ke sekolah atau kelompok bermain pada usia berapa pun. Ada orang tua yang memasukkan anak ke “sekolah” pada usia 1 tahun, 2 tahun, atau 3 tahun dengan berbagai alasan.

Tetapi ada juga, orang tua yang memilih memasukkan anaknya ke sekolah taman kanak-kanak pada usia 4,5 tahun.

Sebelum masuk ke dunia sekolah, orang tua dapat memberikan beragam aktivitas untuk anak. Saat ini ada beragam pilihan worksheet yang bisa diunduh secara gratis maupun berbayar. Namun, orang tua perlu pastikan apakah worksheet itu sungguh diperlukan anak atau tidak?

Saya punya beberapa rekomendasi worksheet untuk anak pra sekolah, sebelum anak masuk ke dunia sekolah, baiknya berikan worksheet yang merangsang imajinasinya anak, seperti coloring worksheet atau lembar aktivitas mewarnai.

Lembar aktivitas mewarnai berbagai tema, dapat diunduh di sini 👇🏻👇🏻

Lembar mewarnai tema hewan

Lembar mewarnai tema buah dan sayur

Lembar mewarnai tema rumahku

Lembar mewarnai tema kendaraan

Paket Bundling Worksheet Mewarnai Seri 1234 (4 seri/tema)

Lembar Mewarnai Dino (free terbatas)

Setelah beraktivitas mewarnai, orang tua dapat mengajak anak bermain angka. Worksheet Bermain Angka 123 di bawah ini dapat diunduh untuk memudahkan orang tua beraktivitas bersama anak.

Worksheet Bermain Angka 123 untuk Anak | Bonus Kartu Angka

Worksheet ini dibuat untuk mengenalkan angka 1-10 kepada anak-anak.

– Worksheet Bermain Angka123 bisa digunakan di rumah atau di sekolah, sesuai dengan kebutuhan anak.
– Worksheet Bermain Angka 123 memuat materi pengenalan angka 1 – 10, berhitung 1-10, dan mengasah kecerdasan melalui lembar-lembar aktivitas yang dikerjakan.
– Worksheet Bermain Angka 123 bisa dikerjakan dari halaman mana saja sesuai keinginan anak.
– Worksheet Bermain Angka 123 terdiri atas 50 lembar/halaman aktivitas.
– Pada halaman akhir worksheet Bermain Angka 123, diberikan bonus kartu angka yang bisa digunakan untuk belajar angka di mana saja.

 

Tanggal 1 Desember, Hari AIDS Sedunia

Hari ini, 1 Desember 2024, seluruh dunia memperingati Hari AIDS Sedunia. Peringatan Hari AIDS Sedunia ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat dunia tentang berbahayanya penyakit AIDS dan menjadikan masyarakat dunia lebih sadar serta mempunyai pengertian yang benar tentang AIDS.

Menurut informasi dari situs resmi tentang AIDS, UNaids, AIDS merupakan penyakit mematikan yang dapat ditularkan dari manusia satu ke manusia lainnya melalui kontak fisik seperti berhubungan intim. Pada tahun 2022, ada sekitar 630.000 orang meninggal karena penyakit terkait AIDS di seluruh dunia. Hari AIDS Sedunia mengingatkan masyarakat dan pemerintah bahwa HIV belum hilang dan belum ada obatnya. Begitu banyak yang perlu dilakukan dalam menanggulangi penyakit AIDS ini. Seperti peningkatan pendanaan untuk respons AIDS, peningkatan kesadaran akan dampak HIV terhadap kehidupan masyarakat, penghapusan stigma dan diskriminasi, serta peningkatan kualitas hidup orang yang hidup dengan HIV masih sangat diperlukan.

Tahun 2024 ini merupakan peringatan Hari AIDS Sedunia yang ke-37, dengan tema “Take the rights path: My health, my right” yang berarti “Mengambil jalan yang benar: Kesehatan saya, hak saya”.

Pita merah menjadi lambang HIV/AIDS. Apa artinya? Mengulik informasi dari UNaids, pada tahun 1988 di New York, para seniman, mendirikan kelompok bernama Visual AIDS sebagai respos atas dampak AIDS pada kelompok seniman. Lalu, pada tahun 1991, mereka berkumpul dan mulai mendesain simbol visual untuk penyakit AIDS.

Para seniman terinspirasi dari pita kuning untuk menghormati tentara Amerika Serikat yang bertugas di Perang Teluk. Kemudian mereka membuat logo berupa pita merah. Warna merah dipilih sesuai warna darah, yang menjadi tempat masuk dan berkembangnya virus HIV di tubuh. Pita merah ini juga membentuk lengkungan yang melambangkan jantung-hati atau cinta.

Inilah sedikit informasi tentang peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada hari ini, 1 Desember 2024.