Aktivitas Mewarnai

Judul : Ayo Mewarnai Bersama Fino Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas (bonus poster rambu-rambu lalu lintas)

Penulis : Askalin

Penerbit : Rainbow (Andi Publisher)

Tebal : iv + 28 halaman

Ukuran : 20 x 28 cm

ISBN : 978-979-29-4126-5

Terbit : September 2014

Harga : Rp 32.000

Bisa dibeli di toko buku gramedia, www.andipublisher.com

Aktivitas mewarnai adalah aktivitas yang disukai anak-anak. Sambil mewarnai orangtua dapat mengajarkan banyak hal, salah satunya mengenal rambu-rambu lalu lintas. Buku ini merupakan aktivitas mewarnai yang mengangkat tema rambu-rambu lalu lintas. Buku ini cocok untuk menemani dan menjadi media kreativitas anak Anda.

C360_2014-09-09-12-24-26-177

 

Setiap pembelian buku ini akan mendapatkan bonus poster rambu-rambu lalu lintas.

IMG_20140910_104912

Jangan Melanggar Lalu Lintas

Jangan melanggar lalu lintas

Jangan kaget ketika anak sudah memiliki buku ini, dia akan mengingatkan Anda, orang dewasa, untuk tidak melanggar lalu lintas. Ketika Anda tak bisa mengingatkan diri Anda sendiri untuk tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas, dengarkan peringatan dari anak Anda. Jangan melanggar rambu-rambu lalu lintas. #askalin, penulis Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas.
***

Berbicara tentang rambu-rambu lalu lintas, berarti kita berbicara tentang peraturan berlalu lintas di jalan raya. Rambu-rambu lalu lintas merupakan tanda-tanda peringatan bagi pengendara kendaraan yang melaju di jalan raya dan pengguna jalan lain seperti pejalan kaki. Rambu-rambu lalu lintas ini diatur sedemikian rupa supaya pengguna jalan tidak mengalami kecelakaan.
Rambu-rambu lalu lintas yang paling menonjol yaitu “traffic light” atau sering kita sebut “lampu merah”.Kita sering menjumpai lampu merah di mana-mana. Namun sayangnya, kita juga masih sering melihat pengguna jalan raya yang melanggar traffic light yang menyebabkan terjadinya kecelakaan. Kesadaran masyarakat untuk menaati rambu-rambu lalu lintas sangat kecil, padahal melanggar lalu lintas bisa membahayakan nyawa diri sendiri dan juga orang lain.
Orang dewasa sudah paham keberadaan rambu-rambu lalu lintas di jalan raya, namun mereka seakan tidak peduli. Dengan alasan takut terlambat dan seribu satu alasan lain, orang dewasa memilih untuk melanggar rambu-rambu lalu lintas.
Apakah kita akan membiarkan anak-anak kita kelak juga menjadi pelanggar peraturan rambu-rambu lalu lintas? Apakah kita akan membiarkan anak-anak kita membahayakan dirinya dan orang lain karena melanggar rambu-rambu lalu lintas?
Tentu saja jawabannya TIDAK

IMG_20140904_233427

Kesadaran untuk menaati rambu-rambu lalu lintas perlu ditanamkan sejak anak usia dini. Caranya? Buku Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas dapat membantu anak mengenal rambu-rambu lalu lintas. Buku ini disajikan dalam bentuk cerita yang dipadu dengan berbagai aktivitas yang disukai anak, seperti mewarnai dan memasangkan gambar. Tokoh Nora dalam buku ini akan mengajak anak masuk dalam ceritanya sambil mengenal berbagai rambu-rambu lalu lintas. Anak tidak akan merasa digurui sehingga pengenalan rambu-rambu lalu lintas lebih mengena pada ingatan anak.
Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas merupakan buku aktivitas, sehingga anak dapat mengerjakan langsung semua aktivitas mewarnai atau memasangkan gambar dalam buku. Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas merupakan buku cerita yang berisi tiga cerita Nora. Dalam ketiga cerita Nora itu tersisip berbagai pengenalan Nora terhadap rambu-rambu lalu lintas.
Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas dapat dibeli dengan harga Rp 29.000. Harga yang cukup murah untuk manfaat besar yang diperoleh anak.
Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas bisa dibeli di toko buku gramedia seluruh Indonesia. Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas juga dapat diperoleh di toko buku online www.andipublisher.com, www.bukabuku.com, dan tb online lainnya.
Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas juga bisa dibeli langsung di penulisnya #askalin dengan sms/wa di 08159898723.

Judul : Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas
Penulis : Askalin
Penerbit : Rainbow (Andi Publisher)
Tebal : 40 halaman
Ukuran : 20 x 28 cm
ISBN : 978-979-29-4247-7
Terbit : 20 Agustus 2014
Harga : Rp 29.000
Bisa dibeli di tb gramedia dan tb online
www.andipublisher.com
www.bukabuku.com

IMG_20140904_233427

 

Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas

Buku baru Askalin

Judul : Kisah Nora Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas

Penulis : Askalin

Penerbit : Rainbow (Andi Publisher)

Tebal : 40 halaman

Ukuran : 20 x 28 cm

ISBN : 978-979-29-4247-7

Terbit : 20 Agustus 2014

Harga : Rp 29.000

Bisa dibeli di  www.andipublisher.com

IMG_20140904_233427

Buku ini merupakan buku cerita dipadu dengan aktivitas mewarnai. Dalam buku ini ada tiga cerita yang mengisahkan tentang Nora. Dalam setiap cerita tersisip macam-macam pengenalan rambu-rambu lalu lintas.

BELI BUKU KISAH NORA

Seri Anak Rajin – Yuk, Bantu Ortu di Rumah

Seri Anak Rajin – Yuk, Bantu Ortu di Rumah

Pagi ini Ema dan Bimo bangun lebih pagi.Padahal hari ini mereka tidak sekolah karena hari Minggu. Mereka sudah mandi dan siap bertempur.Melihat Ema dan Bimo, ayah pun jadi heran. Memangnya ada apa ya? Siap bertempur untuk apa?

Ooh ternyata hari Minggu ini ada acara bersih-bersih bersama. Ibu Ema sebagai komandan langsung membagi tugas untuk Ema, Bimo, dan ayah. Apa ya kira-kira tugas Ema dan Bimo? Apakah mereka bisa menyelesaikannya dengan baik? Yuk, simak kelanjutan ceritanya.

seri anak rajin

Judul: Yuk, bantu ortu di rumah
Penulis: Askalin
Harga: Rp 23.000
Terbit: November 2013

SMS ORDER 08159898723

ingin dapat diskon 20% klik link di bawah ini
http://andipublisher.com/produk-1213004992-seri-anak-rajin-yuk-bantu-ortu-di-rumah.html

Mengingat Kembali Berbagai Permainan Tradisional

Kover (100 Permainan)

RESENSI BUKUKU di Koran Jakarta, Rabu, 18 Des 2013

Judul Buku : 100 Permainan dan Perlombaan Rakyat
Nama Penulis : Askalin
Ilustrator : SatuDuniaIde
Penerbit : Nyo-Nyo (Imprint Penerbit Andi)
Tahun : 2013
ISBN : 978-979-29-4003-9
Tebal  : vi + 90 halaman
Harga :  Rp45.000

“Jamuran yo gegethok. Jamur opo, yo gegethok. Jamur gajih bejijih sak oro-oro. Siro badhe jamur opo” (hal 31).

Kaum tua asal di Yogyakarta dan sekitarnya mungkin masih ingat atau pernah mendengar lagu dengan syair tersebut sebagai pengiring permainan jamuran. Anak-anak sekarang mungkin tidak lagi pernah mengdengar lagu tersebut.

Pada halaman 30-31 buku 100 Permainan dan Perlombaan Rakyat ini dijelaskan mengenai permainan tradisional yang populer di Yogyakarta dan Jawa Tengah tersebut. Meski singkat, informasi yang disampaikan relatif jelas, mencakup waktu permainan, jumlah pemain, dan caranya.

Sebagaimana judulnya, buku ini mengenalkan atau tepatnya mengingatkan pembaca akan 100 jenis permainan dan perlombaan rakyat yang terdapat di Indonesia.

Angka 100 terbagi atas 50 jenis permainan tradisional dan 50 perlombaan agustusan. Kata “agustusan” merujuk pada pesta rakyat yang biasa digelar untuk memperingati HUT RI setiap 17 Agustus. Uraian permainan/perlombaan dilengkapi ilustrasi pendukung yang menggambarkan kepada pembaca bentuk permainan/perlombaan.

Ada juga permainan egrang bambu, benthik, engklek, senapan pelepah pisang. Di sini juga dijelaskan cara membuatnya. Misalnya, untuk membuat senapan dibutuhkan dua pelepah pisang dengan diameter 1,5 sentimeter dan panjang 90 sentimeter. Kemudian satu buah pelepah pisang dengan diameter 2,5 sentimeter dan panjang 50 sentimeter. Sediakan juga lidi bambu sepanjang 10 sentimeter untuk pasak dan pisau atau cutter (hal 27).

Selain jamuran, berbagai permainan lain dengan lagu adalah cingciripit, cublak-cublak suweng, dan sebagainya. Selain dalam bahasa Jawa, terdapat pula beberapa syair berbahasa Sunda dan Betawi. Contoh Cingciripit berbahasa Sunda (hal 31). Uraian lengkap 50 jenis permainan dapat ditemukan pada hal 3-48. Selain beberapa yang telah disebut, permainan yang diulas adalah congklak, yoyo, dan lain-lain.

Selanjutnya, pada halaman 48-89, pembaca dapat menemukan 50 perlombaan agustusan untuk individu dan kelompok. Adakalanya perlombaan individu bisa juga dimainkan secara kelompok seperti balap karung.

Dalam perlombaan biasanya banyak hadiah dari panitia/sponsor yang diperebutkan. Namun, dikatakan bahwa prinsipnya semua perlombaan bersifat hiburan karena cenderung seru, lucu, dan menegangkan sehingga menimbulkan tawa dan sorak-sorai penonton. Salah satu perlombaan yang relatif seru, lucu, dan menegangkan adalah “pukul bantal di air”.

Lomba pukul bantal dilakukan oleh dua peserta yang duduk berhadapan di bambu panjang sambil memegang bantal. Melalui aba-aba juri, peserta saling pukul bantal. Peserta yang jatuh ke air kalah. Tidak jarang kedua-duanya jatuh ke dalam air (hal 56).

Ada juga penjelasan mengenai peralatan, persiapan, dan tata cara perlombaan. Pada hal 50, misalnya, dijelaskan tentang lomba “pecahkan balon”. Peralatan yang dibutuhkan balon diisi air dan pemukul. Balon digantung dan dibentangkan pada dua tiang. Peserta ditutup matanya memegang pemukul berdiri di garis batas. Jarak garis batas dengan tempat balon kurang lebih 3 meter.

Kiranya buku ini berguna untuk menyosialisasikan kembali berbagai permainan tradisional yang hampir punah dan sebagai sarana menemukan inspirasi lomba bilamana pembaca berkesempatan menjadi panitia agustusan atau gathering.

Meski satu-dua permainan/perlombaan sebenarnya bukanlah asli tradisi/budaya Indonesia, sebagian besar memang biasa dimainkan rakyat. Beberapa perlombaan, seperti panjat pinang, bahkan menjadi kekhasan dalam pesta rakyat. Jadi tidak terlalu berlebihan jika pada subjudul buku ditambahkan kalimat “hanya ada di Indonesia”.

Diresensi Dwi Klarasari, lulusan Unika Soegijapranata, Semarang

INGIN MEMBELI BUKUNYA klik link berikut untuk mendapatkan diskon 20% dan diskon 15 %

www.andipublisher.com

www.bukabuku.com