Nopember vs November

Selamat datang November. Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, bulan depan sudah akan sampai di penghujung tahun 2019. Setiap kali November tiba saya suka gemes dengan masih ada teman, sahabat, dan rekan kerja yang belum paham jika penulisan bulan ke-11 dalam kalender adalah NOVEMBER, bukan NOPEMBER.

Jika bicara soal benar atau salah, menggunakan kata Nopember itu tidaklah salah, hanya saja tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku bahasa Indonesia. Kata Nopember ini termasuk kata tidak baku.

Di mana kita bisa cek sebuah kata itu baku atau tidak baku?
Untuk mengetahui sebuah kata itu baku atau tidak baku, Anda bisa melihatnya di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). KBBI? Untuk mencari satu kata saja Anda harus membuka kamus tebal KBBI. Jangan khawatir, teknologi telah membuat kita menjadi lebih mudah. Di Play Store, Anda bisa menggunduh aplikasi KBBI Luring (KBBI di luar jaringan). Dengan sekali ketik kata, Anda bisa menemukan kata yang dicari.

Selain memasang aplikasi KBBI Luring di gawai, Anda juga bisa menggunakan KBBI Daring (KBBI dalam jaringan) dengan mengakses
https://kbbi.kemdikbud.go.id.

Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar adalah salah satu wujud kecintaan kita kepada bahasa negara. Jangan sampai, orang dari bangsa lain jadi lebih pintar menggunakan bahasa Indonesia ketimbang kita sendiri.

Cintai bahasa Indonesia, bahasa negara dan bahasa kita bersama.

Editing: Kata Baku dan Tidak Baku

Ketika saya mengedit buku, yang paling sering ditemukan adalah penggunaan kata tidak baku. Untuk mengetahui apakah sebuah kata ini baku atau tidak baku, saya cek di Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Wah, mungkin bagi sebagian orang malas untuk buka kamus. Jangan salah, kamus juga sudah ramah teknologi. Kita tak perlu lagi buka kamus tebal, cukup satu kali ketik kata di aplikasi, kita langsung mengetahui kata baku dan tidak baku.
Continue reading “Editing: Kata Baku dan Tidak Baku”

Editing Buku Hukum Tebal 682 Halaman

Tahun 2018 lalu, saya diminta sebuah penerbit untuk mengedit buku hukum, tebalnya lebih dari 600 halaman. Bukan kerja sama baru, saya sudah pernah mengedit buku-buku dari penerbit itu.

Saya menyanggupi akan menyelesaikan editing dalam waktu 1 bulan. Tanggal 23 April 2018 naskah dikirim via pos-el dan tanggal 23 Mei 2018 naskah 600 halaman lebih hasil editing saya kirimkan melalui pos-el.

Hal terpenting dalam proses editing buku bagi saya adalah KETEPATAN WAKTU. Tenggat waktu yang disepakati harus ditaati, tidak boleh telat. Sekali saja tidak tepat waktu dalam menjalankan pekerjaan editing, sudah pasti akan membuat HILANG KEPERCAYAAN klien yang memakai jasa kita.

Berikut ini data buku hukum yang sudah saya edit. Buku ini sudah terbit tahun 2018.

Judul: Perdebatan hukum administrasi : sebuah kompilasi artikel hukum administrasi
Penerbit: Gramata Publishing
Pengarang: Enrico Simanjuntak
Editor: Paskalina Oktavianawati
Tahun: 2018
Tebal: 682 halaman
ISBN: 978-602-6972-36-1

Sumber gambar: www.hukumonline.com

Continue reading “Editing Buku Hukum Tebal 682 Halaman”