Sayembara Menulis Cerita Anak 2019 Balai Bahasa Sumatera Utara

Nama kegiatan: Sayembara Menulis Cerita Anak 2019

Penyelenggara: Balai Bahasa Sumatera Utara

Peserta: khusus warga Sumatera Utara

Info selengkapnya cek di IG @balaibahasa.sumut dan klik LAMAN BALAI BAHASA SUMATERA UTARA

Ebook Gratis: Jajanan Tradisional Asli Indonesia – Paskalina Oktavianawati

Mau ebook gratis, silakan unduh di bawah ini

Judul: Jajanan Tradisional Asli Indonesia

Penulis: Paskalina Oktavianawati

Penerbit: Badan Bahasa, 2017

Tebal: 68 halaman

Sasaran pembaca : SD Kelas 4, 5, dan 6

Unduh di sini Jajanan Tradisional Asli Indonesia – Paskalina Oktavianawati

Ebook ini adalah Buku Terpilih dalam Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi yang diselenggarakan oleh Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka Gerakan Literasi Nasional 2017.

Pengumuman Sayembara Bahan Literasi 2017

Pertemuan Penulis Bahan Bacaan Literasi Tahap 1, 18-20 Juli 2018

Pengumuman lomba penulisan bahan bacaan baca tulis 2018 sudah keluar walaupun tidak sesuai jadwal. Pengumuman seharusnya tanggal 11 Mei 2018, namun akhirnya ditunda menjadi tanggal 21 Mei 2018. Hasilnya, buku saya tidak terpilih. Namun proses pertemuan penulis akan tetap saya ikuti karena saya punya satu buku yang lolos lewat penunjukan langsung.

Setelah menanti dan menanti, akhirnya undangan pertemuan penulis tahap 1 pun datang. Pertemuan penulis akan dilaksanakan tanggal 18-20 Juli 2018, di Hotel Kartika Chandra Jakarta. Seperti tahun 2017, pertemuan penulis dilaksanakan dua kali.

img-20180719-wa0057
Saya dan sahabat penulis, Ira Diana dan Heny

Pada pertemuan penulis tahap 1 ini penulis pemenang lomba dan penulis penunjukan langsung dipertemukan. Pada pertemuan ini penulis diminta merevisi sesuai catatan dari editor Badan Bahasa. Untuk buku saya, tidak ada koreksi berarti, malahan akhirnya saya koreksi sendiri.
Continue reading “Pertemuan Penulis Bahan Bacaan Literasi Tahap 1, 18-20 Juli 2018”

Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)

Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)

Masih pada bulan April 2018, setelah “terbang” dari Solo, 22 April 2018, selang dua hari Selasa dan Rabu, tanggal 24 dan 25 April 2018 di Hotel Novotel, Jalan Golf Estate Bogor Raya, Bogor, saya mengikuti acara memenuhi undangan untuk acara Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Continue reading “Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)”

Sebuah Catatan: Perjalanan Menuju Pertemuan Penulis Bahan Bacaan Gerakan Literasi Nasional 2017

foto bersama
Berfoto bersama penulis buku terbilih, panitian dan pejabat berwenang dari  Badan Bahasa.

Menjadi bagian dari Gerakan Literasi Nasional (GLN) itu membanggakan buat saya. Seluruh proses yang berliku saya nikmati dengan penuh bahagia. GLN ini memperkuat alasan saya untuk kembali menjelajah rimba literasi. Ketika waktu menulis sudah mengejar saya, saya putuskan tak ada lagi title karyawan tersemat di dada saya. Saya penulis maka saya akan menjalani pilihan saya dengan bahagia.

Saya lupa, tanggal berapa saya mendapat kabar tentang sayembara penulisan bahan bacaan ini. Yang pasti, setelah itu pikiran saya tertuju pada tema buku yang mau saya tulis.

Saya akhirnya putuskan untuk mengambil tema kuliner. Dengan berbekal hasil foto dari jepretan kamera sendiri, saya menulis buku tentang jajanan tradisional. Satu bulan, kemudian waktu diperpanjang lagi, masih terasa kurang, di detik-detik terakhir akhirnya harus berjuang  mati-matian menyelesaikan dua naskah buku.

Pada  20 April 2017, saya menuju ke Kantor Badan Bahasa untuk menyerahkan dummy buku saya. (Terbayang 2 hari sebelumnya, begadang tanpa tidur hanya ditemani kopi, demi mencapai deadline.) Tanggal 21 April 2017 saya susulkan buku kedua saya untuk ikut dalam sayembara. Selanjutnya berserah pada Tuhan.

Jawaban Tuhan datang 17 Mei 2017, ada judul buku saya didaftar buku terpilih, Puji Tuhan! Tetapi proses masih berlanjut. Menurut kabar-kabar yang beredar, hadiah akan diberikan September. Yahhhh mau bagaimana lagi, aturan-aturan panitia tidak bisa dilanggar.

Pada 26 Mei 2017, ada undangan dari Badan Bahasa. Isinya, mengundang penulis buku yang terpilih untuk hadir pada acara Pertemuan Penulis Bahan Bacaan Gerakan Literasi Nasional 2017 yang diselenggarakan 6 – 8 Juni 2017 di LPMP DKI Jakarta.

MENGATAK
Menulis dan mengatak

Setelah undangan muncul dipos-el, terbentuklah grup wa Penulis GLN 2017. Ada banyak polemik yang terjadi dalam percakapan di grup wa, salah satunya keharusan pengumpulan naskah dalam bentuk fail word, pdf, dan indesign. Bagi saya pribadi itu bukan mssalah, karena Indesign sudah saya kenal sejak tahun 2008. Tetapi bagi mereka para penulis, yang tidak lahir dari dunia penerbit, akan sedikit kelimpungan memenuhi keinginan panitia. Penulis harus menjadi pengatak masing-masing.

Syukur pada Tuhan acara Pertemuan Penulis Bahan Bacaan Gerakan Literasi Nasional 2017 bisa berjalan dengan lancar. Walau masih ada sedikit kekecewaan karena tidak membawa pulang hadiah, saya rasa setiap penulis yang hadir dalam pertemuan itu pastilah bisa menangkap makna dan manfaat, walaupun berbeda-beda bentuknya.

GLN1.jpg
Berfoto bersama sahabat baru #room1
GLN2
Teman sekamar #ROOM1

Setelah pertemuan itu saya jadi berteman dengan KATAK (pengatak) dan tergabung dalam ROOM 1. Apa itu? Tunggu postingan saya selanjutnya.

#salamliterasi

#gerakanliterasinasional

#paskalinaaskalin

#sayapenulis

#GLN2017