Ide arisan huruf sebenarnya sudah ada sejak pertengahan tahun 2018. Ketika itu anak saya, Kenan (3,5 tahun) ikut acara arisan ibu-ibu lingkungan. Belum lama sebelumnya, saya sudah membelikan Kenan magnet huruf.
Pulang dari arisan, tiba-tiba muncul ide di benak saya tentang arisan huruf. Ide itu saya katakan pada Kenan, dan ternyata dia tertarik dengan ide itu. ARISAN HURUF maksudnya adalah 26 huruf ditulis di kertas kecil lalu dilinting seperti kocokan arisan. Cara bermainnya adalah Kenan mengocok huruf itu dan mengambil 1 lalu membuka kertas. Misalnya huruf yang tertulis M, maka Kenan akan mengambil magnet huruf M di papan. Lintingan huruf dikocok lagi, huruf yang keluar akan dicari oleh Kenan. Begitu seterusnya, sampai Kenan mau berhenti bermain (paling lama bertahan 30 menit saja).
Tulisan bisa menjadi tempat untuk menitipkan Kenangan baik itu kenangan indah maupun kenangan yang menyedihkan. Kenangan yang saya titipkan dalam tulisan yang saya unggah menjadi konten di platform TipTip adalah kenangan saya bersama anak saya. Kenangan yang saya abadikan melalui foto-foto. Dari foto-foto itu ada banyak cerita yang bisa dituliskan dan sayang untuk biarkan mungkin baik jika diviralkan. Kenapa harus diviralkan? Karena mungkin dari cerita itu ada penggalan kata yang bisa menjadi motivasi untuk seseorang yang membacanya.
Tulisan tulisan ini adalah pengalaman saya bersama dua anak saya. Saat ini anak saya yang pertama sudah berusia 9 tahun, sehingga tulisan ini menjadi kenangan yang tidak terlupakan, tentunya, bagi saya saat ini.
Apa yang saya tuliskan, apa adanya saya tuliskan dengan harapan bisa disebarkan oleh banyak orang. Kegiatan pramembaca dan pramenulis yang saya lakukan sukses membuat si Kakak siap masuk SD, bisa baca tulis hitung tanpa kursus atau bimbingan khusus.
Pengalaman menghadapi si Adek yang mengalami speech delay saya tuliskan dalam bentuk tip sederhana.
Yuk, Bunda, Ayah, orangtua, guru, dan siapa pun yang ingin menciptakan anak cerdas, baca tulisan-tulisan ini👇👇
Dalam konten ini saya ingin menceritakan bagaimana aktivitas mengenalkan huruf dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Aktivitas “menyenangkan” bagi setiap anak tentunya berbeda-beda. Aktivitas yang dilakukan anak saya, menyenangkan baginya, belum tentu menyenangkan bagi anak yang lain.
Aktivitas mengenalkan huruf yang saya berikan menyesuaikan keadaan dan ide yang muncul seketika saat melihat aktivitas anak saya. Anak saya sangat aktif, suka sekali bergerak alias tidak bisa diam. Oleh karena itu, perlu aktivitas yang bergerak untuk bisa membuatnya tertarik pada sesuatu. Lalu, muncullah ide taman alfabet. Selengkapnya tentang taman alfabet dapat dibaca pada konten ini. Kemudian muncullah ide arisan huruf dan pintu suku kata, serta kegiatan-kegiatan yang bertujuan mengenalkan huruf.
Semua aktivitas atau kegiatan yang dilakukan sambil bermain, sehingga tidak berasa seperti belajar. Karena asyiknya beraktivitas mengenal huruf sambil bermain, anak saya mengulang berkali-kali aktivitasnya.
Semua aktivitas mengenalkan huruf yang dilakukan anak saya diceritakan dalam konten ini beserta foto-fotonya. Semua aktivitas yang tampak difoto memang terlihat apa adanya. Ya.. karena saya tidak sedang membuat konten seperti zaman sekarang. Saya sedang menemani anak saya bermain dengan huruf-huruf.
Semua aktivitas yang saya ceritakan pada konten ini adalah versi saya dan anak saya. Bunda, Mama, Moms, pembaca konten ini yang ingin menciptakan kegiatan pramembaca pramenulis yang menyenangkan bisa membuat versi sendiri menyesuaikan dengan kesukaan anak dan situasi yang ada.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.