Ceklis Persiapan Masuk SD

Apa saja yang harus dipersiapkan saat anak masuk SD?

Perlu orang tua ketahui bahwa kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) bukan satu-satunya yang harus dipersiapkan ketika anak mau masuk SD. Ada banyak hal lain yang juga perlu dipersiapkan saat anak mau masuk SD. Apa sajakah itu?

Berikut ini ceklis yang paling minimal perlu dipersiapkan atau paling tidak diperhatikan oleh para orang tua ketika anak mau masuk SD.

Ceklis Persiapan Masuk SD

(1) Perlengkapan sekolah

Apakah perlengkapan sekolahnya sudah siap?

Perlengkapan sekolah terdiri atas seragam, tas, kaos kaki, dan sepatu.

Ilustrasi seragam sekolah (sumber: Canva)

Perlengkapan sekolah bisa dipersiapkan sendiri atau menyesuaikan dengan aturan dari sekolah yang akan dimasuki. Setiap sekolah mempunyai aturan yang berbeda-beda tentang pembelian seragam. Ada sekolah yang menyiapkan seluruh perlengkapan sekolah, tetapi ada juga sekolah yang tidak mengatur tentang pembelian seragam.

(2) Buku dan alat tulis

Apakah buku dan alat tulisnya sudah siap?

Ilustrasi buku dan alat tulis (sumber: Canva)

Buku dan alat tulis juga perlu dipersiapkan saat anak mau masuk sekolah SD. Memang, ada sekolah yang memberi aturan khusus dengan penggunaan buku tulis. Misalnya, harus menggunakan buku tulis berlabel nama sekolah. Sebagai contoh, di sekolah dasar anak saya mengharuskan semua siswa menggunakan buku tulis berlabel nama sekolah. Jika tidak menggunakan buku tulis berlabel sekolah, buku tulis tersebut harus diberi sampul warna cokelat. Di sekolah dasar lain pastilah ada aturan yang berbeda.

(3) Pengenalan mata pelajaran di SD

Apakah anak sudah mengenal mata pelajaran di sekolah dasar?

Pada saat anak masuk SD, anak mengalami masa transisi dari TK ke SD. Anak juga pasti belum paham betul mata pelajaran yang akan dihadapi di SD. Pembelajaran yang ada di TK dan SD tentunya sangat berbeda. Oleh karena itu, secara perlahan orang tua bisa mengenalkan kepada anak mata pelajaran apa saja yang akan dihadapinya ketika sudah menjadi siswa SD. Mata pelajaran di SD, misalnya pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, matematika, IPAS, dan sebagainya.

(4) Latihan soal persiapan masuk SD

Apakah anak sudah berlatih soal latihan persiapan masuk SD?

Saat anak mau masuk SD, orang tua perlu mengajak anak untuk berlatih latihan soal persiapan masuk SD. Latihan soal persiapan masuk SD ini dimaksudkan supaya anak tidak kaget saat mengerjakan soal-soal latihan pada mata pelajaran yang ada di SD.

Latihan soal persiapan masuk SD bukan untuk mempersiapkan anak mengikuti tes masuk SD. Latihan soal persiapan masuk SD dapat membantu anak melewati masa transisi yang dilalui anak.

(5) Melatih kemandirian dan kemampuan sosial

Apakah anak sudah mandiri dan mempunyai kemampuan sosial?

Saat anak mau masuk SD, orang tua perlu memastikan kemandirian dan kemampuan sosial anak. Hal ini akan membantu anak bisa melewati masa transisi dari TK ke SD dengan baik. Contoh kemandirian anak: bisa makan sendiri, bisa ke toilet sendiri, bisa memakai baju sendiri, dan sebagainya.

Kemampuan sosial anak berkaitan dengan kemampuan anak bisa bersosialisasi dengan lingkungan baru di sekolah dasar. Kemampuan sosial anak misalnya, anak bisa berbagi, anak bisa berkenalan dengan teman baru, anak bisa berteman atau bergaul dengan teman baru, dan sebagainya.

Kelima hal di atas adalah persiapan minimal ketika anak mau masuk SD. Namun, apa saja yang perlu dipersiapkan ketika anak mau masuk SD, orang tua dapat menyesuaikan sesuai kondisi anak. Setiap anak memiliki penerimaan berbeda-beda saat berada di lingkungan sekolah yang baru. Yang terpenting utamakan situasi yang menyenangkan untuk anak.

UNDUH PAKET SOAL LATIHAN MASUK SD

UNDUH PAKET SOAL LATIHAN MASUK SD

UNDUH PAKET SOAL LATIHAN MASUK SD

UNDUH PAKET SOAL LATIHAN MASUK SD

Aktivitas Mewarnai Mengurangi Stres dan Kecemasan

Aktivitas mewarnai biasanya dikaitkan dengan aktivitas anak-anak PAUD. Padahal aktivitas mewarnai bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk orang dewasa.

Bagi orang dewasa, aktivitas mewarnai juga memiliki banyak manfaat. Berikut ini dua di antaranya, manfaat aktivitas mewarnai untuk orang dewasa.

Manfaat pertama adalah aktivitas mewarnai pada orang dewasa dapat mengurangi stres dan kecemasan. Aktivitas mewarnai ternyata dapat membantu mengalihkan perhatian dari pikiran negatif atau beban hidup, sehingga membantu menenangkan pikiran. Hal ini mirip dengan meditasi, karena pada saat kita fokus pada pola dan warna bisa membuat pikiran menjadi lebih rileks.

Manfaat kedua adalah aktivitas mewarnai pada orang dewasa dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus. Aktivitas mewarnai membutuhkan perhatian dan ketelitian, sehingga dapat melatih kemampuan fokus seseorang. Saat berkonsentrasi pada aktivitas mewarnai ini, otak juga dilatih untuk bekerja dengan lebih teliti dan hati-hati.

 

UNDUH LEMBAR MEWARNAI

UNDUH 200 LEMBAR MEWARNAI UNTUK ANAK

Aktivitas Mewarnai Tingkatkan Rasa Percaya Diri Anak

Anak-anak pasti suka kegiatan mewarnai karena kegiatan mewarnai itu menyenangkan. Anak-anak suka kegiatan menyenangkan karena dunia anak pastilah menyenangkan.

Aktivitas mewarnai mempunyai banyak manfaat bagi anak-anak salah satunya bisa meningkatkan rasa percaya diri.

Apa saja sih manfaat mewarnai bagi anak-anak? Ada tujuh manfaat mewarnai bagi anak.

1. Mengembangkan Kemampuan Motorik
Aktivitas mewarnai dapat mengembangkan kemampuan motorik.
Kemampuan motorik adalah kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh, seperti kepala, bibir, lidah, tangan, kaki, dan jemari.

2. Meningkatkan Kreativitas
Aktivitas mewarnai dapat meningkatkan kreativitas anak-anak.
Kreativitas anak perlu diasah sejak dini, supaya menjadi anak yang memiliki daya cipta optimal yang berguna.

3. Membantu Agar Tulisan Tangan Bagus
Aktivitas mewarnai ternyata bermanfaat untuk membantu agar tulisan tangan bisa bagus.
Mewarnai menjadi sarana belajar anak memegang alat tulis dengan benar, sehingga bisa membantu menghasilkan tulisan tangan yang lebih rapi.

4. Membantu Meningkatkan Fokus
Aktivitas mewarnai bermanfaat juga latihan meningkatkan fokus.
Hal ini bisa membantu anak berlatih memusatkan perhatian.

5. Membantu Koordinasi Tangan dan Mata
Aktivitas mewarnai juga dapat membantu koordinasi tangan dan mata. Koordinasi adalah memadukan aktivitas bersama secara efektif. Adanya koordinasi tangan dan mata yang selaras bisa membantu anak dalam belajar.

6. Membantu Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Setelah aktivitas mewarnai selesai dilakukan, anak akan merasa puas dan bangga pada diri sendiri karena sanggup menyelesaikan tugas.
Perasaan inilah yang bisa membangun gambaran positif terhadap diri anak. Di sinilah manfaat aktivitas mewarnai dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri anak.

7. Mengurangi Stres
Menurut para psikolog aktivitas mewarnai dapat mengurangi stres pada anak-anak. Mengapa demikian? Karena aktivitas mewarnai adalah kegiatan yang ringan dan mudah dilakukan. Aktivitas juga bermanfaat untuk meredakan ketegangan otot. Hal ini akan membuat anak menjadi rileks.

Jika digali lagi, masih banyak manfaat dari aktivitas mewarnai untuk anak. Aktivitas mewarnai bisa dilakukan sejak anak usia dini, usia 2    tahun.
Ayo, Bunda Ayah, ajak buah hati melakukan aktivitas mewarnai!

UNDUH 50 LEMBAR BERWARNAI TEMA HEWAN

UNDUH 50 LEMBAR BERWARNAI TEMA BUAH DAN SAYUR

UNDUH 50 LEMBAR BERWARNAI TEMA RUMAHKU

UNDUH 50 LEMBAR BERWARNAI TEMA KENDARAAN

UNDUH LEMBAR MEWARNAI BERBAGAI TEMA

 

Sumber bacaan dan informasi: https://bobo.grid.id/

Persiapan Masuk SD: Latih Anak Soal Matematika

TERBARU –> 300 SOAL LATIHAN MAT KURIKULUM MERDEKA

Latihan menebalkan garis, menebalkan angka, menarik garis, dan mewarnai gambar, sudah biasa dilakukan anak di TK. Saat anak hendak masuk SD tidak perlu lagi terlalu banyak diajari aktivitas tersebut.

Contoh halaman lembar aktivitas 100 Soal Berhitung Mantapkan Anak Masuk SD

Anak mungkin suka aktivitas itu, tetapi anak harus “naik level”. Saat duduk di bangku SD, 1-3 bulan pertama, anak-anak masih didampingi oleh guru dari taman kanak-kanak. Namun, anak-anak akan menerima aneka materi yang berbeda. Di SD, paling tidak anak-anak, akan belajar sepuluh mata pelajaran. Oleh karena itu, saat masuk SD anak harus dipersiapkan untuk menghadapi pelajaran di SD.

Contoh halaman lembar aktivitas 100 Soal Berhitung Mantapkan Anak Masuk SD

Lembar aktivitas 100 Soal Berhitung Mantapkan Anak Masuk SD, mempersiapkan anak menghadapi materi mata pelajaran matematika. Materi berhitung disesuaikan dengan materi matematika 1-2 bulan pertama saat duduk di SD.

Materi-materi itu di antaranya:

  1. Berhitung 1 sampai 10
  2. Membandingkan banyak benda
  3. Memahami lebih dari, kurang dari, atau sama banyak
  4. Membandingkan dua bilangan
  5. Mengurutkan bilangan
  6. Penjumlahan 1 sampai 10

Selain enam materi di atas, terdapat soal-soal yang mengandung Literasi Numerasi Dasar. Literasi Numerasi adalah kecakapan untuk menggunakan berbagai angka dan simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari. Soal literasi numerasi diwujudkan dalam soal cerita matematika, seperti pada gambar di bawah ini.

Lembar aktivitas 100 Soal Berhitung Mantapkan Anak Masuk SD dapat dikerjakan secara digital melalui PDF di layar ponsel atau laptop. Orangtua juga dapat mencetak lembar aktivitas.

 100 Soal Berhitung Mantapkan Anak Masuk SD

 

100 SOAL BERHITUNG (BILANGAN 11-20)

Persiapan Masuk SD: 50 Soal Berhitung (Pengurangan)
300 SOAL LATIHAN MATEMATIKA KURIKULUM MERDEKA

 

Menyempatkan Waktu 30 Menit Membaca

Menyempatkan waktu 30 menit membaca buku fiksi menambah pengetahuan dan semangat hidup.

Bulan November 2024 ini saya memaksakan diri untuk mengambil waktu 30 menit untuk membaca buku terutama buku fiksi. Jika bisa lebih dari 30 menit itu baik. Kenapa saya harus memaksakan diri memaksa? Karena tanpa membaca rasanya “kosong” tidak memiliki apa-apa.

Dua alasan kenapa saya ingin lebih rajin membaca buku? Alasan pertama, membaca buku memiliki sejuta manfaat. Hal itu bisa dirasakan oleh siapapun yang membaca, baik oleh anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia. Dengan segudang manfaat membaca buku, sangat jelas sekali jika aktivitas membaca itu tidak akan ada ruginya. Jadi, harus dilakukan dan membaca buku menjadi budaya serta kebiasaan.

Alasan kedua karena begitu dahsyatnya manfaat membaca dan begitu ajaibnya  manfaat membaca itu, saya ingin memperlihatkan kebiasaan membaca kepada anak-anak saya. Saya ingin anak saya melihat kebiasaan saya membaca. Karena hanya dengan sering melihat orang tua membaca, anak akan menirunya. Dengan sering melihat orang tua membaca, hal itu juga dapat menumbuhkan minat baca pada anak.

Saya sadar betul bahwa beberapa tahun belakangan ini saya kurang membaca buku yang “mengasyikkan”. Saya merindukan membaca buku yang menyenangkan hingga tidak bisa berhenti membaca. Walaupun saya sering membacakan buku untuk anak saya, itu beda rasanya. Membaca buku untuk anak, bukan membaca buku untuk kesenangan kita.

Pada bulan November 2024 ini target buku fiksi yang ingin saya baca ada 4 judul.

(1) Novel Annie karya Thomas Meehan

(2) Totto-chan, Gadis Cilik di Jendela karya Tetsuko Kuroyanagi

(3) The Door-to-Door Bookstore karya Carsten Henn

(4) Dallergut Toko Penjual Mimpi 1 karya Lee Miye

Yuk, siapa pun kamu, berapa pun usiamu, sempatkan waktu membaca 30 menit!

Menyempatkan waktu 30 menit membaca buku fiksi menambah pengetahuan dan semangat hidup.

Menyempatkan waktu 30 menit membaca buku fiksi menambah stamina otak.

Menyempatkan waktu 30 menit membaca buku fiksi mengisi kekosongan hati dan pikiran.

Menyempatkan waktu 30 menit membaca buku fiksi memperkaya ide menulis.

#membacabuku #manfaatmembacabuku #paskalinaaskalin

Ditulis oleh PASKALINA ASKALIN