Rasa Tradisional, Sego Pecel hingga Kopi Hitam

​#day8 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro #rasatradisional #traditionaltaste #kampunghalaman

Pulang ke kampung halaman, yang paling ingin dilakukan adalah mengulang masa lalu dengan mencicipi rasa tradisional minuman dan makanannya.

Pulang ke Bojonegoro yang paling saya rindukan adalah makan sego pecel, minum kopi asli buatan sendiri, dan sarapan serabi.

Sego pecel mengingatkan saya pada 22 tahun yang lalu, ketika simbah saya berjualan sego pecel setiap pagi. Rasa sambal pecelnya tiada duanya. Kini Simbah telah berpulang kembali pada Sang Pencipta, resep sego pecel sudah diadopsi oleh Bulik dan Budhe. Sego pecel buatan Bulik dan Budhe juga enak, cukup untuk mengobati rindu.

Kopi hitam buatan sendiri, selalu ada hingga kini. Simbah selalu membuat kopi sendiri. Kopi disangrai dengan kuali tanah, kemudian ditumbuk sendiri hingga halus. Rasa tradisional sungguh terasa jika minum kopi ini.
Continue reading “Rasa Tradisional, Sego Pecel hingga Kopi Hitam”

Dongeng Sebelum Tidur (1)

​#day7 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro #dongeng #mendongeng

Sebelum tidur, saya suka mendongengkan sebuah cerita dipadu dengan nyanyian. Sebuah cerita sederhana tanpa melihat buku. Ide cerita diambil dari pengalaman sehari-hari, yang dialami oleh Kenan.

Ini contoh dongengnya.

Pada suatu malam Gajah termenung sendiri. Gajah itu tampak sedih. Apa yang terjadi dengan gajah itu ya. Kemudian datanglah Kancil, bertanya pada Gajah.

“Kenapa kamu bersedih, Gajah?” tanya Kancil.

“Aku kesepian malam ini. Sahabatku Zebra sedang pergi mengunjungi saudaranya. Sepi sekali,” jawab Gajah sedih.

“Aku ada di sini, dan lihabt… ada bintang dan bulan yang setia menemani kita.” Kancil memandang langit yang penuh bintang dan terang oleh bulan.

“Ayo kita bernyanyi,” ajak Kancil.
Bintang kecil

Di langit yang biru

Amat banyak

Menghias angkasa

Aku ingin

Terbang dan menari

Jauh tinggi

Ke tempat kau berada
“Benar, kenapa aku harus sedih. Ada bintangnya menemani kita. Aku mau bernyanyi lagi.” Gajah kini tak sedih lagi. Gajah dan kancil menyanyi lagi.
Bintang kecil

Di langit yang biru

Amat banyak

Menghias angkasa

Aku ingin

Terbang dan menari

Jauh tinggi

Ke tempat kau berada
“Aku jadi ingat lagu yang dinyanyikan ibuku,” kata Gajah dengan gembira. Gajah dan Kancil menyanyikan lagu BULAN.
Ambilkan bulan Bu

Ambilkan bulan Bu

Yang slalu bersinar di langit

Di langit bulan benderang

Cahyanya sampai ke bintang
Ambilkan bulan Bu

Untuk menemani

Tidurku yang lelap di malam gelap
Setelah menyanyikan lagu BULAN berulang kali, Gajah dan Kancil tertidur pulas.
Sebuah dongeng sederhana untuk mengantar anak tidur nyenyak. Pesan yang ingin saya sampaikan dalam dongeng itu adalah jangan merasa sendirian karena Tuhan menciptakan bintang dan bulan untuk menemani kita di malam hari. Kita juga patut bersyukur atas alam yang indah pemberian Tuhan.
22 Juni 2017

#paskalinaaskalin

#sayaseorangibu

#sayapenulis

Sebuah Kisah : Gula

#day6 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro

Ini kisah tentang perjalanan GULA. Gula yang manis, warnanya putih, dialah si gula pasir. Gula memiliki perjalanan berbeda-beda. Inilah kisah-kisah perjalanan si gula pasir.

Kisah pertama, gula tiba di sebuah warung. “Aku akan bermanfaat di sini. Aku akan bercampur dengan teh dan kopi sehingga membuat rasa MINUMAN TEH DAN KOPI semakin enak.”

Kisah kedua, gula tiba di sebuah rumah. Sang pemilik rumah berniat membuat kue dengan campuran gula yang lumayan banyak. “Aku akan membuat kue pemilik rumah ini seenak KUE termahal.”

Kisah ketiga, gula tiba di sebuah pasar malam.  “Aku akan membuat pasar malam semakin semarak dengan kehadiranku. Aku akan membuat ARUM MANIS yang enak sekali.”

Kisah keempat, gula tiba di sebuah rumah sederhana sekali. Di dalam rumah itu ada seorang lelaki sedang membuat gulali rambut nenek. “Aku bisa berubah wujud menjadi mirip seperti RAMBUT NENEK.”

Kisah kelima, gula tiba di depan sebuah sekolah dekat seorang penjual permen gulali. “Bersama pedagang ini, aku akan membuat PERMEN GULALI yang enak dan unik.”

Kisah gula masih panjang, Anda bisa melanjutkan kisahnya sesuai dengan manfaat yang Anda peroleh.

Kisah ini hanya sebuah kisah…….

 

21 Juni 2017

#paskalinaskalin

#sayapenulis

#konsisten

 

Menulis Buku Harian

Masih cocokkah menulis buku harian saat ini?

Menulis buku harian, bukan berarti harus menulis di buku dan hanya dibaca oleh diri sendiri. Menulis buku harian pada masa  kini bisa dilakukan dengan cara menulis di fasilitas note telepon pintar, menulis di laptop, di blog, dan sebagainya.

Menulis buku harian atau agenda harian adalah salah satu kegiatan menulis yang selalu saya lakukan setiap hari. Saya tidak pernah melewatkan untuk menulis aktivitas yang saya lakukan setiap hari dan karena kini ada Kenan, saya selalu menulis tentang Kenan setiap hari. Sejak Kenan lahir, saya menulis semuanya tentang Kenan dan memotretnya setiap hari.

Jika saya tidak menulis tentang Kenan, rasanya seperti utang yang tak terbayar. Ketika saya kehabisan waktu, saya akan menulis di hari berikutnya.
Continue reading “Menulis Buku Harian”

Karakter Anak : Mandiri (Kemandirian)

Pengalaman saya sebagai seorang ibu….

Mandiri adalah dalam keadaan bisa berdiri sendiri atau tidak bergantung pada orang lain (KBBI). Mandiri bisa diterapkan sejak dini melalui kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan berulang.

Hal yang sangat sederhana jika dilatihkan terus-menerus akan membuat anak menjadi mandiri. Misalnya memakai sandal sendiri, makan sendiri, membawa tas sendiri, membereskan mainan sendiri, dan sebagainya.
Continue reading “Karakter Anak : Mandiri (Kemandirian)”