Pertemuan Penulis Bahan Bacaan Literasi Tahap 1, 18-20 Juli 2018

Pengumuman lomba penulisan bahan bacaan baca tulis 2018 sudah keluar walaupun tidak sesuai jadwal. Pengumuman seharusnya tanggal 11 Mei 2018, namun akhirnya ditunda menjadi tanggal 21 Mei 2018. Hasilnya, buku saya tidak terpilih. Namun proses pertemuan penulis akan tetap saya ikuti karena saya punya satu buku yang lolos lewat penunjukan langsung.

Setelah menanti dan menanti, akhirnya undangan pertemuan penulis tahap 1 pun datang. Pertemuan penulis akan dilaksanakan tanggal 18-20 Juli 2018, di Hotel Kartika Chandra Jakarta. Seperti tahun 2017, pertemuan penulis dilaksanakan dua kali.

img-20180719-wa0057
Saya dan sahabat penulis, Ira Diana dan Heny

Pada pertemuan penulis tahap 1 ini penulis pemenang lomba dan penulis penunjukan langsung dipertemukan. Pada pertemuan ini penulis diminta merevisi sesuai catatan dari editor Badan Bahasa. Untuk buku saya, tidak ada koreksi berarti, malahan akhirnya saya koreksi sendiri.
Continue reading “Pertemuan Penulis Bahan Bacaan Literasi Tahap 1, 18-20 Juli 2018”

Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)

Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)

Masih pada bulan April 2018, setelah “terbang” dari Solo, 22 April 2018, selang dua hari Selasa dan Rabu, tanggal 24 dan 25 April 2018 di Hotel Novotel, Jalan Golf Estate Bogor Raya, Bogor, saya mengikuti acara memenuhi undangan untuk acara Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Continue reading “Diskusi Terpumpun Sidang Pembakuan I dan Uji Keterbacaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)”

Gara-gara Gender Saya Terbang untuk Pertama Kalinya

Kenapa gara-gara gender bisa membuat saya terbang untuk pertama kalinya? Ini ceritanya.

Tanggal 11 April 2018 sebuah undangan datang melalui pos-el. Isinya undangan pelatihan untuk pelatih dari Asdep Kesetaraan Gender Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pembangunan Keluarga Kementerian Pemberdayaan, Perlindungan, Perempuan, dan Anak. Nama kegiatannya adalah Pelatihan bagi Pelatih (ToT) Tingkat Nasional Penulisan Bahan Ajar Inklusif Gender Tingkat Sekolah Dasar dan Menengah. Pelatihan dilaksanakan selama lima hari di Solo, 18-22 April 2018 bertempat di The Royal Surakarta Heritage Hotel.

Beruntunglah bagi saya, acara pelatihan itu berlangsung setelah saya menyelesaikan deadline menulis untuk Badan Bahasa. Puji Tuhan.
Continue reading “Gara-gara Gender Saya Terbang untuk Pertama Kalinya”

Rasa Tradisional, Sego Pecel hingga Kopi Hitam

​#day8 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro #rasatradisional #traditionaltaste #kampunghalaman

Pulang ke kampung halaman, yang paling ingin dilakukan adalah mengulang masa lalu dengan mencicipi rasa tradisional minuman dan makanannya.

Pulang ke Bojonegoro yang paling saya rindukan adalah makan sego pecel, minum kopi asli buatan sendiri, dan sarapan serabi.

Sego pecel mengingatkan saya pada 22 tahun yang lalu, ketika simbah saya berjualan sego pecel setiap pagi. Rasa sambal pecelnya tiada duanya. Kini Simbah telah berpulang kembali pada Sang Pencipta, resep sego pecel sudah diadopsi oleh Bulik dan Budhe. Sego pecel buatan Bulik dan Budhe juga enak, cukup untuk mengobati rindu.

Kopi hitam buatan sendiri, selalu ada hingga kini. Simbah selalu membuat kopi sendiri. Kopi disangrai dengan kuali tanah, kemudian ditumbuk sendiri hingga halus. Rasa tradisional sungguh terasa jika minum kopi ini.
Continue reading “Rasa Tradisional, Sego Pecel hingga Kopi Hitam”