Jungkir Balik Menjadi Momwriter, Tetapi Asyik

Menjadi ibu yang punya profesi sampingan penulis itu tidak mudah, harus pintar-pintar menyempatkan waktu untuk menulis. Apalagi jika sudah ada target yang ingin dicapai.

Belum lama ini ada peluang sebuah sayembara penulisan buku anak dengan tenggat waktu yang cukup mepet, 22 Februari 2019. Jika hanya tulisan, bisa saya kerjakan sendiri. Tetapi buku yang dilombakan harus menyertakan gambar ilustrasi, karena ini buku anak.

Saya pun mulai menghitung hari sejak saya mengetahui informasi lomba tersebut. Ilustrator paling tidak membutuhkan waktu 1 bulan untuk membuat gambar yang mendukung cerita. Otak saya mulai terus bekerja mencari ide untuk lomba ini.

Ide masih bergentayangan saja di sekitar kepala saya. Belum mendapatkan ide yang tepat rasanya. Namun, waktu terus berjalan, saya tidak bekerja sendiri nantinya, ada ilustrator yang perlu waktu banyak untuk menyelesaikan gambar.
Continue reading “Jungkir Balik Menjadi Momwriter, Tetapi Asyik”

Lisa San No Machigatta Koi, Cinta yang Salah

Judul: Lisa San No Machigatta Koi, Cinta yang Salah
Penulis: Ira Diana
Tahun: 2016

Cinta selalu punya banyak cerita. Cerita cinta yang manis, cerita cinta penuh haru, hingga cerita penuh penuh lara dan duka. Apakah benar ada cinta yang salah?

Novel berkover ungu ini mengisahkan cerita cinta seorang wanita bernama Lisa. Cerita cinta diawali kisah yang manis, namun terasa tergesa-gesa karena memutuskan menikah di usia muda. Lisa terbuai oleh cinta dan janji manis yang membawanya ke pelaminan semu yang kemudian berakhir dalam perceraian.

Di antara cerita cintanya yang berliku, Lisa masih mempunyai mimpi untuk mengejar cita-cita, melanjutkan pendidikannya. Setelah bercerai, Lisa berusaha bangkit demi anak dan kedua orang tuanya. Lisa mendapatkan kesempatan melanjutkan studi di Negeri Sakura. Walau berat meninggalkan anaknya, Lisa bertegar hati pergi selama beberapa tahun.

Continue reading “Lisa San No Machigatta Koi, Cinta yang Salah”

Sayembara Penulisan Bahan Literasi Kantor Bahasa NTT (Deadline 22 Feb 2019)

Ayo siapa yang mau ikutan lomba penulisan buku anak. Tanggal 8 Jan 2019 lalu saya mendapatkan info tentang sayembara penulisan buku dari WA Grup. Kemudian saya telusuri sumber aslinya. Info lomba tersebut berasal dari Instagram Resmi Badan Bahasa Kemendikbud, @badanbahasakemendikbud.

Nama Lomba: Sayembara Penulisan Bahan Literasi dalam Rangka Gerakan Literasi Nasional

Penyelenggara: Kantor Bahasa NTT

Deadline Lomba: 22 Februari 2019

Kategori Lomba: 

  1. Kategori Lomba Bahan Literasi untuk Anak Usia 3-4 tahun
  2. Kategori Lomba Bahan Literasi untuk Anak Usia 5-6 tahun
  3. Kategori Lomba Bahan Literasi untuk Anak Usia 7-8 tahun

Hadiah Lomba: Tiga pemenang untuk setiap kategori

  • Juara I Trofi dan uang pembinaan Rp 17.500.000,00
  • Juara II Trofi dan uang pembinaan Rp 15.000.000,00
  • Juara III Trofi dan uang pembinaan Rp 12.500.000,00

Syarat umum dan syarat khusus lomba dapat dilihat pada gambar.

Berikut ini hasil screenshoot gambar dari Instagram Badan Bahasa.
Continue reading “Sayembara Penulisan Bahan Literasi Kantor Bahasa NTT (Deadline 22 Feb 2019)”

Taman Alfabet: Bermain dan Belajar Huruf

Taman Alfabet: Bermain dan Belajar Huruf

Setiap kali pergi ke mana pun, pertanyaan selalu sama, “Kenan sudah sekolah ya kok sudah pintar.” Kenan sendiri kadang menjawab sekenanya, kadang tak menjawab. Lalu saya jawab, belum sekolah.

Bulan ini usia Kenan 4 tahun, rencananya tahun depan akan masuk TK. Saya katanya baru rencana karena saya sudah ambil formulir pendaftaran namun belum dikembalikan.

Diusianya yang keempat tahun, Kenan sudah bisa mengenali huruf A sampai Z, bukan karena dia sekolah, karena saya yang selalu mengajaknya bermain huruf. Seperti hari ini, saya mengajak Kenan menggantung huruf pada tanaman di depan rumah, lalu saya meminta Kenan mengambil satu per satu huruf yang saya sebutkan. Saya menyebut aktivitas ini taman alfabet.
Continue reading “Taman Alfabet: Bermain dan Belajar Huruf”

Indonesian Dreams Story, 18 Karakter Anak Indonesia (2018)

Indonesian Dreams Story, 18 Karakter Anak Indonesia

Jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, dan cinta tanah air adalah bagian nilai dari 18 nilai karakter anak Indonesia yang ada dalam buku Indonesian Dreams Story . Delapan belas nilai karakter itu bersumber dari 18 nilai dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa yang dibuat oleh Diknas. Nilai-nilai karakter tersebut sejak tahun 2011 disisipkan dalam proses pendidikan di sekolah dan disisipkan pula dalam buku pelajaran sekolah.
Nilai karakter bangsa ini sangatlah tepat disebut sebagai nilai karakter anak Indonesia karena 18 nilai karakter ini merujuk dalam berbagai aspek kehidupan anak Indonesia. Oleh karenanya, 18 nilai karakter ini layak dan wajib ditumbuhkan dalam hati dan pikiran anak-anak calon generasi masa depan Indonesia. Kelak kemajuan bangsa Indonesia ada di tangan anak-anak yang kini masih duduk di bangku sekolah.

Jika 18 nilai karakter diberikan dalam bentuk teori dalam buku pelajaran, tentulah anak-anak langsung menjauh. Oleh karenanya, hadirlah buku  Indonesian Dreams Story yang menyajikan 18 nilai karakter Indonesia melalui bentuk cerita.  Indonesian Dreams Story adalah karya terbaik dari 18 penulis dan didukung 10 ilustrator.