Buku Sahabat: Peluncuran dan Bedah Buku Embara Embun Mimpi

tepian sawah
mewah kau duduk makan
mengusir padi

bangau tunggui
petani bajak sawah
mencari makan

(Dua haiku dalam buku Embara Embun Mimpi)


Saya sungguh turut berbahagia untuk dua sahabat saya, Ira Diana dan Dwi Guna, untuk peluncuran buku terbaru mereka berjudul Embara Embun Mimpi. Buku ini ada sebuah buku haiku yang unik karena semua ilustrasinya adalah lukisan. Dimana kebanyakan buku haiku menggunakan ilustrasi foto.

Ira dan Guna pertama kali bertemu sejak 2013 ketika mereka menjadi jawara dalam sayembara buku yang diadakan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Ira menulis buku naskah drama dan Guna menulis buku biografi. Sementara, saya mengenal dekat mereka ketika buku kami menjadi buku terpilih dalam Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi Gerakan Literasi Nasional 2017.
Continue reading “Buku Sahabat: Peluncuran dan Bedah Buku Embara Embun Mimpi”

Sepuluh hal yang bisa kita lakukan untuk menyambut tahun baru 2018

Sepuluh hal yang bisa kita lakukan untuk menyambut tahun baru 2018
Ketika akhir tahun, semua orang membuat refleksi, resolusi, rencana, harapan, dan berbagai hal lainnya. Kita kadang hanya mengucapkan, menulis, atau menyebut dalam hati saja, harapan dan mimpi di tahun 2018. 

Berikut ini sepuluh hal yang bisa kita lakukan menjelang akhir tahun dan menyambut tahun yang baru.
Sepuluh hal yang bisa kita lakukan untuk menyambut tahun baru 2018

1. Membuat catatan kaledoskop

Seperti halnya acara televisi yang biasa menampilkan kaledoskop peristiwa tahun 2017, kita pun bisa membuat kaledoskop untuk diri kita sendirii. Bentuk kaledoskop bisa berupa kumpulan foto-foto atau kumpulan catatan perjalanan karier kita.
2. Membuat catatan refleksi

Akhir tahun adakah saat yang tepat untuk membuat catatan refleksi yang berisi evaluasi kita selama satu tahun. Dari refleksi kita akan muncul kekurangan yang patut ditinggalkan, ada juga kelebihan yang patut kita lanjutkan di tahun yang baru.
3. Membuat daftar keberhasilan tahun 2017

Untuk menyambut tahun 2018, baik juga jika kita membuat daftar keberhasilan yang dilakukan tahun 2017. Daftar keberhasilan itu bisa menjadi tolak ukur keberhasilan di tahun yang baru.
4. Mendaftar mimpi di tahun 2018

Setiap orang boleh mempunyai mimpi dan keinginan. Di akhir tahun ini ayolah mendaftar mimpi yang ingin diwujudkan di tahun 2018.
5. Mendaftar buku yang dibaca

Di zaman literasi membaca ini baik juga jika kita mendaftar buku-buku yang sudah dibaca tahun ini. Kualitas buku yang dibaca amat mempengaruhi kualitas hidup kita juga.
6. Membuat rencana kerja tahun 2018

Bagi karyawan mungkin sudah ada daftar rencana kerja tahun 2018. Tetapi, rencana kerja pribadi bisa dibuat sendiri, termasuk rencana mendapatkan pekerjaan di tempat yang lebih bagus. Bagi mereka yang bekerja di rumah, rencana kerja ini harus dibuat untuk menentukan arah dan tujuan kita di tahun yang baru.
7. Membuat rencana liburan akhir tahun

Rencana liburan akhir tahun bisa menjadi liburan keluarga yang menyenangkan, termasuk di dalamnya liburan ke kampung halaman alias mudik.
8. Mempersiapkan pesta tahun baru

Jika tak punya rencana liburan akhir tahun, mempersiapkan pesta tahun baru di rumah juga bisa menjadi liburan akhir tahun yang menyenangkan bersama keluarga.
9. Membuat daftar perubahan di tahun baru

Biasanya tahun baru juga menjadi momen perubahan menjadi lebih baik. Jadi kita bisa mendaftar hal-hal apa saja yang akan kita ubah menjadi lebih baik di tahun baru.
10. Membuat rencana bisnis

Selain mempunyai pekerjaan tetap, untuk menambah penghasilan baik juga jika kita membuat rencana bisnis. Siapa tahun baru ini menjadi tahun keberhasikan bisnismu dan bisa mengubahmu menjadi bos, tidak jadi karyawan lagi.
Selamat menyambut tahun yang baru, semoga kita menjadi lebih baik di tahun yang baru. Amin
Ditulis oleh paskalina askalin

Buku Mewarnai Berbagai Tema

​Anak-anak usia dini paling suka kegiatan mewarnai. Buku mewarnai ini dibuat berbagai tema dengan tujuan supaya anak selain asyik mewarnai juga bisa memahami nama berbagai hewan, buah dan sayur, macam-macam olahraga, dan berbagai tempat umum yang pernah dikunjungi anak.

Pada halaman belakang buku disertai gambar warna yang bisa digunakan oleh anak sebagai panduan mewarnai setiap halaman.

Berikut ini 4 judul buku mewarnai yang bisa Anda pilih untuk anak Anda.

(1) Ayo Mewarnai Hewan

(2) Ayo Mewarnai Buah dan Sayur

(3) Ayo Mewarnai Tempat Umum

(4) Ayo Mewarnai Olahraga


Spesifikasi buku

Penulis: Paskalina

Ukuran :  21 x 29.7 cm

Kertas : HVS

Isi : BW

Tebal : 16 halaman

Harga : Rp 10.000/judul

Minimum beli 2 judul.

Bisa dibeli di

https://www.tokopedia.com/kenkenbookstore/buku-mewarnai-untuk-anak/

MEMILIH MENJADI “DRIVER”

self-driving-paskalina-askalin
Buku Self Driving, Rhenald Kasali, hlm 6

Sebenarnya saya belum membaca utuh buku Self Driving karya Rhenald Kasali. Baru sekarang saya mencoba untuk menyerap semua motivasi dari buku itu.

Tahun 2017 adalah masa di mana untuk kedua kalinya saya memutuskan untuk menjadi “driver” untuk hidup saya. Tiga tahun yang lalu saya mencoba untuk menjadi “driver” bagi hidup saya, dan saya gagal. Tahun ini saya berharap pada diri saya sendiri, saya tidak boleh gagal, dan kalaupun saya gagal, saya harus  bisa untuk bangkit dan kembali “mengendarai” hidup saya lebih baik lagi.

Driver adalah sebuah sikap hidup yang membedakan dirinya dengan “passenger”. Anda tinggal memilih, ingin duduk manis, menjadi penumpang di belakang, atau mengambil risiko sebagai driver di depan? Di belakang, Anda boleh duduk sambil ngobrol, makan-makan, bercanda, bahkan ngantuk dan tertidur. Anda juga tak harus tahu jalan, tak perlu memikirkan keadaan lalu lintas, dan tak perlu merawat kendaraan. Enak, bukan? (Self Driving, hlm 7).

Menjadi penumpang itu memang enak, tetapi saya tidak bisa menjadi “penumpang yang baik”. Saya tidak bisa menghabiskan waktu dengan pekerjaan yang itu-itu saja. Saya tidak bisa hanya menerima perintah dari atasan. Setelah pekerjaan selesai, selesailah tugas saya, lalu menunggu instruksi selanjutnya. Bagi banyak orang di sekitar saya, hal demikian menyenangkan, tetapi tidak bagi saya. Maka saya putuskan, saya akan menjadi “driver” untuk hidup saya.

Memutuskan menjadi “driver” itu tidak mudah. Banyak jalan buntu yang dilalui hingga akhirnya harus kembali ke nol. Ada banyak masalah yang dihadapi yang membuat saya terseok-seok. Tetapi saya percaya, dengan menjadi “driver” untuk hidup saya sendiri, saya bisa berkembang lebih baik, dengan segala risiko dan tantangan yang harus dihadapi.

Seorang “driver” tidak cukup hanya bermodalkan tekad dan semangat, ia butuh referensi dari pengetahuan akademis (Self Driving, hlm 8). Tepat sekali, saya sepakat dengan penyataan Bapak Rhenald Kasali ini. Saya tidak bisa hanya mengandalkan semangat saja. Saya harus terus belajar, memupuk kemampuan dan menambah ilmu yang saya miliki sehingga saya mampu berkendara dengan baik, tepat waktu, dan tiba ditujuan dengan selamat dan sukses.

Saat ini saya hanya bisa menjadi “driver” untuk diri saya sendiri. Namun tentu tidak hanya berhenti sampai di situ, saya juga ingin membawa penumpang yang banyak dalam “mobil” yang saya kendarai. Amin.

Ditulis oleh Paskalina Askalin

 

Dongeng: Boby dan Momo

​”Hai kamu mengambil tanpa izin!!” seru Boby si Gajah.

“Ini milik bersama siapa pun boleh makan di sini,” sahut Momo si Monyet.

“Ini memang milik bersama. Tetapi tidak berarti kamu boleh ambil. Apa kamu lupa, kamu tidak pernah ikut kerja bakti menanam pohon buah di sini, kamu juga tidak ikut merawat pohon-pohon ini.”

Mendengar perkataan Boby, Momo tak peduli. Pisang matang di pohon habis olehnya sendiri. Karena terlalu bersemangat makan, Momo tersedak kulit pisang. Beruntunglah masih ada Boby yang sedang menyiram pohon.

“Buka mulutmu!!” teriak Boby.

Momo membuka mulutnya, dengan cepat Boby menyemprotkan air dari belalainya ke mulut Momo. Momo langsung meminum air itu, hingga kulit pisang yang membuatnya tersedak jadi tertelan.
Pesan:  Janganlah kamu menginginkan hasil kerja keras orang lain.
#dongeng #ceritaanak #dongengpaskalina #paskalinaaskalin