Tiga Kata Positif Menciptakan Energi dan Kekuatan

Kata-kata positif adalah energi dan kekuatan bagi yang mengatakan atau menuliskan. Percaya atau tidak, kata-kata positif juga memberikan sugesti pada aliran rezeki kita, saya percaya itu.

Ketika kita mengatakan kata-kata positif entah itu dalam bentuk quotes ataupun doa, pasti akan memberikan kekuatan buat kita dan menumbuhkan harapan bahwa nanti, esok, pasti akan lebih baik, pasti ada rezeki untuk kita.

Kata-kata positif mudah diucapkan dan mudah dilakukan, jika kita mau. Kata-kata positif menyemangati diri sendiri, sekaligus menasihati diri sendiri.

Di zaman yang serba mudah, serba digital ini kita menjadi kesulitan mendapatkan nasihat atau teguran dari sahabat saat berada di jalan yang tak seharusnya. Saat ini yang menasihati perilaku kita adalah netizen beserta media sosialnya. Jarang sekali saat ini melihat dua sahabat saling bercerita karena semuanya sudah ada di media sosial.

Tiga kata positif yang saya tuliskan hari ini adalah

BERSYUKUR, SEMANGAT, LAKUKAN

Tiga kata positif ini membuat saya “santai dan tenang” dalam menghadapi masalah. Tiga kata positif ini juga melancarkan rezeki saya.

 

Manfaat Menulis untuk Melepaskan Rasa

Dalam hal apa pun, dalam situasi apa pun, satu kata yang tidak boleh terucap adalah MENYERAH.

Hari ini, pagi ini tepatnya, aku tulis kalimat itu. Padahal kalau orang tahu, aku menuliskannya, sebenarnya sudah ada ribuan kata menyerah yang menghujam di dadaku. Sudah ada jutaan kata menyerah yang menghampiriku. Tetapi aku masih ingin berusaha untuk tidak mengucapkan kata MENYERAH. 

Sebagai manusia, kita tidak selalu berada pada kondisi yang baik. Seperti ungkapan yang sering kita dengar, Hidup ini seperti roda, kadang di bawah kadang di atas. Kalau dalam KBBI disebut roda penghidupan yang artiya perputaran nasib dalam kehidupan (untung malang silih berganti). 

Kata menyerah akan menghantui saat roda penghidupan kita berada di bawah. Saat itu terjadi, kita bisa memilih untuk berhenti lalu menyerah atau maju terus lalu melanjutkan hidup. Kadang kehidupan membuat kita tidak bisa memilih dan berakhir menjalani saja. Kehidupan dan orang-orang di sekitar kita memaksa kita untuk terus maju, melangkah, dan TIDAK MENYERAH.

Ingin tidak menyerah, apa yang harus aku lakukan? Nasihati diri sendiri dengan kalimat-kalimat positif, itu yang aku lakukan. Tidak ada yang menasihatiku, tidak apa-apa. Ada banyak kata-kata yang bisa menasihati kita untuk tidak menyerah.

Kalimat quote adalah caraku menasihati diri sendiri. Di zaman media sosial ini, zaman serba mudah, aku merasa  kesulitan mendapatkan nasihat dari orang yang benar-benar tahu masalahku. Aku juga cenderung takut menceritakan masalahku pada orang lain karena takut masalah itu malah diumbar di media sosial dan jadi bahan konten. 

Jadi, aku ciptakan nasihat untuk diriku sendiri. Aku tulis sebuah kalimat quote untuk menasihati diri sendiri. Quote itu aku sebar di media sosial.

Manfaat Menulis

Inilah salah satu manfaat menulis buatku, menulis membantuku melepaskan rasa sesak di dada. Melalui tulisan berupa  kalimat quote, kalimat mutiara, atau kalimat motivasi yang positif, aku membebaskan diri dari himpitan masalahku. Apakah masalah itu lalu bisa selesai? Tidak, belum. Tapi, paling tidak, dengan menasihati diri sendiri, aku bisa tetap positif memandang kehidupan. Hingga pada akhirnya memutuskan melanjutkan kehidupan dan tidak memilih berhenti hidup.

Refleksi: Motivasi Diri dan Kebaikan

Refleksi: Motivasi Diri dan Kebaikan

Pagi ini ketika membuka mata, saya sudah harus berpikir sebuah strategi untuk menghadapi masalah yang akan terjadi hari ini. 

Setiap manusia, siapapun itu pasti punya masalah, entah itu masalah pribadi, masalah keluarga, pekerjaan, atau yang lainnya. Tapi hidup harus tetap berjalan kan, kita tidak bisa larut dalam masalah kita. 

Seperti biasa, saya selalu berusaha untuk mengubah keresahan dan kebimbangan dengan menasihati diri sendiri dalam sebuah quote ini quote-nya. 

Motivasi Diri 
Berstrategi
Berusaha
Berjuang
Selanjutnya, biarkan Tuhan yang tentukan hasilnya.

Saya nasihati diri saya sendiri. Lalu saya sebar quote itu. Semoga bisa memotivasi diri orang lain juga. 

 

Di saat hati dan pikiran sedang menata situasi dan memotivasi diri sendiri, terdengar panggilan dan ketukan di pintu rumah.

Tok, tok, tok… 
Ya
Mbak, punya daun salam?
Ya, ada
Saya pun ke dapur mengambilnya.
Ini daun salamnya.
Terima kasih

Lain waktu
Tok, tok, tok
Punya bawang putih?
Lain waktu
Tok, tok, tok
Punya daun bawang?
Lain waktu
Tok, tok, tok
Punya jahe?

Saya selalu punya yang dibutuhkan oleh tetangga saya. Saya tidak bisa menolak untuk memberikan. Ah, hanya sekadar secuil bumbu dapur, apa salahnya untuk diberikan?

Saya hanya bisa memberi hal-hal kecil yang saya miliki. Saya juga berkekurangan sebenarnya. Saya pikir, kebaikan kecil itu lebih baik saya lakukan, daripada tidak sama sekali melakukan kebaikan. 

Akhirnya, dalam kesesakan dan juga dalam keadaan butuh pertolongan Tuhan, saya menuliskan doa pagi.

Doa Pagiku
Terima kasih, Tuhan
Pagi ini dalam kekuranganku, aku masih bisa memberi untuk orang lain.
Aku bersyukur, dalam kesesakanku, aku masih bisa menyediakan keperluan orang lain.
Biarlah aku serahkan semua ketidakberdayaanku, PadaMu.
Biarlah aku serahkan semua kebutuhanku, PadaMu
Amin

 

Sungguh-sungguh, saya butuh pertolongan saat ini. Puji Tuhan, pertolongan itu datang untuk membereskan masalah saya hari ini.

Jadi, ketika masalah datang, cobalah untuk tetap positif, kuatkan diri dengan pernyataan yang menguatkan. 

Kemudian, meskipun kita dalam keadaan “ingin ditolong”, tetap lakukan kebaikan jika masih bisa melakukan kebaikan. Kesulitan kita pastilah akan tertolong. 

Sebuah tulisan yang ditulis untuk melegakan rasa.

Inspirasi: Bersyukur Saja


Masalah datang silih berganti, harapan yang tak kunjung terwujud, ya sudahlah, itulah kehidupan. Masih ada yang bisa disyukuri. Lihat yang kamu miliki, semuanya yang kamu miliki layak untuk disyukuri. BERSYUKUR SAJA
Kamu boleh mempunyai harapan yang sangat besar, tapi kamu harus bersabar,  bersabar, atas harapan yang kamu inginkan. Tuhan lebih tahu yang kamu butuhkan. Tuhan lebih tahu jika keinginanmu itu belum saatnya kamu miliki. Jadi,

BERSYUKUR atas apa yang dimiliki
BERHARAP atas apa yang diinginkan


Bersyukur bukan sekadar hal besar, hal kecil bahkan tak terlihat dan tidak dipandang orang, layak kamu syukuri.

BERSYUKUR bisa menyediakan makanan untuk orang-orang di rumah.
Mereka bisa sarapan Donat bulet


Bisa makan pagi dengan sayur asem, ikan asin, dan goreng oncom.



BERSYUKUR bisa pergi ke gereja 😍
Sekitar jam 9 pagi, saya menulis di status WA jika akan ke gereja sore hari, Misa Sore. Puji Tuhan terlaksana. Semesta mendukung, tidak hujan, dua lanang semangat pergi ke gereja. Kuda besi yang tangguh mengantar kami ke gereja dengan sempurna. BERSYUKUR SAJA atas apa yang dimiliki.

Memikirkan apa yang diinginkan dan diharapkan akan membuatmu jauh dari rasa bersyukur. Lihat sekelilingmu, milikmu, yang tak dimiliki oleh orang lain. Layak dan harus disyukuri.

Apa yang kamu syukuri hari ini?

Belajar Kesetiaan dari Hachiko

Jika kita bicara tentang KESETIAAN, kita perlu belajar dari dia, seekor anjing bernama Hachiko. Kisah Hachiko ini menjadi salah satu INSPIRASI pada ebook INSPIRASI PAGI BACAAN SINGKAT PENUH MAKNA.
Berikut ini kutipannya:

(4) Kesetiaan
Kisah seekor anjing setia bernama Hachiko tentu sudah sering Anda dengar. Bahkan telah banyak juga film yang diadaptasi dari kisah Hachiko.
Hachiko seekor anjing yang setia mengantar dan menjemput tuannya saat berangkat bekerja dan pulang bekerja. Ketika berangkat, dengan setia Hachiko mengantar tuannya sampai ke stasiun kereta tempat tuannya berangkat bekerja. Sore harinya ketika tuannya pulang bekerja, Hachiko sudah menunggu di depan stasiun. Begitu terus-menerus dilakukan oleh Hachiko setiap harinya.
Sampai suatu hari, Hachiko tidak melihat tuannya ketika pulang kerja. Tuannya terkena serangan jantung saat sedang bekerja dan meninggal. Hachiko terus saja menunggu di depan stasiun dengan setia. Tanpa memperdulikan apapun, Hachiko menunggu di depan stasiun hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Kita bisa belajar dari kesetiaan yang dilakukan oleh Hachiko. Kesetiaan tanpa batas dan tanpa pamrih. Bisakah kita menjadi seorang yang setia pada apa yang telah kita pilih? Setia pada pekerjaan kita atau setia pada pasangan kita?

(Halaman 11)

BACA INSPIRASI PAGI DI SINI