Buku Terlaris, Cuan Melimpah, Amin

Buku Terlaris, Cuan Melimpah, Amin

Besok, Senin, 15 Juli 2024 adalah hari pertama masuk sekolah untuk tahun ajaran baru 2024/2025. Pastilah di rumah-rumah tercium aroma “bau toko” alias bau aroma baju-baju baru yang tidak dicuci. Baju baru itu adalah baju seragam yang siap dipakai ke sekolah di hari pertama sekolah, besok. Sayang rasanya membiarkan baju baru dicuci sebelum dipakai. Ya, memang tidak semua orang tua membiarkan baju baru tidak dicuci, tapi aroma baju baru itu memang tidak asing merebak di mana-mana karena besok hari pertama sekolah. 

Sumber gambar: free download https://pngtree.com/

Tapi saya tidak ingin membahas hari pertama sekolah, yang ingin saya kabarkan adalah tentang buku yang akan membantu anak-anak di hari-hari pertama sekolahnya atau minggu kedua sekolahnya. Karena di minggu pertama biasanya ada pengenalan sekolah, sehingga belum mulai pelajaran sekolah.

BELI BUKU 250 SOAL JADI ANAK SD

Hari ini saya mendapatkan kabar baik dari Penerbit Elex Media Komputindo.  Kabar baik itu adalah buku 250 Soal Jadi Anak SD kembali masuk menjadi jajaran buku terlaris buku aktivitas anak di bulan Juni 2024. Ini sungguh kabar manis di pagi hari di antara kabar-kabar viral.

Buku 250 Soal Jadi Anak SD telah beberapa kali masuk buku terlaris kategori buku aktivitas Penerbit Elex Media Komputindo.

Buku terlaris bulan Juni 2024

Buku terlaris bulan April 2024

Buku terlaris bulan Februari 2024

Buku terlaris bulan Januari 2024

BELI BUKU 250 SOAL JADI ANAK SD – DISKON 20%

 

KENAPA BUKU 250 SOAL JADI ANAK SD BUKU PALING BANYAK DICARI

  • Buku 250 Soal Jadi Anak SD, buku aktivitas atau buku latihan soal yang membantu anak mempersiapkan diri masuk jenjang SD. 
  • Buku 250 Soal Jadi Anak SD membantu anak siap taklukkan pelajaran matematika dan bahasa Indonesia. 
  • Buku 250 Soal Jadi Anak SD bukan sekadar buku belajar calistung. Dalam buku ini ada pembahasan tentang calistung tetapi bukan mengajarkan calistung. Varian soal yang dilatihkan dibuat berdasarkan buku Tematik SD 1A, sehingga anak tidak kaget saat mulai menggunakan buku Tematik.

Siap Masuk Sekolah SD dan PAUD

Bermain huruf dan kata dapat menjadi pilihan untuk mempersiapkan anak masuk sekolah SD atau PAUD/TK

Cerita Ibu di Rumah
Saat ada dua atau tiga anak berkumpul dan bermain, saya tidak bisa membiarkan mereka bermain begitu saja tanpa pengawasan. Jadi, buat para ibu yang anaknya bermain bersama anak-anak saya di rumah, pastilah dalam pengawasan saya. Seperti halnya kemarin, ada anak yang nanti mau masuk SD bermain dengan anak saya, yang sedang saya persiapkan untuk masuk TK. Lalu, ada si Kakak yang tahun ini duduk di kelas 4 tahun ini.

Biasanya si Kakak menjadi komandan buat adek-adeknya, tapi kali ini dia sedang tidak bergairah bermain. Inginnya si Kakak bermain dengan teman seusianya. Tetapi entah mengapa hari ini teman-temannya tidak ada yang nongol. Jadilah dia di rumah saja berteman ponsel.

Si Adek dan temannya akhirnya hanya bermain bebas , berlari-lari, bergelut, tidak punya tujuan dan tidak jelas. Apalagi semua mainan mobil yang ada, 80% saya simpan di luar rumah. Mereka bingung mau main apa hingga akhirnya saya ambil alih.

Continue reading “Siap Masuk Sekolah SD dan PAUD”

Apapun atau Apa pun?

Penulisan yang benar, apapun atau apa pun? Penulisan yang benar, ataupun atau atau pun?

Pagi ini saya menyelesaikan editing beberapa bab novel seorang sahabat. Setiap kali melakukan editing, saya selalu melihat lagi tentang penggunaan partikel pun. Mana partikel pun yang dipisah penulisannya dan mana partikel pun yang disambung. Daripada salah saya cek lagi EYD 5.

Penulisan ataupun dan apapun itu penulisannya disambung atau dipisah? Masih ada yang bingung? Saya pun suka masih bingung.

Pasti masih banyak yang bingung, penulisan ataupun dipisah atau disambung? Penulisan apapun disambung atau dipisah?

Daripada bingung, yuk kita belajar sama-sama tentang ketentuan penulisan partikel dalam bahasa Indonesia.

1. Partikel -lah, -kah, dan -tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

Contoh dalam kalimat:

    • Bacalah buku itu baik-baik!
    • Bertepuk tanganlah mengikuti irama!
    • Apakah yang tersirat dalam surat itu?
    • Siapakah gerangan dia?
    • Apatah gunanya bersedih hati?

2. Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.

Contoh dalam kalimat:

    • Apa pun permasalahan yang muncul, dia dapat mengatasinya dengan bijaksana.
    • Jika kita hendak pulang tengah malam pun, kendaraan masih tersedia.
    • Jangankan dua kali, sekali kali pun engkau belum pernah berkunjung ke rumahku.

3. Bentuk pun yang merupakan bagian kata penghubung seperti berikut ditulis serangkai.

adapun
andaipun
ataupun
bagaimanapun
biarpun
jikapun
kalaupun
kendatipun
maupun
meskipun
sekalipun
sementangpun
sungguhpun
walaupun

Contoh dalam kalimat:

    • Meskipun sibuk, dia dapat menyelesaikan tugas tepat pada waktunya.
    • Dia tetap bersemangat walaupun lelah.
    • Adapun penyebab kemacetan itu belum diketahui.
    • Bagaimanapun pekerjaan itu harus selesai minggu depan.
    • Sekalipun teman dekat, dia belum pernah sekali pun datang ke rumahku.
    • Sementangpun aku ini bukan sanak-saudaramu, tidak sampai hati juga aku melihat penderitaanmu itu.

4. Partikel per yang berarti ‘demi’, ‘tiap’, ‘mulai’, atau ‘melalui’ ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.

Contoh dalam kalimat:

    • Mereka masuk ke dalam ruang rapat satu per satu.
    • Harga kain itu Rp50.000,00 per meter.
    • Karyawan itu mendapat kenaikan gaji per 1 Januari.
    • Dia menghubungiku per telepon.

Jadi, penulisan ataupun yang benar adalah disambung, sedangkan penulisan apa pun yang benar adalah dipisah. Semoga pembaca tidak lagi menjadi bingung. Kalau masih bingung, SOLUSI EDITING BUKU siap bantu editing naskah novelmu, naskah buku nonfiksimu, dan siap kerja sama dalam penulisan buku. IG @solusieditingbuku

Sumber: EYD 5

Lirik Lagu Kartun Tian Tian

Film kartun Tian Tian adalah film kartun anak yang layak direkomendasikan ditonton oleh anak bersama orang tuanya. Film kartun Tian Tian memberikan banyak pelajaran nilai-nilai hidup sehari-hari yang baik untuk diteladani.

Lirik Lagu Kartun Tian Tian

Langit biru yang luas
Terhampar sungai dan laut
Angin sejuk
Ayo kita bernyanyi

Mentari tanpa awan
Membuatku penasaran
Sungai kecil
Kemana kau mengalir

Ayah aku ingin cepat besar
Ibu bilang aku harus sabar menanti
Dunia ini penuh perjuangan
Nikmatilah semua yang ada di depan kita

NONTON KARTUN TIAN TIAN

Bait-bait di atas adalah lirik lagu yang mengawali film kartun Tian Tian yang tayang di Mentari TV. Film kartun Tian Tian menjadi kartun favorit saya saat ini. Kartun Tian Tian ini menawarkan kisah yang sederhana anak-anak di pedesaan. Kehadiran tokoh  Tian Tian, anak kota yang pindah bersama kedua orang tuanya ke desa, memberi warna tersendiri dalam setiap episode kartun Tian Tian

Saat ini kartun Tian Tian tayang di Mentari TV setiap hari pukul 16.30 WIB. Sebelumnya tayang pukul 19.00 WIB. Episode-episode kartun Tian Tian yang tayang saat ini memang bukan episode baru. Meskipun begitu saya tetap suka menontonnya. 

NONTON KARTUN TIAN TIAN

Film kartun Tian Tian adalah film kartun anak yang layak direkomendasikan ditonton oleh anak bersama orang tuanya. Film kartun Tian Tian memberikan banyak pelajaran nilai-nilai hidup sehari-hari yang baik untuk diteladani. 

Sumber gambar: tangkapan layar tayangan Tian Tian di Vidio.com

Kenali Kecerdasan Anak

Anakku tidak bisa diam, selalu bergerak. Rumah menjadi arena sepak bola atau menjadi arena main petak umpet atau menjadi arena bergulat.

Mungkin banyak di antara tetangga yang bosan atau kesal dalam hati karena ulah anakku yang berisik. Main bola siang-siang atau hal-hal lainnya yang membuat tetangga tahu kalau itu pasti ulah anakku. Mohon maaf sebesar-besarnya buat para tetangga. Anakku dominan memiliki kecerdasan kinestetik, salah satu kecerdasan dalam teori kecerdasan majemuk yang dikemukakan oleh Howard Gardner.

UNDUH PDF MENGASAH KECERDASAN

Setiap anak pastilah memiliki keunikan, tidak sama. Anak yang satu dominan kecerdasan linguistiknya, anak yang lain lebih dominan kecerdasan musikalnya.
Kecerdasan yang dimiliki oleh setiap anak itu menjadikan perbedaan cara belajar. Tetapi, walaupun begitu, anak yang dominan dengan kecerdasan tertentu, pastilah lebih mudah dalam menerima pelajaran. Mungkin saat guru sedang menjelaskan materi di kelas tampak tidak memperhatikan karena sibuk sendiri, tetapi saat ulangan ternyata dia bisa mengerjakan.

Sepertinya halnya anakku, materi pelajaran yang menurutku sulit, mampu dia kerjakan, meski di kelas seperti tidak memperhatikan gurunya.

Anak mendengarkan materi yang saya bacakan untuk persiapan ulangan sambil main bola. Karena kecerdasan kinestetiknya sangat dominan, itulah salah satu cara belajarnya.

Yuk, kenali kecerdasan anak kita supaya bisa menyesuaikan dan tahu gaya belajarnya!

Berikut ini teori kecerdasan majemuk menurut Howard Gardner.

1. Kecerdasan Linguistik adalah kecerdasan yang dominan dalam kemampuan menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tertulis. Contoh profesi: penulis, penyair, jurnalis.

2. Kecerdasan Logis-Matematis adalah kecerdasan yang lebih dominan dalam kemampuan berpikir logis, kritis, dan memecahkan masalah matematis. Contoh profesi: ilmuwan, matematikawan, insinyur.

3. Kecerdasan Spasial adalah kecerdasan dalam memahami dan memanipulasi ruang dan bentuk. Contoh profesi: arsitek, pelukis, desainer grafis.

4. Kecerdasan Kinestetik Tubuh adalah kecerdasan yang dominan dalam hal kemampuan menggunakan tubuh untuk menyelesaikan tugas atau memecahkan masalah. Contoh profesi: atlet, penari, ahli bedah.

5. Kecerdasan Musikal adalah kecerdasan yang lebih dominan dalam hal kemampuan memahami, menciptakan, dan menghargai musik dan ritme. Contoh profesi: musisi, komposer, konduktor.

Bermain Kata Mengasah Kecerdasan Anak

6. Kecerdasan Interpersonal adalah kecerdasan yang dominan dalam kemampuan memahami dan berinteraksi dengan orang lain secara efektif. Contoh profesi: guru, konselor, pemimpin.

7. Kecerdasan Intrapersonal adalah kecerdasan yang lebih mampu memahami diri sendiri dan menggunakan pemahaman ini untuk mengatur hidup sendiri. Contoh profesi: psikolog, filsuf, penulis.

8. Kecerdasan Naturalis adalah kecerdasan yang mampu mengenali, mengklasifikasikan, dan memahami lingkungan alami serta flora dan fauna. Contoh profesi: ahli biologi, konservasionis, petani.

9. Kecerdasan Eksistensial adalah kecerdasan yang dominan memiliki kemampuan merenungkan pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang kehidupan, kematian, dan eksistensi. Contoh profesi: filsuf, teolog, penulis.

Masing-masing kecerdasan ini menggambarkan cara unik seseorang dalam memahami dan berinteraksi dengan dunia. Ketika kita merasa anak kita berbeda, dipandang orang sebagai anak nakal, janganlah buru-buru marah. Bisa jadi orang itu tidak paham dan belum pernah membaca tentang kecerdasan majemuk. Anak yang dipandang nakal oleh lingkungannya bisa jadi lebih cerdas ketimbang anak-anak lainnya.