Yang Berbeda di Bulan Mei: Memulai Reading Challenge 10 Hari Buku Good Inside
Ada apa di bulan Mei? Mau melakukan apa di bulan Mei? Ada target apa di bulan Mei? Mau ikut lomba apa di bulan Mei? Mau menulis apa di bulan Mei? Mau membaca buku apa di bulan Mei? Mau menggambar apa di bulan Mei?
Pada bulan Mei ini terasa berbeda buat saya. Kenapa? Karena ada yang berbeda, ada aktivitas yang sulit saya lakukan selama 3 tahun terakhir ini, akhirnya bisa mulai saya lakukan pada bulan Mei. Apa itu? MEMBACA.
Inilah yang terjadi, selama 3 tahun terakhir ini, saya kesulitan mencari waktu untuk membaca, membaca buku yang saya inginkan. Sering saya mulai dan targetkan membaca setiap hari, tapi berakhir kegagalan. Membaca hanya ada dalam angan. Membaca hanya dalam bayangan.
Meskipun begitu, aktivitas membaca sering saya lakukan, tetapi membacakan buku untuk anak saya, bukan membaca buku untuk saya sendiri.
Pada bulan Mei ini saya menantang diri sendiri mengikuti reading challenge selama 10 hari, mulai tanggal 1 Mei hingga 10 Mei, bersama Komunitas Parenting Journey Penerbit Bentang. Buku yang dibaca berjudul GOOD INSIDE yang ditulis oleh Dr. Becky Kennedy.
Hari ini, 1 Mei 2024 reading challenge akan dimulai, tapi saya belum memegang bukunya. Buku sudah dipesan, masih dalam proses pengiriman. Akhirnya membaca buku Good Inside dimulai dengan mendengarkan rekaman acara Baca buku Good Inside via Zoom. Acara baca buku ini salah satu acara rutin Komunitas Parenting Journey Penerbit Bentang.
SINOPSIS BUKUGOOD INSIDE Selama beberapa tahun terakhir, Dr. Becky Kennedyโpakar pengasuhan anak yang sangat populer lewat akun @drbeckyatgoodinsideโtelah memicu revolusi pengasuhan anak. Jutaan orang tua, yang lelah mengikuti berbagai teori pengasuhan lama dan tetap gagal dilakukan, telah menerima pendekatan Dr. Becky yang memberdayakan dan efektif. Sebuah model yang memprioritaskan hubungan dengan anak dibanding terus menerus mengoreksi apa saja yang mereka lakukan.
Cukup banyak pendekatan pengasuhan anak yang berpijak pada pembentukan perilaku, bukannya membesarkan โmanusiaโ. Berfokus pada perilaku bermasalah, bukannya penyebabnya, justru membuat anak semakin menjauh dan orang tua kerap dihantui perasaan gagal.
Dalam buku ini, kita akan belajar mengenai: – Menciptakan hubungan yang hangat dan sehat antara orang tua dan anak – Membangun kesadaran bahwa semua anak bermasalah pada dasarnya baik Berbagai ilustrasi konflik dan apa yang harus dikatakan kepada anak – Mengembangkan keterampilan hidup: kemampuan meregulasi emosi, memiliki kepercayaan penuh pada diri, dan tangguh saat diterpa masalah.
Good Inside akan membantu orang tua beralih dari kebingungan dan perasaan โgagal menjadi orang tuaโ ke kepercayaan diri dan mampu memimpin keluarga dengan kokoh. (Sumber sinopsis: https://bentangpustaka.com/buku/good-inside/)
Reading challenge akan dimulai hari ini hingga 10 hari ke depan. Saya berharap tantangan membaca ini menjadi pemicu buat saya kembali bisa “mencuri” waktu lebih banyak untuk aktivitas membaca. Karena bagi saya, membaca dapat mengisi kekosongan ide saat menulis, membaca itu menyehatkan otak, membaca itu menyenangkan. ๐
Menggambar itu menggembirakan hati Membaca itu menyehatkan otak Menulis itu menumpahkan rasa dan pikiran
Terima kasih sudah mengunduh lembar aktivitas ini.
Lembar aktivitas ini diperuntuk untuk anak usia dini (PAUD) mengasah kecerdasan.
Ajak anak mengerjakan lembar aktivitas saat hatinya sedang senang. Hindari memaksa anak mengerjakan lembar aktivitas.
Saat sedang bermain, orangtua atau pendamping dapat menyisipkan aktivitas mengerjakan lembar aktivitas ini.
Anak dapat mengerjakan lembar aktivitas ini dari halaman mana saja. Orang tua atau pendamping dapat meminta anak memilih lembar aktivitas yang ingin dikerjakannya.
Selesai mengerjakan lembar aktivitas, berikan apresiasi berupa gambar bintang pada bagian bawah lembar aktivitas.
Kemalangan berubah jadi kebahagiaan. Kebahagiaan berubah jadi kemalangan.ย Zenitendo memilih pembeli. Jika pembeli menjadi bahagia, Zenitendo-lah yang menang. Jika pembeli mengalami nasib malang, Zenitendo-lah yang kalah.
Minggu lalu, minggu pertama di bulan April saya melihat sekilas kover buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 1. Entah mengapa saya langsung ingin membeli buku ini dan ingin membacanya. Mungkin, Nyonya Beniko, pemilik toko Zenitendo itu memiliki aura mistis yang mampu membuat siapa saja menatapnya langsung mampir ke tokonya atau beli bukunya. Ih kok jadi seremโฆ
Aura Nyonya Beniko pada kover itu pun mengenai saya hingga membuat saya langsung membeli buku ini, mungkin hehehe.
Kemarin saya menyelesaikan membaca buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 1. Jadi ingin membaca buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 2, semoga terbeli bulan depan. Semoga.
Buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 1 adalah adalah buku pertama di tahun 2024 yang saya baca hingga selesai. Saya memang mentarget bawa buku ini harus selesai saya baca secepatnya kenapa karena saya ingin anak saya ikut membaca buku ini usia anak saya masih 9 tahun tapi menurut saya ketika sudah selesai membaca buku ini anak usia SD bisa membaca buku ini semua isinya aman untuk dibaca oleh anak usia SD.
Awalnya saya mengira buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo adalah sebuah novel. Saya keliru. Ternyata buku ini berisi beberapa cerita. Buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo adalah kumpulan cerita.
Dalam buku ini ada 6 cerita yang masing-masing memiliki keunikan, makna, dan akhir cerita yang berbeda-beda. Keenam cerita itu meliputi Permen Jeli Putri Duyung, Biskuit Binatang Buas, Es Berhantu, Pancing Kue Ikan, Cokelat Karisma, dan Pohon Pemasak.
Nyonya Beniko, pemilik toko jajanan ajaib Zenitendo, secara ajaib menuntun seseorang yang sedang โgalauโ, bermasalah, sedih, dan frustasi untuk datang berkunjung ke tokonya. Kemudian memberikan jajanan ajaib dengan harga yang sesuai.
Cerita Permen Jeli Putri Duyung mengisahkan tentang anak perempuan 11 tahun bernama Mayumi. Mayumi sedang murung karena besok adalah pelajaran olahraga renang di sekolahnya. Mayumi tidak bisa berenang. Mayumi ingin besok tidak masuk sekolah saja. Dia berangan-angan bisa renang atau setidaknya tidak takut air.
Dengan berbagai pikiran itu Mayumi melangkah gontai dalam perjalanan pulang sekolah. Tiba-tiba, ia merasa dipanggil oleh seseorang. Mayumi pun mengangkat wajahnya.
Mayumi berada di sebuah jalan pertokoan antara sekolah dan rumahnya. Selain karena itu jalan pintas ia juga suka suasana riang di sana. Karena itu, ia selalu melewati jalan tersebut. Ia sudah kenal setiap toko yang berderet di sepanjang jalan. Atau begitulah seharusnya.
Akan tetapi Mayumi menemukan sebuah toko yang belum pernah dilihatnya. Di ujung gang yang agak sempit di antara toko kroket dan toko makanan kering tampak sebuah toko jajanan. (hlm. 4)
Sampailah Mayumi di toko jajanan ajaib Zenitendo. Mayumi tertarik untuk memasuki toko itu. Jajanan-jajanan di toko itu seakan memancarkan aura โlainโ, seolah menyembunyikan kekuatan istimewa baginya.
Setelah diamati baik-baik, nama-nama makanan yang dijual di situ bahkan juga agak aneh. Permen Mata Kucing, Cintailah Sampai Tulang: Permen Soda Kalsium Bentuk Tulang Permen Karamel Bekal Serdadu, Jus Koktail Kegelapan, Permen Karet Siluman, Cokelat Koin Perak, Kue Mochi Maneki-Neko, Gulali Warna Pelangi, Agar-agar Hantu Gemetar, Stik Tak Boleh, Permen Cangkang Kura-kura, Kaleng Tamasya, Bakpao Telur Walet, Keripik Kelelawar, dan masih ada lagi. (hlm. 6)
Bagi anak perempuan berusia 11 tahun di manapun, di seluruh ujung dunia manapun, masa usia yang penuh rasa ingin tahu, membaca nama-nama jajanan seperti di atas pastilah akan tertarik untuk melihat dan membelinya. Begitu juga dengan Mayumi, dia semakin terdorong masuk ke toko jajanan ajaib Zenitendo.
Kegalauan Mayumi tentang pelajaran renang seakan โpecahโ. Apalagi disambut oleh Nyonya Beniko, pemilik toko jajanan ajaib Zenitendo.
โSelamat datang di Zenitendo, toko yang hanya dapat ditemukan oleh orang beruntung yang sedang mencari keberuntungan. Permintaan pengunjung yang beruntung pasti akan Beniko ini kabulkan.โ
Mendapat sambutan seperti itu membuat Mayumi heran sekaligus senang. Karena saat itu dia juga sedang mempunyai keinginan yang tidak mungkin dapat diwujudkan dengan cepat. Ketika ditanya tentang keinginannya Mayumi langsung menjawab dengan mantap, โAku ingin bisa berenang.โ
Mendengar jawaban Mayumi, Beniko mengambil kotak seukuran kotak pensil dari rak jajanan. Pada kotak itu tertera tulisan Permen Jeli Putri Duyung. Energi ajaib pada jajanan itu seakan sudah menghipnotis Mayumi. Dia sangat menginginkan kotak itu, apapun caranya.
Mayumi mendapatkan kotak Permen Jeli Putri Duyung dengan harga 10 yen. Mayumi mendekap dan membawanya pulang dengan bahagia.
Apakah Mayumi mendapatkan keinginannya? Apakah Mayumi akhirnya bisa berenang? Keajaiban apa saja yang ditemukan Mayumi pada kotak Permen Jeli Putri Duyung? Mayumi mungkin bisa wujudkan keinginannya jika membaca baik-baik kertas petunjuk pada kotak.
Untuk bisa mengetahui akhir dari kisah Mayumi ini, Sahabat Pembaca harus baca buku ini. Akhir cerita Permen Jeli Putri Duyung ini dipenuhi ketegangan yang berakhir menarik. Sahabat pembaca, harus baca! ๐ค
***
Buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 1 ini bukan sekadar cerita fantasi atau misteri. Menurut saya cerita dalam buku ini memiliki banyak pesan bermakna bagi pembacanya. Jadi buku ini saya rekomendasikan untuk dibaca oleh pembaca semua usia, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa.
Beberapa pesan bermakna itu, misalnya sebelum memakan atau menggunakan jajanan ajaib baca petunjuknya dengan saksama supaya apa yang diharapkan dapat tercapai. Saya rasa hal ini sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita sering tergesa-gesa mengonsumsi atau menggunakan suatu barang tanpa membaca petunjuknya terlebih dahulu. Ketika terjadi kesalahan barulah kita sadar kesalahan kita dan menyesal. Mengapa kita tidak membaca petunjuknya terlebih dahulu?
Toko jajanan ajaib hanya bisa dikunjungi satu kali oleh setiap orang sesuai keinginan Nyonya Beniko. Tidak bisa membeli jajanan ajaib untuk kedua kalinya. Keberhasilan dan kelanggengan hasilnya tergantung pada si pembeli jajanan ajaib.
Jajanan ajaib mampu mewujudkan keinginan seseorang. Tetapi ketika keinginan itu telah terwujud, tetaplah โmembumiโ artinya tetap rendah hati dan tidak sombong. Jika terjadi sebaliknya, harus siap kembali seperti semula, seperti saat sebelum mendapatkan jajanan ajaib dari toko jajanan ajaib Zenitendo.
Apakah dalam cerita buku Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 1 ada cerita hantu? Ada. Saya tergesa membacanya, takut๐.
Cerita ketiga berjudul Es Berhantu. Pasti ada hantu-hantunya, saya agak seram mengisahkannya. Yuk langsung baca buku ini, Sahabat Pembaca! Meski ada hantu, tetap masih aman dibaca oleh usia anak.
Tantangan Orang tua Saat Membacakan Buku untuk Anak
MEMBACAKAN BUKU bermanfaat untuk anak. Membacakan buku bisa cukup MELELAHKAN bagi orang tua. TAPI rasa lelah itu akan terbayar dengan KEAJAIBAN yang terjadi kemudian. – Paskalina Askalin –
Membacakan buku untuk anak adalah sebuah kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Tetapi untuk melakukan aktivitas membacakan buku ada banyak sekali tantangan. Bukan hanya tantangan dari si anak itu sendiri melainkan dari orang tuanya atau yang membacakan buku.
Bagi saya sendiri membacakan buku untuk anak, paling sering saya lakukan sebelum tidur. Membacakan buku sebelum tidur itu tantangannya berat buat orang tua yang sudah penuh dengan aktivitas seharian dan butuh segera merebahkan diri dan terpejam. Apalagi jika si anak sudah ketagihan dibacakan buku. Itu tantangannya lebih besar lagi. Tidak baik jika orang tua membiarkan anak merengut sebelum tidur karena tidak dibacakan buku sesuai keinginannya. Jadi walaupun dalam kelelahan kantuk yang berat membacakan buku untuk anak tetap harus dilakukan oleh orang tua, apalagi jika anaknya meminta.
Tip supaya anak tidak kebablasan minta dibacakan buku terus-menerus, lakukan kesepakatan sebelum membacakan buku. Misalnya, sepakat akan membaca 3 buku bergambar atau 3 cerita dari sebuah kumpulan cerita. Dengan adanya kesepakatan ini diharapkan orang tua tidak sampai merasa lelah membacakan buku.
Anak yang sudah merasa ketagihan dibacakan buku pasti akan meminta dibacakan buku sebelum tidur baik itu sebelum tidur malam maupun sebelum tidur siang. Hal ini sesuai dengan pengalaman yang saya alami sendiri. Si kakak yang saat ini sudah berusia 9 tahun, sejak dalam kandungan sampai usia 6 tahun masih suka dibacakan buku. Tidak hanya buku cetak tetapi juga buku digital. Tidak tanggung-tanggung si Kakak bisa meminta dibacakan 10 buku. Jika sudah demikian, maka saya berharap saat buku ketiga atau keempat yang saya bacakan, Si Kakak sudah tertidur pulas. ๐
Selain kelelahan, tantangan terbesar orang tua saat membacakan buku untuk anak adalah bosan. Kenapa bosan? Karena buku yang dibacakan sama dan itu bisa terjadi selama 1 bulan bisa lebih. Karena tertariknya pada sebuah buku anak bisa meminta mengulang-ulang terus dibacakan buku tersebut.
Si Kakak, ketika itu meminta dibacakan buku yang sama setiap hari, dengan membaca nyaring, dan tidak boleh ada yang terlewat. Saking seringnya dibacakan, hilang satu kata saja, si Kakak bisa tahu.๐
Berulang kali dibacakan buku yang sama, membuat si Kakak mengingat semua kata hingga kalimat dalam buku yang dibacakan. Hal itu membuatnya bisa menceritakan isi buku dengan seakan-akan dia bisa membaca buku. Lihat videonya di sini ๐
Rasa lelah dan rasa bosan merupakan tantangan yang akan terus dihadapi. Keajaiban akan terjadi, saat tanpa kita sadari, keseringan dibacakan buku menjadikan anak kita bisa membaca begitu saja. Anak bisa membaca buku tanpa mengeja, tanpa kursus, itu keajaiban yang saya alami pada si Kakak. Tepat ketika dia masuk SD, si Kakak bisa membaca dengan lancar. Yuk, orang tua, sediakan waktu walau hanya 5 menit, membacakan buku untuk anak!
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.