Persiapan Masuk SD: 100 Soal Berhitung Mantapkan Anak Masuk SD, PDF Siap Cetak

TERBARU –> 300 SOAL LATIHAN MAT KURIKULUM MERDEKA

Latihan menebalkan garis, menebalkan angka, menarik garis, dan mewarnai gambar, sudah biasa dilakukan anak di TK. Saat anak hendak masuk SD tidak perlu lagi terlalu banyak diajari aktivitas tersebut.

Contoh halaman lembar aktivitas 100 Soal Berhitung Mantapkan Anak Masuk SD

Anak mungkin suka aktivitas itu, tetapi anak harus “naik level”. Saat duduk di bangku SD, 1-3 bulan pertama, anak-anak masih didampingi oleh guru dari taman kanak-kanak. Namun, anak-anak akan menerima aneka materi yang berbeda. Di SD, paling tidak anak-anak, akan belajar sepuluh mata pelajaran. Oleh karena itu, saat masuk SD anak harus dipersiapkan untuk menghadapi pelajaran di SD.

Contoh halaman lembar aktivitas 100 Soal Berhitung Mantapkan Anak Masuk SD

Lembar aktivitas 100 Soal Berhitung Mantapkan Anak Masuk SD, mempersiapkan anak menghadapi materi mata pelajaran matematika. Materi berhitung disesuaikan dengan materi matematika 1-2 bulan pertama saat duduk di SD.

Materi-materi itu di antaranya:

  1. Berhitung 1 sampai 10
  2. Membandingkan banyak benda
  3. Memahami lebih dari, kurang dari, atau sama banyak
  4. Membandingkan dua bilangan
  5. Mengurutkan bilangan
  6. Penjumlahan 1 sampai 10

Selain enam materi di atas, terdapat soal-soal yang mengandung Literasi Numerasi Dasar. Literasi Numerasi adalah kecakapan untuk menggunakan berbagai angka dan simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari. Soal literasi numerasi diwujudkan dalam soal cerita matematika, seperti pada gambar di bawah ini.

Lembar aktivitas 100 Soal Berhitung Mantapkan Anak Masuk SD dapat dikerjakan secara digital melalui PDF di layar ponsel atau laptop. Orangtua juga dapat mencetak lembar aktivitas.

 100 Soal Berhitung Mantapkan Anak Masuk SD

 

100 SOAL BERHITUNG (BILANGAN 11-20)

Persiapan Masuk SD: 50 Soal Berhitung (Pengurangan)
300 SOAL LATIHAN MATEMATIKA KURIKULUM MERDEKA

 

Berbuat Baik: Memungut Sampah

#Day5 #memungut
#menggambarbersama #berbuatbaik2023


DIKIRA PENCURI

Sebuah cerita benar-benar terjadi, sekitar 2-3 tahun lalu di minimarket ALF*****. Si Kakak dan si Ayah akan membeli sesuatu atau hanya ke atm (lupa), lalu si Ayah kebelet dan masuk ke pintu gudang untuk ke toilet yang ada di minimarket. Si Kakak nunggu di luar, dekat toilet. Si Kakak melihat botol air mineral kosong dekat tempat sampah dan langsung MEMUNGUT-nya, lalu memasukkan ke tempat sampah.
Yang terjadi kemudian, pelayan minimarket bilang ke si Ayah kalau si Kakak ngambil air mineral dan meminumnya tanpa membayar.
Tak ingin masalah berkepanjangan, air mineral dibayar, lalu pergi. (Saat itu buru-buru juga)
Tapi, si Ayah dan Kakak kembali lagi, untuk meminta diperlihatkan CCTV. Ayah tidak percaya kalau si Kakak mengambil air mineral, buka botolnya saja belum bisa.
Akhirnya terbukti, KAKAK HANYA MEMUNGUT SAMPAH DAN MEMASUKKAN KE DALAM TEMPAT SAMPAH.

Saat itu si Kakak masih usia TK, apa yang diketahuinya dilakukan. Memungut sampah, memasukkan ke dalam tempat sampah, sesuatu yang normal, wujud perbuatan baik.

Perbuatan baik yang kita lakukan bisa saja malah dipandang negatif, itu sering terjadi. Lagi lagi, kita tidak bisa memaksa pikiran orang lain untuk menilai kita baik. Saat ingin berbuat baik LAKUKAN SAJA, biarlah TUHAN yang menilai kita. Penilaian DIA pasti baik dan adil. 🙏 ☺

#paskalinaaskalin #menggambarsetiaphari #menggambarmenggembirakanhati #paskalinamenggambar #paskalinamenulis #menulissetiaphari

Berbuat Baik: Meminjamkan

#day4 #meminjamkan #menggambarbersama #berbuatbaik2023 #drawingjune #tantanganmenggambar #drawingchallenge

Saya menggambar KERANJANG untuk tema #meminjamkan, karena saya ingat salah satu ide cerita seri buku cerita anak yang dibuat KPK. Kalau tidak salah ingat (tak sempat bongkar rak), tokohnya si Kelinci.

Kelinci mau panen wortel dan membutuhkan keranjang. Kelinci meminjam keranjang pada teman-teman, tetapi tidak mau meminjamkan. Kelinci sebenarnya merasa heran kenapa teman-temannya tidak mau meminjamkan keranjang. Akhirnya kelinci tahu alasan teman-temannya tidak mau meminjamkan keranjang. Kelinci lupa mengembalikan barang-barang milik temannya yang dipinjam. Kelinci mengembalikan barang-barang milik temannya dan meminta maaf karena lupa mengembalikan barang yang dipinjam. Teman-teman kelinci pun akhirnya mau meminjamkan keranjang pada kelinci.

Kisah kelinci adalah cerita untuk anak, sekaligus bisa buat orang dewasa juga. Kadang kala, kita bisa menjadi seperti teman-teman kelinci atau justru menjadi seperti kelinci.

Bagi saya, namanya meminjam berarti harus dikembalikan. Sering juga saya alami, meminjamkan barang pada orang lain, tapi harus mengambil barang yang dipinjam itu, karena saya mau menggunakan dan yang pinjam tidak segera mengembalikan.

Perihal pinjam-meminjamkan, kembali pada niat kita saja. Niat kita berbuat baik, meminjamkan barang pada orang lain. Saat orang yang pinjam itu tidak segera mengembalikan bahkan lupa kalau pinjam, di luar kemampuan kita. Mungkin ke depannya, saat orang itu meminjam, catat di kalender, supaya kita tidak lupa mengingatkan untuk mengembalikan. 😊

#paskalinaaskalin #menggambarsetiaphari #menggambarmenggembirakanhati #drawing #simpledrawing #menuliscerita #menulissetiaphari #ayomenulisbersamaku #menulismenggambar

Dongeng Asal-usul Anjing dan Kucing Tidak Akur

Kamu tentu ingin tahu, apa yang menyebabkan anjing senang mengejar anjing. Mereka tidak pernah akur. Di mana ada anjing dan kucing bertemu selalu terjadi pertengkaran hebat. Kamu pasti mau tahu kan apa penyebabnya? Ayo, baca dongengnya!

Dongeng Asal-usul Anjing dan Kucing Tidak Akur

Diceritakan kembali oleh Paskalina Askalin

Pada zaman dahulu, anjing dan kucing adalah sepasang suami istri. Anjing sebagai kepala keluarga selalu bekerja dan mencari makanan untuk keluarga. Kucing sebagai ibu rumah tangga mengurus semua urusan rumah tangga seperti memasak, mengurus anak, dan sebagainya.
Anjing pergi pada pagi hari untuk bekerja. Anjing pulang ke rumah pada malam hari. Saat pulang ke rumah kucing menyambut dengan sajian makanan lezat.
Pada suatu malam, saat anjing pulang bekerja, ia heran mengapa tidak ada makanan. Kucing beralasan jika dia sakit sehingga tidak bisa memasak. Akhirnya anjing memasak walaupun badannya sudah lelah.
Pada malam berikutnya, kucing beralasan sakit lagi. Kucing tidak bisa memasak makanan untuk anjing. Akhirnya anjing memasak lagi untuk makanan mereka.
Pada malam-malam berikutnya juga demikian. Anjing merasa heran. Anjing curiga jika kucing tidak benar-benar sakit. Anjing menyusun sebuah rencana.

Selanjutnya….  BACA DI SINI

 

Baca juga: 20 Fabel Mancanegara (Seri Lengkap)
Bunda, Kenapa Kulit Zebra Belang? BACA DONGENGNYA YUK

Putus Kontrak Perjanjian Penerbitan Buku dengan Penerbit Diva Press

DONGENG FABEL ASAL-USUL DARI 5 BENUA

Buku DONGENG FABEL ASAL-USUL DARI 5 BENUA diterbitkan oleh Diva Kids (Diva Press) tahun 2015. Pada bulan April 2023 saya mengonfirmasi pada pihak penerbit, apakah buku DONGENG FABEL ASAL-USUL DARI 5 BENUA masih dijual? Dan, apakah saya bisa menarik naskah dan gambar milik saya?

Komunikasi awal saya lakukan via email. Karena gagal kirim, saya cari nomor WhatsApp  redaksi di website Diva Press. Akhirnya tersambung dengan Redaksi Diva Press. Karena sedang libur Lebaran, jawaban baru bisa saya terima setelah 8 Mei 2023.

Tidak ada jawaban tentang apakah buku DONGENG FABEL ASAL-USUL DARI 5 BENUA masih terjual atau tidak? Ya sudahlah, kalau tentang itu. Kalau pun masih terjual, semoga menjadi berkat untuk penerbitnya karena sudah membantu penerbitan buku DONGENG FABEL ASAL-USUL DARI 5 BENUA.

Pada tanggal 9 Mei 2023, melalui email, saya menerima surat resmi dari Penerbit Diva Press, yang berisi tentang PUTUS KONTRAK MoU tertanggal 22 September 2014 untuk buku DONGENG FABEL ASAL-USUL DARI 5 BENUA. Kerja sama penerbitan buku antara saya selaku penulis dan Penerbit Diva Press selaku penerbit, SUDAH BERAKHIR.

Jika ada Redaksi Penerbit Diva Press yang membaca tulisan ini, saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang pernah terjalin. Semoga lain waktu bisa bekerja sama lagi. Semoga sukses dan terus menghasilkan buku-buku berkualitas.

Jadi, saat ini naskah dan gambar sudah kembali menjadi milik saya sebagai penulis. Ketika pengajuan naskah ini, saya mengajukan naskah plus gambar ilustrasi.

 

Setelah saya mendapatkan konfirmasi surat “Putus Kontrak”, naskah DONGENG FABEL ASAL-USUL DARI 5 BENUA saya REMAKE menjadi e-book dengan harga yang ramah di kantong.

BACA GRATIS: Dongeng Asal-usul Anjing dan Kucing Tidak Akur

Dongeng Asal-usul Kelelawar Takut Siang Hari

#putuskontrakpenerbitan #diaryibupenulis #dongengfabel #duniamenulis #dongengasalusul