MEMILIH MENJADI “DRIVER”

self-driving-paskalina-askalin
Buku Self Driving, Rhenald Kasali, hlm 6

Sebenarnya saya belum membaca utuh buku Self Driving karya Rhenald Kasali. Baru sekarang saya mencoba untuk menyerap semua motivasi dari buku itu.

Tahun 2017 adalah masa di mana untuk kedua kalinya saya memutuskan untuk menjadi “driver” untuk hidup saya. Tiga tahun yang lalu saya mencoba untuk menjadi “driver” bagi hidup saya, dan saya gagal. Tahun ini saya berharap pada diri saya sendiri, saya tidak boleh gagal, dan kalaupun saya gagal, saya harus  bisa untuk bangkit dan kembali “mengendarai” hidup saya lebih baik lagi.

Driver adalah sebuah sikap hidup yang membedakan dirinya dengan “passenger”. Anda tinggal memilih, ingin duduk manis, menjadi penumpang di belakang, atau mengambil risiko sebagai driver di depan? Di belakang, Anda boleh duduk sambil ngobrol, makan-makan, bercanda, bahkan ngantuk dan tertidur. Anda juga tak harus tahu jalan, tak perlu memikirkan keadaan lalu lintas, dan tak perlu merawat kendaraan. Enak, bukan? (Self Driving, hlm 7).

Menjadi penumpang itu memang enak, tetapi saya tidak bisa menjadi “penumpang yang baik”. Saya tidak bisa menghabiskan waktu dengan pekerjaan yang itu-itu saja. Saya tidak bisa hanya menerima perintah dari atasan. Setelah pekerjaan selesai, selesailah tugas saya, lalu menunggu instruksi selanjutnya. Bagi banyak orang di sekitar saya, hal demikian menyenangkan, tetapi tidak bagi saya. Maka saya putuskan, saya akan menjadi “driver” untuk hidup saya.

Memutuskan menjadi “driver” itu tidak mudah. Banyak jalan buntu yang dilalui hingga akhirnya harus kembali ke nol. Ada banyak masalah yang dihadapi yang membuat saya terseok-seok. Tetapi saya percaya, dengan menjadi “driver” untuk hidup saya sendiri, saya bisa berkembang lebih baik, dengan segala risiko dan tantangan yang harus dihadapi.

Seorang “driver” tidak cukup hanya bermodalkan tekad dan semangat, ia butuh referensi dari pengetahuan akademis (Self Driving, hlm 8). Tepat sekali, saya sepakat dengan penyataan Bapak Rhenald Kasali ini. Saya tidak bisa hanya mengandalkan semangat saja. Saya harus terus belajar, memupuk kemampuan dan menambah ilmu yang saya miliki sehingga saya mampu berkendara dengan baik, tepat waktu, dan tiba ditujuan dengan selamat dan sukses.

Saat ini saya hanya bisa menjadi “driver” untuk diri saya sendiri. Namun tentu tidak hanya berhenti sampai di situ, saya juga ingin membawa penumpang yang banyak dalam “mobil” yang saya kendarai. Amin.

Ditulis oleh Paskalina Askalin

 

Dongeng: Boby dan Momo

​”Hai kamu mengambil tanpa izin!!” seru Boby si Gajah.

“Ini milik bersama siapa pun boleh makan di sini,” sahut Momo si Monyet.

“Ini memang milik bersama. Tetapi tidak berarti kamu boleh ambil. Apa kamu lupa, kamu tidak pernah ikut kerja bakti menanam pohon buah di sini, kamu juga tidak ikut merawat pohon-pohon ini.”

Mendengar perkataan Boby, Momo tak peduli. Pisang matang di pohon habis olehnya sendiri. Karena terlalu bersemangat makan, Momo tersedak kulit pisang. Beruntunglah masih ada Boby yang sedang menyiram pohon.

“Buka mulutmu!!” teriak Boby.

Momo membuka mulutnya, dengan cepat Boby menyemprotkan air dari belalainya ke mulut Momo. Momo langsung meminum air itu, hingga kulit pisang yang membuatnya tersedak jadi tertelan.
Pesan:  Janganlah kamu menginginkan hasil kerja keras orang lain.
#dongeng #ceritaanak #dongengpaskalina #paskalinaaskalin

​Bojonegoro dan Batiknya

Mengenal Kota Bojonegoro
Bojonegoro adalah kota kelahiran saya. Bojonegoro adalah salah satu  kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten Bojonegoro memiliki 28 kecamatan, di antaranya Kecamatan Bojonegoro, Kecamatan Dander, Kecamatan Kalitidu, Kecamatan Ngraho, dan Kecamatan Kapas. Saya lahir di Kecamatan Bojonegoro, Kelurahan Sumbang.

Sebagai seseorang yang lahir di Bojonegoro, saya merasa bangga, karena:

– Bojonegoro memiliki sumber alam minyak bumi.

– Bojonegoro memiliki makanan khas, ledre.

– Bojonegoro memiliki banyak tempat wisata. Kayangan Api salah satunya.

– Bojonegoro memiliki seni batik bojonegoro.

– Bojonegoro adalah kota adipura.

Batik Bojonegoro

Kemunculan batik bojonegoro bisa dibilang masih baru. Dua puluh tahun yang lalu ketika saya tinggal di Bojonegoro, batik bojonegoro belum pernah saya dengar. Seperti juga Ledre, yang dulu belum dikenal.

Batik bojonegoro berkembang dengan pesat didukung oleh kreativitas generasi mudanya. Motif batik yang disuguhkan bermacam-macam dan motif-motif itu mewakili kekayaan alam Kota Bojonegoro.

Berikut ini 14 motif paten batik bojonegoro.

1. Tembakau rakyat dan proyek

2. Batik rancak tengul

3. Pari sumilak

Motif ini diwakili dengan motif padi.

4. Parang lembu sekar rinambat (sapi)

5. Parang dahana mungal (kayangan api)

6. Mliwis mukti

7. Jagung miji emas

Ini contoh batik motif jagung.

8. Gatra rinonce

Ini contoh batik motif gatra.

9. Sekar jati

Ini contoh batik motif daun jati.

10. Rosela

11. Blimbing

Ini contoh batik motif blimbing.

12. Pisang

Ini contoh batik dengan motif pisang.

13. Salak

Ini contoh batik dengan motif kombinasi salak rosela.

14. Mangga

Informasi tentang 14 motif tersebut, saya peroleh langsung dari salah satu pengrajin batik bojonegoro yang ada di Kecamatan Dander, Bojonegoro. Minggu, 2 Juli 2017, saya berkunjung ke pengrajin batik. Duh, sungguh saya bingung menentukan motif batik mana yang akam saya bawa pulang ke Jakarta. Semua motif sedap dipandang, varian warnanya juga banyak. Motif dan warna batik bojonegoro mewakili semua warna. Jadi, bagi penyuka warna gelap, warna terang, warna kalem, jangan khawatir, warna kesukaan Anda pasti ada.

Ayo lestarikan seni batik Indonesia!!

2 Juli 2017

#day17 #menulisbebas #freewriting #paskalinamenulis #bojonegoro #batikbojonegoro #bojonegoroan #traditional

8 Ide Liburan Kreatif di Rumah untuk Keluarga

8 Ide Liburan Kreatif di Rumah untuk Keluarga
Liburan keluarga tidak harus pergi ke luar rumah atau berkunjung ke tempat wisata. Orangtua bisa menciptakan liburan kreatif di rumah bersama anak-anak dan seluruh anggota keluarga lain.

Namun, ada syarat yang harus dipenuhi oleh orangtua supaya liburan kreatif di rumah berhasil. Apa itu? Semua anggota keluarga harus jauh dari gadget. Telepon pintar yang ada di genggaman harus dilepaskan sementara waktu.

Mungkinkah kita bisa sehari tanpa gadget? BISA. Dengan niat dan tujuan yang baik, dan orangtua sebaiknya menjadi leader dan contoh yang baik untuk anaknya.

Continue reading “8 Ide Liburan Kreatif di Rumah untuk Keluarga”

5 Permainan Edukatif untuk Kenan

​Ketika saya membelikan mainan untuk anak, saya akan pilih mainan yang dapat merangsang berbagai kecerdasan, melatih motorik, dan menumbuhkan kreativitas. Untuk menjadikan sebuah mainan bernilai edukasi, orangtua atau pengasuh harus menjadi pendamping yang kreatif.

Yang perlu menjadi catatan penting, tidak ada mainan yang aman untuk anak. Meskipun tertulis aman untuk anak, orangtua harus tetap waspada mendampingi anak bermain.

Berikut ini 5 permainan edukatif yang baik untuk anak.
Continue reading “5 Permainan Edukatif untuk Kenan”