Seri Kreatif: Gabus penempel pesan

61Kertas catatan kecil penting untuk mengingatkan kita. Misalnya, janji bertemu teman untuk belajar bersama, atau sekadar menuliskan pesan seseorang. Nah, karena ukurannya kecil, kertas pesan itu jadi mudah tercecer atau terselip. Maka ada baiknya, kita membuat alat penempel kertas catatan. Contohnya, gabus penempel kertas pesan ini. Yuk, kita membuatnya.

...………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………

Bahan yang dibutuhkan:

  1. Tutup botol dari gabus
  2. Cat poster atau cat aklirik
  3. Karet gelang dan lem
  4. Pita

Continue reading “Seri Kreatif: Gabus penempel pesan”

Bagaimana Kabut Terbentuk

bromokabut

Pernahkah kamu melihat kabut? Lalu, apa sih kabut itu? Kabut adalah kumpulan tetes-tetes air yang sangat kecil yang melayang-layang di udara. Kabut mirip dengan awan, perbedaannya, awan tidak menyentuh permukaan bumi, sedangkan kabut menyentuh permukaan bumi. Biasanya kabut bisa dilihat di daerah yang dingin atau daerah yang tinggi. Kira-kira bagaimana ya kabut bisa terbentuk? Jika ingin tahu jawabannya silahkan lanjutkan membaca artikel ini selengkapnya.


kabutmutis

Pada umumnya, kabut terbentuk ketika udara yang jenuh akan uap air didinginkan di bawah titik bekunya. Jika udara berada di atas daerah perindustrian, udara itu mungkin juga mengandung asap yang bercampur kabut membentuk kabut berasap, campuran yang mencekik dan pedas yang menyebabkan orang terbatuk. Di kota-kota besar, asap pembuangan mobil dan polutan lainnya mengandung hidrokarbon dan oksida-oksida nitrogen yang dirubah menjadi kabut berasap fotokimia oleh sinar matahari. Ozon dapat terbentuk di dalam kabut berasap ini menambah racun lainnya di dalam udara. Kabut berasap ini mengiritasikan mata dan merusak paru-paru. Seperti hujan asam, kabut berasap dapat dicegah dengan mengehentikan pencemaran atmosfer.

Continue reading “Bagaimana Kabut Terbentuk”

Resensi Buku Anak: Tari Daerah dari 33 Provinsi

tari-daerah-dr-33-pro-depanJudul: Tari Daerah dari 33 Provinsi, Penerbit: Tera for Junior, Genre: Buku anak, Penulis: Tim Tera, Tahun Terbit: 2008, Tebal: viii+204, ISBN: 978-775-041-8


Begitu banyak buku anak yang bertebaran dari toko buku. Ada buku bergenre calistung (membaca, menulis, dan berhitung), cerita adaptasi dari luar negeri (dongeng, fabel), dan ada pula genre sains untuk anak.

Di manakah buku yang mengenalkan anak pada budaya Indonesia? Padahal Indonesia memiliki kekayaan budaya yang mengagumkan, salah satunya tari daerah. Bagaimana kita mengenalkan keberadaan tari daerah kepada generasi di bawah kita? Daerah Jawa Barat memiliki tari Jaipong, Jawa Tengah memiliki tari Gambyong, dan Sulawesi Utara memiliki tari Mangengket. Continue reading “Resensi Buku Anak: Tari Daerah dari 33 Provinsi”

Resensi Buku Anak: Perjalanan Para Lobster

perjalanan-para-lobsterJudul Buku : Perjalanan Para Lobster, Penulis : Renny Yaniar, Penerbit : Pustaka Riang, Tahun terbit : 2008, Genre : Anak, Tebal : 36 halaman


Pantas sekali diucapkan profisiat pada Renny Yaniar atas penulisan buku cerita anak ini. Karena buku ini diberikan gratis untuk anak Indonesia. Tak banyak penulis yang bersedia memberikan bukunya secara gratis. Pemberian Renny Yaniar untuk membawa anak Indonesia pintar membaca patut menjadi contoh.

Buku ini bercerita tentang sekelompok lobster yang melakukan perjalanan ribuan kilometer dari Laut Utara ke Laut Selatan. Di antara kelompok lobster itu ada lobster kecil yang bernama Lobo dan Lala. Perjalanan kelompok lobster ini mengalami berbagai halangan. Kelompok lobster yang dipimpin oleh Pak Bobi menyaksikan kelompok lobster lain yang tertangkap oleh nelayan. Pak Bobi dan kelompoknya tak dapat menolong kelompok lobster itu.

Pak Bobi dan kelompoknya juga tidak berhasil menyelamatkan seekor lobster kecil yang tersesat dari kelompoknya diserang ikan besar. Setelah mengalami berbagai rintangan, akhirnya Lobo dan Lala serta para lobster pimpinan Pak Bobi lainnya berhasil sampai di Laut Selatan dengan bahagia.

Setelah buku Perjalanan Para Lobster, buku apa lagi yang akan diberikan secara gratis untuk anak Indonesia?