Pagi ini pukul 07.00 wib wilayah Sawangan, Kota Depok masih redup, matahari enggan untuk menampakkan cahayanya. Walaupun begitu, kami tetap semangat untuk pergi ke lapangan bola sekadar untuk bermain bola dan menghabiskan waktu bersama.
Pada akhir pekan, biasanya hanya si Ayah dan si Kakak yang pergi menghabiskan waktu bersama dengan aktivitas lari pagi. Saya dan Adik Krisan tidak pernah ikut. Saya tak mampu lari pagi dan Adik Krisan masih terlalu kecil untuk lari pagi. Yang ada malah Adik Krisan harus digendong terus.
Horeeee, hampir hari ke-20 saya mengikuti tantangan menggambar (drawing Challenge) belum ada terlewat. Tantangan menggambar ini sudah pernah saya ikuti ikuti 4 tahun yang lalu berhasil menggambar setiap hari. November Flowers 2022 saya ikut tantangan menggambar selama 30 hari bersama Mbak Renny Yaniar melalui Instagram. Setiap hari selama 30 hari harus unggah gambar tema bunga sesuai dengan yang ditentukan. Sepuluh hari pertama November Flowers berhasil saya ikuti.
Berikut ini 10 hari pertama gambar bertema bunga.💐🌼🏵️🌺🌸🌹🌷
Bulan November sudah tiba, akhir tahun sudah di ambang pintu. Bulan Oktober sudah berlalu tapi tak boleh dilupakan begitu saja.
Selama bulan Oktober ada 15 tulisan yang saya unggah di laman ini dan merupakan yang terbanyak selamat tahun 2022.
Tidak semua rencana di bulan Oktober dapat terlaksana dengan baik. Bahkan bisa dibilang dari 100% rencana yang dituliskan hanya sekitar 25% yang terealisasi. Tidak masalah, tetap semangat, masih ada hari esok, masih ada November ceria.
Apa saja yang ingin saya lakukan di bulan November?
Mengawal anak lanang, bola-bola tersayang, Kenan dan Krisan.
Kakak Kenan ingin mempunyai subscriber yang banyak untuk channel youtube-nya. Saya bantu dengan mengunggah tulisan blog KENAN KRISAN STORIES untuk mempromosikan channelnya.
Untuk Adik Krisan, “Mami akan mengawal kamu setiap hari menciptakan dunia yang ceria dengan kata-katamu.”
Tiga bulan lalu, bicara Adik Krisan masih sangat-sangat minim, PUJI TUHAN, sejak bulan Oktober 2022, setiap hari kosakatanya bertambah terus, bicaranya semakin lantang, walaupun hanya satu dua kata (belum tersusun kalimat lengkap), Mami benar-benar bersyukur. Mami, Mama… begitu Adik Krisan mau memanggil. Dia tidak mau memanggil Bunda. Dia maunya memanggil Mama. Eh, tapi beberapa hari ini maunya memanggil Mami. Apapun panggilanmu yang penting kamu senang.😍
Challenge Menggambar Pada bulan November ini saya awali dengan mengikuti challenge menggambar yang dilakukan oleh salah satu penulis buku anak favorit saya, Mbak Renny Yaniar. Apa yang saya gambar dapat dilihat di Instagram @paskalin_askalin.
Solusi Editing Buku Selanjutnya di bulan November ini saya akan unggah satu kata yang sering salah penulisan alias tidak sesuai KBBI atau EYD di IG @solusieditingbuku.
Akhir-akhir ini saya sering mengajak si adek antre di rumah sakit. Jika saya pergi sendiri, saya tidak akan lupa membawa sebuah buku bacaan untuk mengisi waktu nunggu antrian. Karena saya pergi bersama anak lanang (2,7 tahun) ada banyak persiapan yang harus dilakukan dan ada banyak barang yang harus saya bawa.
Membawa Bekal Makan Siang
Meskipun di rumah sakit ada swalayan saya tetap membawa bekal makan siang dan juga makanan. Sudah beberapa kali ke rumah sakit tetap saja situasi yang akan dialami bisa berbeda.
Ketika itu sekitar pukul 10 pagi. Saya ke teras rumah membawa seprai yang mau dijemur. Eh, nengok ke kanan melihat seorang bayi dengan sabuk pengaman duduk di kursi kemudi mobil. Tanpa berpikir macam-macam, tanpa berspekulasi macam-macam, secara spontan saya menyapa bayi itu dan dia pun tersenyum.
Ketika itu saya tidak tahu apakah di dekatnya ada orangtuanya atau tidak karena kursi tamu terhalang dinding. Saya sapa lagi si bayi dan dia pun merespons dengan senyum. Lalu si Bapak sang bayi muncul. Tak begitu menggubris sapaan saya. Tak masalah, tapi sungguh kenapa saya jadi merasa bersalah sudah menyapa sang bayi, aneh. 🙄 Yang pasti dia bukan bayi sultan, boleh disapa 😆 seharusnya.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.