Book Review: Internet Aman untuk Anak

Judul Buku :    Jurus Jitu Menangkal Video Porno Masuk Rumah Melalui Internet

Penulis        :    Anang Y.B.

Penerbit      :    Pohon Cahaya, Yogyakarta

Cetakan      :    I, 2010

Tebal          :    iv + 127 halaman

Peresensi  :   Paskalina Oktavianawati

==================================

Dua bulan terakhir ini, masyarakat Indonesia dihebohkan oleh video porno mirip artis yang muncul di dunia maya. Semua orang, tanpa terkecuali, anak-anak, remaja, dewasa, manula, tertarik untuk melihat video porno itu. Faktanya, ketika dilakukan pengecekan melalui fasilitas pencarian kata kunci di www.adwords.google.com, pada pertengahan Juni 2010 pengguna internet di Indonesia mengetik kata kunci “video luna” sebanyak 450.000 kali dan kata kunci “Luna Maya” tak kurang dari 673.000 kali.

Dari 450.000 kali kata kunci itu, mungkin salah satunya yang mengetik kata kunci itu adalah anak Anda. Bukan sesuatu yang mustahil bukan? Media cetak dan elektronik berlomba memberitakan kehebohan video porno mirip artis tersebut, orang dewasa saja tertarik untuk mencari tahu apalagi anak-anak di bawah umur, mereka juga memiliki rasa ingin tahu dan pasti berusaha mencari tahu di internet.

Anak-anak di bawah umur telah fasih internet. Bisa jadi orang tua kalah fasih dengan kecerdasan anak yang dengan mudah mempelajari teknologi baru dalam waktu sekejab. Wabah video porno bisa masuk ke rumah Anda kapan saja, melalui fasilitas internet di komputer, laptop, dan telepon genggam.

Untuk video heboh mirip artis itu Anda sebagai orang tua mungkin “kecolongan”. Anda tak ingin “kecolongan” untuk yang kedua kali, bukan? Kalau begitu Anda harus membaca dengan lengkap ulasannya dalam buku ini.

Buku berjudul Jurus Jitu Menangkal Video Porno Masuk Rumah Melalui Internet ini, dapat menjadi pilihan Anda untuk memagari rumah keluarga Anda dari dampak negatif internet yang kapan saja siap menerkam perilaku dan pikiran anak Anda. Virus yang merusak sofware komputer dengan mudah dapat Anda tangkal dan basmi dengan antivirus. Tapi, bagaimana jika virus pornografi menelusup memasuki ruang-ruang dalam pikiran anak-anak Anda? Tentu untuk membersihkan virus yang satu ini tidak semudah membersihkan virus di sofware komputer Anda.

Sebagai orang tua, kakak, atau paman, Anda harus memulai memagari internet di rumah Anda sebelum semuanya semakin terlambat.  Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan supaya rumah Anda terbebas dari “virus ganas” internet. Menurut sang penulis buku, Anang Y.B., Anda dapat membuat setting pada browser yang sering digunakan, seperti Google, Firefox, dan Internet Explorer. Atau, membuat setting pada situs-situs yang sering digunakan, seperti Facebook, Youtobe, dan Twitter. Apanya yang di setting? Pada browser dan situs tersebut terdapat fasilitas penangkal unsur pornografi dan hal-hal berbau tidak senonoh. Misalnya, pada Google terdapat Google SafeSearch Filter dan pada Youtobe terdapat YouTube Safe Mode. Cara membuat setting-an dan mengaktifkan fasilitas penangkal itu dapat Anda baca secara lengkap dalam buku ini. Tahap-tahapan diulas secara praktis, sehingga memudahkan Anda untuk mengikuti setiap langkahnya. Cukup dengan beberapa kali klik, rumah Anda terbebas dan “virus ganas”.

Selain membuat setting pada browser tertentu, penulis juga menjelaskan tentang penggunaan parental control, yaitu perangkat yang digunakan para orang tua untuk melindungi anak mereka dari bahaya saat menggunakan suatu produk jasa. Dalam dunia maya, parental control  berupa program yang mampu memblokir situs dewasa, mengatur lamanya seorang anak menggunakan internet, dan memberi tahu orang tua tentang situs-situs  yang diakses anak dalam sepekan.

Ada beberapa browser ramah yang bisa Anda pakai dan aman untuk anak Anda, di antaranya Buddy Browser, Kid Zui, Kid Rocket, PikLuk, KIDO’Z, K9 Web Protection, dan ChatShield. Penjelasan lengkapnya tentang browser ramah dapat Anda baca dalam buku ini.

Pada akhirnya, Anda sebagai orang tualah yang harus menjadi lebih bijak dalam memperkenalkan dunia internet kepada anak Anda. Apapun alat yang Anda gunakan untuk menangkal pornografi atau hal-hal negatif lain dari dunia internet, tanpa adanya pondasi norma yang kuat, semua usaha Anda akan percuma. Oleh karena itu, sejak dini berikan pendidikan norma pada anak-anak  Anda, sehingga “virus ganas” macam apapun tak akan mampu menelusup mengotori kehidupan anak-anak Anda.

9 Agustus 2010, Paskalina Oktavianawati

Book Review: Coming Home

Judul : Coming Home

Penulis : Sefryana Khairil

Penerbit : GagasMedia

Tahun : 2011

Genre : Novel Dewasa

Tebal : x + 318 halaman

ISBN : 978-979-780-464-0

Amira dan Rayhan adalah dua tokoh sentral dalam novel ini. Amira dan Rayhan menikah, namun pada usia pernikahan yang masih seumur jagung mereka berpisah karena, Rayhan menduakan cinta Amira dengan wanita lain.

Dikhianati oleh orang yang dicintai dan orang yang telah mengucap janji setia di hadapan Tuhan, tidak mudah dilupakan begitu saja. Amira masih dapat merasakan sakit hati yang dialaminya.

Menjadi seorang guru TK membuat Amira lupa sejenak akan sakit hati yang dibuat oleh mantan suaminya. Amira menjalani dengan senang pekerjaannya dan bahagia bersama anak-anak TK yang diasuhnya. Hidupnya seakan kembali tenang.

Namun, semua berubah ketika muncul sesosok pria menggandeng seorang anak gadis mungil mendaftar di TK, tempat Amira mengajar. Dia adalah Rayhan, mantan suaminya. Kenangan-kenangan sakit hati kembali menjalari hidup Amira. Rindu dan sakit hati bercampur menjadi satu, mengoyak-ngoyak hati Amira. Muncul pertanyaan dalam hati Amira, Kenapa harus bertemu kembali dengan Rayhan? Kemana ibu gadis kecil itu? Kenapa harus Rayhan yang mengantarkannya ke sekolah?

Rayhan sendiri juga begitu kaget ketika bertemu dengan Amira, mantan istrinya. Muncul penyesalan yang dalam di hatinya, karena telah menyia-nyiakan Amira.

Apa yang akan terjadi dengan pertemuan Amira dan Rayhan? Akankah mereka merajut kembali perkawinan yang sudah putus? Membaca novel Coming Home akan menjawab semua pertanyaan itu.

Bahasa yang digunakan Sefryana Khairil dalam merajut kisah dalam novel ini begitu enak dibaca. Coba saja Anda membacanya. Membaca satu halaman akan membuat Anda ketagihan untuk membaca halaman-halaman selanjutnya.

Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru 2011 (deadline 31 Maret 2011)

Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru 2011 (deadline 31 Maret 2011)

Ibu-Ibu Guru dan Bapak-Bapak Guru yang kami hormati!

Menyambut Hari Ulang Tahun Ke-38 Majalah Bobo, tanggal 14 April 2011 nanti, Majalah Bobo kembali menyelenggarakan Lomba Mengarang Cerpen oleh Guru. Kami mengundang Ibu dan Bapak Guru sekalian untuk ikut serta dalam lomba ini.

Majalah Bobo berharap, karya Ibu dan Bapak Guru bisa memberikan hiburan,

sekaligus panduan nilai moral kepada anak dalam kehidupan sehari-hari. Tema cerpen bebas. Boleh tentang apa saja. Yang penting cerita itu indah, menarik, dan sesuai untuk anak.

Continue reading “Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru 2011 (deadline 31 Maret 2011)”