Menulis Puisi untuk Guru, Selamat Hari Guru

Menulis Puisi untuk Guru

Tidak lama lagi  hari Guru yang diperingati tanggal 25 November akan tiba.  Menjelang hari Guru ini biasanya siswa-siswi sekolah mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Atas akan membuat ucapan hari Guru untuk gurunya masing-masing.

Ucapan untuk hari Guru banyak disampaikan dalam bentuk tulisan, seperti puisi dan cerpen. Selain itu, ada juga yang mengungkapkan ucapan selamat  hari Guru dengan memberikan bingkisan berupa bunga atau cokelat.
Yang akan kita bahas adalah mengungkapkan selamat hari Guru dalam bentuk puisi.

Menulis puisi untuk guru mudah dilakukan karena ide puisinya dialami sendiri oleh siswa yang akan menulis puisi. Misalnya, seorang siswa SD ingin menulis puisi untuk gurunya sebagai ungkapan terima kasih.

Contoh puisi karya Paskalina Askalin

Bu Guru yang Baik

Bu Guru yang baik
Aku ucapkan terima kasih
Karena Bu Guru mengajariku membaca
Bu Guru mengajariku menulis

Bu Guru yang baik
Aku sayang Bu Guru
Aku doakan Bu Guru selalu sehat
dan bahagia

Bu Guru yang baik
Terima kasih untuk semua kebaikanmu
Aku tidak akan pernah melupakan kebaikanmu
Selamat hari Guru

Jika ingin lebih pintar lagi menulis puisi untuk guru dan tema-tema lainnya, baca di sini 👇

Panduan Menulis Puisi untuk Anak SD – Menulis Puisi untuk Ibu, Teman, dan Guru

Pintar Menulis Puisi – Panduan Menulis untuk Anak

Baca juga puisi DIA SEORANG GURU

Menulis Puisi Berbagai Tema untuk Anak SD

“Bunda, Ken punya PR  menulis puisi, temanya makanan dan minuman. Susah, bantu buat ya, Bun,” kata seorang anak pada ibunya. Sang Bunda hanya mengangguk mendengar permintaan Ken. Menulis puisi bukan keahliannya, tapi sebagai Bunda harus serba bisa, termasuk menulis puisi berbagai tema.

Apa yang bisa dilakukan oleh Sang Bunda?

Ilustrasi cerita di atas bisa terjadi pada Bunda di mana pun. Semua Bunda adalah pahlawan untuknya. Semua Bunda adalah penolong untuk anaknya. Bunda harus serba bisa. Nah, kalau urusan menulis puisi, Bunda bisa mengandalkan ebook yang satu ini

EBOOK PINTAR MENULIS PUISI PANDUAN MENULIS UNTUK ANAK

Menulis puisi itu tidak hanya untuk tugas sekolah, ditempel di mading, atau dikirim ke majalah anak. Kta bisa menggunakan puisi untuk mengungkapkan ucapan untuk sahabat, mengungkapkan kasih sayang, mengungkapkan rasa suka pada makanan, dan sebagainya. Dari banyaknya tujuan pembuatan puisi itu, munculkan berbagai tema puisi itu.

Macam-macam tema puisi: tema Indonesia, tema guru, tema ibu, tema tempat umum, tema cuaca , dan masih banyak tema lainnya.

Di EBOOK PINTAR MENULIS PUISI PANDUAN MENULIS UNTUK ANAK dibahas tentang berbagai macam tema puisi. Jadi, anak/orangtua/guru dapat menjadikan buku ini sebagai pedoam pembuatan puisi.

EBOOK PINTAR MENULIS PUISI GRATIS

EBOOK PINTAR MENULIS PUISI PANDUAN MENULIS UNTUK ANAK

Ide menulis dari menulis

Ide menulis bisa diperoleh dari menulis

Saat saya sudah mendapatkan ide menulis, saya akan segera menulis outline atau kerangka tulisan. Satu, dua, tiga, .. kerangka sudah tersusun. Mulailah saya menulis.

Saat menulis sudah berjalan, lembar demi lembar dihasilkan, tiba-tiba muncul ide menulis lain. Itu sangat biasa saya alami. Karena tertariknya pada ide menulis yang baru saja muncul, kadang saya tidak segan-segan menghentikan tulisan saya, dan mulai membuat tulisan dengan ide baru. Ini bisa menjadi masalah 🙁

Ada kelemahan dalam proses menuliskan ide menjadi tulisan yang saya lakukan ini. Saking banyaknya ide yang muncul, tulisan malah jadi tidak selesai. Sedang menulis, muncul ide, pindah menulis ke ide baru, belum selesai, pindah lagi ke ide baru hahaaaa kapan selesainya???

Ide menulis yang diperoleh saat menulis, memang harus langsung ditulis supaya tidak lupa. TAPI jangan keterusan mengumpulkan ide, selesaikan satu ide tulisan yang sudah matang. Matang dalam arti outline/kerangka sudah dibuat dan sudah jelas arah tulisannya.

Saat sedang menulis, sudah mendapatkan separoh tulisan dari target halaman. Tiba-tiba muncul ide menulis baru. Bagi saya kemunculan ide baru ini membuat saya bersemangat sekali menulis, bersemangat menulis ide baru, dan jadi merasa jenuh dengan tulisan yang hampir selesai. Ini bisa menjadi masalah alias naskah jadi ga selesai.

JADI:

  1. Ide menulis itu bisa kita peroleh di mana saja dan kapan saja
  2. Segera tulis jika mendapatkan ide tulisan
  3. Jangan terburu-buru membuat kerangka tulisan dari ide tulisan yang baru saja diperoleh, karena kita harus memikirkan kembali apakah ide itu bener2 baik untuk ditulis atau tidak. Baik dalam arti ide tulisan itu bisa menjadi tulisan yang bernilai jual.
  4. Menulislah dengan panduan outline atau kerangka, supaya tulisan tidak meluber ke mana-mana atau supaya tulisan tidak menjadi kering kerontang.
  5. Selesaikan tulisan hingga ke bagian akhir, jangan ditunda atau dipotong dengan menulis ide lain. Jika tidak bisa dilakukan, gunakan skala prioritas. Bagi yang mempunyai kemampuan multi-job-writer, hal ini tidak menjadi masalah.

 

Panduan menulis untuk anak

Ayo menjadi penulis
Panduan menulis untuk anak usia SD

Bagaimana caranya menjadi penulis?
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menulis, menulis dan menulis. Kamu dapat menulis pengalaman menarik yang kamu temukan, kamu alami, atau kamu impikan. Jadilah sebuah tulisan. Dengan begitu kamu sudah menulis.
Lalu, langkah kedua adalah menentukan tulisanmu itu akan diapakan. Misalnya, tulisanmu akan kamu simpan sebagai catatan harian. Catatan yang demikian biasa disebut buku harian (diary). Tulisanmu juga bisa dibagikan (di-share-kan) untuk teman-teman kalian dengan diberikan ke redaksi mading atau majalah di sekolahmu.  Kamu juga bisa mengirimkan tulisanmu ke majalah anak atau koran anak yang sering kamu baca.
Nah, jika tulisanmu itu akan diperlihatkan pada banyak orang, kamu tidak bisa lagi sembarangan menulis. Kamu harus menulis yang bisa dinikmati dan bermanfaat untuk orang lain. Kamu bisa menulis salah satu jenis tulisan yang kamu bisa, misalnya menulis cerita atau menulis puisi.
Puisi yang kamu tulis dapat menginspirasi pembaca untuk melakukan hal yang sama seperti kamu. Misalnya puisi di bawah ini.

Pahlawanku

Pahlawanku…
Sungguh besar jasamu
Engkau yang telah berjuang
demi kemerdekaan Negeri ini
Engkau yang telah melawan
penjajah-penjajah dari Negera lain
Pahlawanku…
Tanpamu aku tidak akan ada di Bumi ini
Tanpamu Negeri ini sudah dikuasai oleh
Negara lain
Pahlawanku…
Jasamu tak akan kulupakan
Pengorbananmu akan selalu kukenang
Sepanjang hayatku akan selalu
Mengenangmu
Wahai Pahlawanku

Ditulis oleh Aulia Tri R, diambil dari Majalah Bobo edisi 11 Desember 2014

Cerita yang kamu tulis juga bisa menjadi inspirasi bagi pembacanya. Misalnya tulisan cerita berikut ini.

Pemimpin Upacara
Aku adalah ketua kelas. Biasanya saat upacara, akulah yang mempersiapkan barisan. Tapi pada waktu itu, aku malah dipanggil oleh Bapak Guru dan aku disuruh menjadi pemimpin upacara. Awalnya aku merasa tegang, saat harus berbicara di depan pengeras suara. Tapi untungnya, aku bisa menguasai rasa tegang itu, dan akhirnya upacara berjalan dengab sangat baik.

Ditulis oleh Devi Novita Sari, diambil dari Majalah Bobo hal 16 edisi 11 Des 2014

Bagaimana cara menulis puisi yang baik?
Bagaimana cara menulis cerita yang asyik?
Bagaimana cara mengirim tulisan ke Majalah Bobo?
Ingin tahu caranya?

Kamu bisa membacanya di buku ini
Judul: Aku Mau Jadi Penulis
Penulis: Askalin
Penerbit: Grasindo, Jakarta
Tahun: 2013
Harga: Rp 60.000

image

Buku ini bisa dibeli di TB GRAMEDIA, www.bukabuku.com
Atau bisa juga dipesan dengan mengirim SMS/WA ke 08159898723 (penulisnya langsung)
Buku ini juga bisa dibeli secara digital di www.gramediana.com dengan harga Rp 49.000

Pesan buku AKU MAU JADI PENULIS
sms/wa 08159898723

image