Antara Target Pekerjaan dan Menemani Anak Lanang

SETIAP HARI MEMBUAT TARGET PEKERJAAN, TAPI ANAK LANANG TETAP NOMOR SATU

Setiap malam, sebelum tidur atau pagi hariย  sebelum berjibaku pagi, saya menulis target pekerjaan yang akan dikerjakan hari ini. Jika saya tak buat target, semua pekerjaan pasti terbengkalai, kehilangan arah, dan jadilah kekacauan yang tak kasat mata. JADI TERPENUHI ATAU TIDAK RENCANA/TARGET TETAP HARUS DITULIS.

Kalau tidak, akan tergerus oleh pekerjaan domestik yang tidak ada hentinya DAN ANAK LANANG YANG MENARIK TANGAN SAYA MINTA DITEMANI BERMAIN.

Continue reading “Antara Target Pekerjaan dan Menemani Anak Lanang”

Ibu Kamariah: Pahlawan Saya yang Luar Biasa

Sejak pandemi membatasi gerak langkah orang di dunia ini termasuk saya, diam di rumah adalah keputusan paling bijak yang harus dilakukan. Beruntungnya saya, kapan pun, pandemi atau tidak saya tetap di rumah, lebih suka diam di rumah. Jadi bagi saya, tidaklah menjadi soal jika harus diam di rumah.

Meskipun berada di rumah, berbagai kebutuhan rumah, salah satunya kebutuhan dapur harus tetap dipenuhi, dapur tetap harus mengepul. Saya bersyukur sekali, karena dengan adanya teknologi, segala kebutuhan dapat langsung tiba di depan pintu rumah dengan cepat.

Namun, sebenarnya teknologi hanyalah pendukung. Karena di balik kecanggihan teknologi, ada mereka, orang-orang yang memiliki tangan sakti sehingga bisa membawa beras, sayuran, ikan, telur, ayam, buah-buahan, nasi pecel, ayam goreng, nasi padang, minuman dingin, detergen, baju baru, mainan baru, dan masih banyak lagi, bisa sampai di depan pintu rumah kita.  

Orang-orang yang bertangan sakti ini, saya sebut sebagai pahlawan masa kini. Mungkin keberadaan mereka dipandang sebelah mata. Ah, mereka hanya mengantarkan.

Continue reading “Ibu Kamariah: Pahlawan Saya yang Luar Biasa”

Naskah Saya Diterima di Penerbit Andi Yogyakarta

Dulu, 10 tahun yang lalu, (ya ampun, sudah lama sekali ternyata๐Ÿ˜…) naskah saya diterima oleh penerbit  Andi Yogyakarta. Saat itu, woww rasanya senang sekali. Karena saya merasa diakui sebagai penulis, benar-benar penulis, tanpa embel-embel “editor penulis atau penulis karyawan.”
Setelah satu buku diterima oleh Penerbit Andi untuk diterbitkan, selanjutnya setiap tahun ada 1 atau 2 buku saya yang terbit di Penerbit Andi.
Cek di sini untuk buku-buku saya di Penerbit Andi. KLIK SAJA

Hampir semua buku saya di Penerbit Andi masih bisa dibeli di www.andipublisher.com silakan kunjungi dengan gunakan keyword ASKALIN.

Continue reading “Naskah Saya Diterima di Penerbit Andi Yogyakarta”