Menulis Puisi Berbagai Tema untuk Anak SD

“Bunda, Ken punya PRย  menulis puisi, temanya makanan dan minuman. Susah, bantu buat ya, Bun,” kata seorang anak pada ibunya. Sang Bunda hanya mengangguk mendengar permintaan Ken. Menulis puisi bukan keahliannya, tapi sebagai Bunda harus serba bisa, termasuk menulis puisi berbagai tema.

Apa yang bisa dilakukan oleh Sang Bunda?

Ilustrasi cerita di atas bisa terjadi pada Bunda di mana pun. Semua Bunda adalah pahlawan untuknya. Semua Bunda adalah penolong untuk anaknya. Bunda harus serba bisa. Nah, kalau urusan menulis puisi, Bunda bisa mengandalkan ebook yang satu ini

EBOOK PINTAR MENULIS PUISI PANDUAN MENULIS UNTUK ANAK

Menulis puisi itu tidak hanya untuk tugas sekolah, ditempel di mading, atau dikirim ke majalah anak. Kta bisa menggunakan puisi untuk mengungkapkan ucapan untuk sahabat, mengungkapkan kasih sayang, mengungkapkan rasa suka pada makanan, dan sebagainya. Dari banyaknya tujuan pembuatan puisi itu, munculkan berbagai tema puisi itu.

Macam-macam tema puisi: tema Indonesia, tema guru, tema ibu, tema tempat umum, tema cuaca , dan masih banyak tema lainnya.

Di EBOOK PINTAR MENULIS PUISI PANDUAN MENULIS UNTUK ANAK dibahas tentang berbagai macam tema puisi. Jadi, anak/orangtua/guru dapat menjadikan buku ini sebagai pedoam pembuatan puisi.

EBOOK PINTAR MENULIS PUISI GRATIS

EBOOK PINTAR MENULIS PUISI PANDUAN MENULIS UNTUK ANAK

Aktivitas Anak PAUD di Rumah: Menempel Origami, Mengelompokkan Warna, Mengidentifikasi Bentuk, Menghitung

Mengajak anak usia PAUD beraktivitas sesuai keinginan kita tidaklah semudah membalikkan telapak. Persiapan sudah dilakukan sedemikian rupa, namun anaknya tidak mau melakukan aktivitas itu.

Dari sekian banyak aktivitas yang saya rencanakan untuk anak lanang (@krisanutama), dua video di bawah ini termasuk berhasil mengajak anak lanang beraktivitas. Bahkan, hasilnya melebihi tujuan aktivitas yang saya rencanakan.

Misalnya pada aktivitas menempel origami sesuai warna dan mengidentifikasi bentuk (video 1). Tujuan saya mengajak anak lanang beraktivitas ini adalah

  1. Mengasah kemampuan motorik melalui aktivitas menempel
  2. Mengenal warna
  3. mengenal bentuk lingkarang, segitiga, dan persegi

Saat aktivitas berlangsung anak lanang menambah sendiri aktivitas berhitung. Setelah anak lanang menempel origami, dia menghitungnya. Saya merasa terkejut sekaligus bangga dengan kemampuan anak lanang. Setiap hari selalu ada kejutan-kejutan kemampuannya yang luar biasa, walau hanya belajar di rumah.

Video 1:ย Menempel Origami Sesuai Warna dan Mengidentifikasi Bentuk

Video 2: Menempel Origami dan Mengidentifikasi Warna

Aktivitas bersamaย  anak di rumah bisa dilakukan kapan saja, baik direncanakan maupun tidak direncanakan. Yang pasti, selalu temani anak bermain, karena dunia mereka adalah bermain. Setiap aktivitas bermainnya adalah masa belajarnya. #ibudirumah #paskalinaaskalin #paskalinawriter #aktivitasdirumah #aktivitasanakpaud

 

Buku Aktivitas Anak Melatih Kecerdasan dan Berbagai Kemampuan di Usia Emasnya

Buku Soal Persiapan Masuk SD

Berto Bangga Jadi Anak NTT

Sampai di dekat kebun jeruk, Marta kembali merengek. Akhirnya Marta pun menangis sambil menunjuk pohon jeruk. Berto tak bisa berbuat apa-apa, Marta dibiarkannya menangis.

โ€œJeruk ituย bukan milik kita. Kak Berto tidak bisa mengambilkan buatmu,โ€ kata Berto berusaha menjelaskan pada Marta. (Hlm. 13)

Meskipun adiknya menangis, Berto tetap teguh pendirian, tidak mengambil jeruk yang bukan miliknya. Berto anak yang jujur.

Itulah Berto, anak NTT yang berusia 8 tahun yang dikisahkan dalam buku ini. Berto mempunyai adik bernama Marta yang begitu dekat dengannya. Saking dekatnya, Berto sering mengajak adiknya ke sekolah karena orangtua Berto bekerja di sawah.

Berto mempunyai cita-cita yang ingin diraihnya kelak jika sudah besar. Apakah cita-cita Berto itu? Apa yang akan dilakukan Berto untuk meraih cita-citanya?

Baca kisahnya di Ebookย Berto Bangga Jadi Anak NTT!

Judul: Berto Bangga Jadi Anak NTT (Novel Anak)
Penulis: Paskalina Askalin
Ilustrator: Wiranto
Tebal: 48 hal (A5)
Harga: Rp 35.000
Terbit 25 Februari 2023 secara digital (ebook) di TipTip

PESAN EBOOK BERTO BANGGA JADI ANAK NTT

EBOOK ANAK LAINNYA

EYD V Pengunaan Tanda Titik Dua (:)

#PintarEyd #EydBahasaIndonesia

Penggunaan Tanda Titik Dua (:)
  1. Tanda titik dua digunakan pada akhir suatu pernyataan lengkap yang langsung diikuti perincian atau penjelasan.

Misalnya:

  • Mereka memerlukan perabot rumah tangga: kursi, meja, dan lemari.
  • Saya akan membeli alat tulis kantor: kertas, tinta, spidol, dan pensil.
  1. Tanda titik duaย tidakdigunakan jika perincian atau penjelasan itu merupakan bagian dari kalimat lengkap.

Misalnya:

  • Kita memerlukan kursi, meja, dan lemari.
  • Tahap penelitian yang harus dilakukan meliputi
    persiapan,
    b. pengumpulan data,
    c. pengolahan data, dan
    d. pelaporan.
  1. Tanda titik dua digunakan sesudah kata atau frasa yang memerlukan pemerian.

Misalnya:

a.ย  ย Ketuaย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  : ย ย ย  Ahmad Wijaya

Wakil Ketuaย  : ย ย ย  Deni Simanjuntak

Sekretaris ย ย ย  : ย ย ย  Siti Aryani

Bendaharaย ย ย  : ย ย ย  Aulia Arimbi

b. Narasumber : Prof. Dr. Saputra Effendi

Pemanduย ย ย ย ย ย  : ย ย ย  Abdul Gani, M.Hum.

Pencatatย ย ย ย ย ย  : ย ย ย  Sri Astuti Amelia, S.Pd.

  1. Tanda titik dua digunakan dalam naskah drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan.

Misalnya:

Ibuย ย ย ย ย ย  : “Bawa koper ini, Nak!”

Amirย ย ย  : “Baik, Bu.”

Ibuย ย ย ย ย ย  : “Jangan lupa, letakkan baik-baik!”

  1. Tanda titik dua digunakan di antara (a) jilid atau nomor dan halaman, (b) surah dan ayat dalam kitab suci, serta (c) judul dan anak judul suatu karangan.

Misalnya:

  • Ultimart 5 (2): 98โ€“105
  • Surah Ibrahim: 2โ€“5
  • Matius 2: 1โ€“3
  • Dari Pemburu ke Terapeutik: Antologi Cerpen Mastera
  1. Tanda titik dua dapat digunakan untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu atau jangka waktu.

Misalnya:

  • pukul 01:35:20 (pukul 1 lewat 35 menit 20 detik atau pukul 1, 35 menit, 20 detik)
  • 01:35:20 jam (1 jam, 35 menit, 20 detik)
  • 00:20:30 jam (20 menit, 30 detik)
  • 00:00:30 jam (30 detik)

Catatan:

Lihat penggunaan tanda titik (kaidah A butir 7)!

  1. Tanda titik dua digunakan untuk menuliskan rasio dan hal lain yang menyatakan perbandingan dalam bentuk angka.

Misalnya:

  • Skala peta ini 1:10.000.
  • Jumlah peserta didik laki-laki dan perempuan di kelas itu adalah 2:3.

 

Sumber: EYD V

EYD Penggunaan Tanda Titik Koma (;)

#PintarEyd #EydBahasaIndonesia

Penggunaan Tanda Titik Koma (;)
  1. Tanda titik koma dapat digunakan sebagai pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat setara di dalam kalimat majemuk.

Misalnya:

  • Hari sudah malam; anak-anak masih membaca buku.
  • Kerbau melenguh; kambing mengembik; kuda meringkik.
  • Ayah menyelesaikan pekerjaan; ibu menulis makalah; adik membaca cerita pendek.
  1. Tanda titik koma digunakan pada bagian perincian yang berupa frasa verbal.

Misalnya:

Syarat mengikuti ujian penerimaan pegawai di lembaga ini adalah

(1) berkewarganegaraan Indonesia;

(2) berijazah sarjana S-1;

(3) berbadan sehat; dan

(4) bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  1. Tanda titik koma digunakan untuk memisahkan bagian-bagian perincian dalam kalimat yang sudah menggunakan tanda koma.

Misalnya:

  • Ibu membeli buku, pensil, dan tinta; baju, celana, dan kaus; serta pisang, apel, dan jeruk.
  • Agenda rapat ini meliputi
    a. pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara;
    b. penyusunan anggaran dasar, anggaran rumah tangga, dan program kerja; serta
    c. pendataan anggota, dokumentasi, dan aset organisasi.
  1. Tanda titik koma digunakan untuk memisahkan sumber-sumber kutipan.

Misalnya:

  • Kasus perencanaan bahasa di Indonesia dianggap sebagai salah satu yang paling berhasil (Fishman, 1974; Moeliono, 1985; Samuel, 2008; Wardhaugh dan Fuller, 2015).
  • Tentang plagiarisme, para penulis (Keraf, 1997; Putra, 2011; Wibowo, 2013) sama-sama mengingatkan pentingnya pengutipan dan perujukan secara cermat untuk menghindari cap plagiat.

Sumber: EYD V