Mengasah Kecerdasan Anak dengan Bermain 150 Kata

Mengasah Kecerdasan Anak dengan Bermain 150 Kata

Dalam worksheet ini ada 150 kata dari  15 tema. Kelima belas tema itu adalah tema tubuhku, makanan/minuman, buah, sayur, hewan, sekolah, rumah, keluarga, tanaman, alam semesta, kendaraan, pekerjaan, alat listrik, kota di Indonesia, dan kebersihan.

Worksheet ini dapat digunakan oleh anak usia 5+ atau sekitar usia anak-anak yang duduk di TK B. Kenapa usia 5+? Pada usia 5+ diasumsikan anak sudah mengenal huruf walaupun belum bisa membaca.

Kosakata dalam worksheet ini tidak jauh dari keseharian anak, sehingga akan memudahkan anak mengenali kata demi kata yang ada.

Ini tampilan worksheet-nya.


Bersama lembar aktivitas ini anak hanya mengerjakan satu jenis aktivitas, yaitu menemukan 1 kata di antara deretan huruf-huruf.

UNDUH WORKSHEET

Setelah mengerjakan aktivitas ini, diharapkan anak mendapatkan banyak manfaat. Manfaat itu di antaranya:
– Mengenalkan 150  kosakata, kata benda dari 15 tema.
– Mengasah kemampuan menemukan kata di antara deretan huruf
– Mengasah kemampuan membaca (huruf dan kata)
– Melatih ketelitian anak
– Mengasah pramembaca dan pramenulis

Worksheet ini cukup fleksibel, bisa digunakan langsung dengan ponsel atau tab dengan fasilitas bisa corat coret PDF dan dicetak (diprint). Cara mengerjakannya dengan mencoret atau melingkari kata yang ditemukan.

Anak yang akan masuk SD sangat direkomendasikan menggunakan worksheet ini sebagai latihan persiapan masuk SD.

UNDUH WORKSHEET MENGASAH KECERDASAN ANAK (1)

UNDUH WORKSHEET MENGASAH KECERDASAN ANAK (1)

UNDUH WORKSHEET MENGASAH KECERDASAN ANAK (1)

UNDUH WORKSHEET MENGASAH KECERDASAN ANAK (1)

Inspirasi: Bersyukur Saja


Masalah datang silih berganti, harapan yang tak kunjung terwujud, ya sudahlah, itulah kehidupan. Masih ada yang bisa disyukuri. Lihat yang kamu miliki, semuanya yang kamu miliki layak untuk disyukuri. BERSYUKUR SAJA
Kamu boleh mempunyai harapan yang sangat besar, tapi kamu harus bersabar,  bersabar, atas harapan yang kamu inginkan. Tuhan lebih tahu yang kamu butuhkan. Tuhan lebih tahu jika keinginanmu itu belum saatnya kamu miliki. Jadi,

BERSYUKUR atas apa yang dimiliki
BERHARAP atas apa yang diinginkan


Bersyukur bukan sekadar hal besar, hal kecil bahkan tak terlihat dan tidak dipandang orang, layak kamu syukuri.

BERSYUKUR bisa menyediakan makanan untuk orang-orang di rumah.
Mereka bisa sarapan Donat bulet


Bisa makan pagi dengan sayur asem, ikan asin, dan goreng oncom.



BERSYUKUR bisa pergi ke gereja 😍
Sekitar jam 9 pagi, saya menulis di status WA jika akan ke gereja sore hari, Misa Sore. Puji Tuhan terlaksana. Semesta mendukung, tidak hujan, dua lanang semangat pergi ke gereja. Kuda besi yang tangguh mengantar kami ke gereja dengan sempurna. BERSYUKUR SAJA atas apa yang dimiliki.

Memikirkan apa yang diinginkan dan diharapkan akan membuatmu jauh dari rasa bersyukur. Lihat sekelilingmu, milikmu, yang tak dimiliki oleh orang lain. Layak dan harus disyukuri.

Apa yang kamu syukuri hari ini?

Mengenalkan Huruf pada Anak (1)

Mengenalkan huruf pada anak harus dilakukan dengan menyenangkan.

Tiap kali menulis tentang aktivitas anak-anak usia PAUD saya selalu memulai dengan kalimat: Dunia anak adalah bermain. Dunia bermain adalah dunia yang menyenangkan. Anak-anak menyukai dunia yang menyenangkan.
Untuk menarik perhatian anak melakukan aktivitas yang kita harapkan, harus dilakukan dengan cara menyenangkan.

Aktivitas Pramembaca Pramenulis
Mengenalkan huruf pada anak harus dilakukan dengan menyenangkan dan tanpa memaksa. Sejak usia 3 tahun saya sudah mengenalkan huruf pada anak saya, Krisan, yang saat ini berusia 4 tahun 3 bulan.

Berbagai macam lembar aktivitas saya buat. Selain itu saya juga membuat berbagai macam alat dari kertas bekas, kardus bekas dalam upaya mengenalkan huruf.

Apakah saya berhasil mengenalkan huruf? Belum, saya belum berhasil. Prakarya yang saya buat untuk mengenalkan huruf tidak menarik perhatian anak saya. Hanya digunakan satu atau dua kali aktivitas.

Menyanyi lagu ABC
Setelah mencoba berbagai cara dan membuat berbagai alat untuk mengenalkan huruf, saya akhirnya menemukan satu cara untuk mengenalkan huruf pada anak saya dengan cara menyenangkan. Caranya adalah menyanyikan lagu ABC.

Continue reading “Mengenalkan Huruf pada Anak (1)”

Arisan Huruf dan Taman Alfabet

Ide arisan huruf sebenarnya sudah ada sejak pertengahan tahun 2018. Ketika itu anak saya, Kenan (3,5 tahun) ikut acara arisan ibu-ibu lingkungan. Belum lama sebelumnya, saya sudah membelikan Kenan magnet huruf.

Pulang dari arisan, tiba-tiba muncul ide di benak saya tentang arisan huruf. Ide itu saya katakan pada Kenan, dan ternyata dia tertarik dengan ide itu. ARISAN HURUF maksudnya adalah 26 huruf ditulis di kertas kecil lalu dilinting seperti kocokan arisan. Cara bermainnya adalah Kenan mengocok huruf itu dan mengambil 1 lalu membuka kertas. Misalnya huruf yang tertulis M, maka Kenan akan mengambil magnet huruf M di papan. Lintingan huruf dikocok lagi, huruf yang keluar akan dicari oleh Kenan. Begitu seterusnya, sampai Kenan mau berhenti bermain (paling lama bertahan 30 menit saja).

Continue reading “Arisan Huruf dan Taman Alfabet”

Belajar Kesetiaan dari Hachiko

Jika kita bicara tentang KESETIAAN, kita perlu belajar dari dia, seekor anjing bernama Hachiko. Kisah Hachiko ini menjadi salah satu INSPIRASI pada ebook INSPIRASI PAGI BACAAN SINGKAT PENUH MAKNA.
Berikut ini kutipannya:

(4) Kesetiaan
Kisah seekor anjing setia bernama Hachiko tentu sudah sering Anda dengar. Bahkan telah banyak juga film yang diadaptasi dari kisah Hachiko.
Hachiko seekor anjing yang setia mengantar dan menjemput tuannya saat berangkat bekerja dan pulang bekerja. Ketika berangkat, dengan setia Hachiko mengantar tuannya sampai ke stasiun kereta tempat tuannya berangkat bekerja. Sore harinya ketika tuannya pulang bekerja, Hachiko sudah menunggu di depan stasiun. Begitu terus-menerus dilakukan oleh Hachiko setiap harinya.
Sampai suatu hari, Hachiko tidak melihat tuannya ketika pulang kerja. Tuannya terkena serangan jantung saat sedang bekerja dan meninggal. Hachiko terus saja menunggu di depan stasiun dengan setia. Tanpa memperdulikan apapun, Hachiko menunggu di depan stasiun hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Kita bisa belajar dari kesetiaan yang dilakukan oleh Hachiko. Kesetiaan tanpa batas dan tanpa pamrih. Bisakah kita menjadi seorang yang setia pada apa yang telah kita pilih? Setia pada pekerjaan kita atau setia pada pasangan kita?

(Halaman 11)

BACA INSPIRASI PAGI DI SINI