Semur Daging Plus Kentang atau Tahu

#semurdaging #masakpraktis

Saat Iduladha kemarin (29 Juni 2023), warga kompleks tempat tinggal saya mendapatkan bagian daging kurban. Kami pun mendapat bagian sekitar satu kilo daging sapi.
Sebenarnya sudah siap resep-resep istimewa olahan daging, seperti Gulai. Namun, akhirnya belum dimasak apa-apa. Baru di hari Jumat, 30 Juni 2023, dua bongkah tulang iga jadi sup daging sapi. Sup dengan kaldu original tulang iga sapi.๐Ÿ‘

Hari ini saya mau memasak semur untuk potongan daging yang tersisa. Potongan daging sudah saya rebus, jadi mungkin waktu memasak jadi lebih singkat karena daging tidak perlu lama-lama direbus.

Saya pilih memasak semur karena sangat praktis dan tak banyak varian bumbu yang diperlukan. Meskipun saya sudah tahu bumbu-bumbunya, perlu juga mencari resep di MBah Googgle, dapatlahย  resep dari laman produk kecap kesukaan saya๐Ÿ˜

Ini resepnya. Karena saya tidak punya stok kentang, saya pakai tahu putih. Jadi, mau tahu atau kentang sesuai selera saja.

Yuk, mulai memasak!

Waktu memasak: 60 menit, untuk 4 porsi

Berikut ini bahan dan bumbu-bumbunya serta cara membuatnya. Sangat praktis sekali๏˜ƒ

Bahan dan bumbu
– 300 gr daging sapi potong dadu
– 5 buah kentang, dikupas belah tiga (bisa diganti tahu)
– 3 siung bawang merah
– 4 siung bawang putih
– 3 buah kemiri
– garam, gula, secukupnya
– lada putih bubuk secukupnya
– kecap manis secukupnya
– 1 buah tomat, belah 4

Cara memasak:
1. Kentang digoreng sekitar 10 menit dan tiriskan.

2. Air direbus dan masukan daging selama 1/2 jam sampai lunak.

3. Kemudian bawang merah, putih dan kemiri diulek halus dan tumis hingga harum dan masukkan tumisan ke dalam rebusan daging, aduk rata, tambahkan Kecap Manis Bango sambil dicicipi.

4. Masukkan gula, garam dan lada putih bubuk sambil dicicipi dan terakhir masukkan tomat, biarkan hingga daging benar-benar empuk.

5. Jika daging telah empuk, masukkan kentang goreng dan biarkan beberapa menit, sajikan dengan nasi putih.

Sumber resep dengan penyesuaian dari laman bango.co.id

Jika ingin resep asli KLIK DI SINI

Resep Gulai Kambing Sedap Wangi

Ketika hari Iduladha tiba, saya siapkan resep istimewa dengan menu andalan gulai dan kari. Entah nanti akan turut memasak atau tidak, yang penting resepnya saya siapkan dulu.

Nah ini salah satu resep hasil penelusuran saya, resep gulai kambing. Yuk dicoba resep gulai kambing ini!

Resep Gulai Kambing Sedap Wangi

Waktu memasak: 70 Menit, untuk 6 Porsi

Bahan-bahan:

  • 500 g daging kambing, 500 g iga kambing potong kotak
  • 2 l air
  • 3 buah daun jeruk
  • 1 buah batang serai, memarkan
  • 1 lembar daun kunyit, ikat
  • 1 sdm Bango kecap manis
  • 1 l santan cair
  • 1 l santan kental
  • 2 buah asam kandis
  • 4 sdm minyak, untuk menumis
  • 5 sdm Bango kecap manis pedas, untuk penyajian
  • 100 g bawang merah goreng untuk penyajian

Bumbu halus

  • 2 cm jahe
  • 4 siung bawang putih
  • 1/2 sdt lada putih bubuk
  • 1 sdm garam
  • 8 butir bawang merah
  • 12 buah cabai merah keriting
  • 4 cm kunyit
  • 5 buah kemiri
  • 1/2 sdt ketumbar, disangrai
  • 2 buah cengkeh utuh, disangrai
  • 3 buah pekak, disangrai
  • 3 buah kapulaga, disangrai
  • 2 cm kayumanis, disangrai
  • 2 sdt gula pasir

Cara memasak:

  1. Rebus daging dan iga kambing hingga setengah lunak dengan air.
  2. Dengan menggunakan blender, haluskan seluruh bumbu halus. Tumis bumbu halus, serai, daun kunyit, daun salam, daun jeruk, hingga matang dan harum.
  3. Masukkan bumbu ke dalam rebusan daging dan iga kambing, tambahkan santan encer, masak hingga lunak.
  4. Tambahkan santan kental, aduk supaya santan tidak pecah. Masukkan Bango Kecap Manis. Masak hingga.
  5. Sajikan dengan Bango Kecap Manis Pedas dan bawang merah goreng.

Sumber: https://www.bango.co.id/

Makanan Siap Makan (ready to eat)

Penulisan yang Benar adalah Iduladha

Saya ucapkan SELAMAT IDULADHA untuk Sahabat Pembaca yang merayakan.

Penulisan kata Iduladha yang sesuai dengan KBBI adalah disambung dan diawali huruf kapital.

Idul Adha โŽ
iduladha โŽ
Iduladha โœ…

KBBI DARING KLIK DI SINI

Sama halnya dengan penulisan Iduladha, Idulfitri penulisannya juga disambung dan diawali dengan huruf kapital.

Saat Iduladha, ada istilah yang sering digunakan, yaitu hewan kurban. Manakah penulisan yang benar?

hewan kurban atau hewan korban?

Kata kurban dan korban adalah kata baku. Kedua kata ini sesuai dengan KBBI, tetapi memiliki makna yang berbeda.

Untuk menyebut hewan yang akan disembelih saat Iduladha, yang benar adalah hewan kurban, bukan hewan korban.

Menurut KBBI Daring, kurban adalah persembahan kepada Allah (seperti biri-biri, sapi, unta yang disembelih pada hari Lebaran Haji) sebagai wujud ketaatan muslim kepada-Nya. Contoh kalimatnya: Ia menyembelih kerbau untuk kurban.

Jadi, sekarang Sahabat Pembaca sudah tahu ya, mana kata baku dan mana kata tidak baku? Rajin-rajin cek KBBI Daring atau segera unduh aplikasi KBBI Luring.

Selamat Iduladha

Makanan Siap Makan (ready to eat)

Foto Bercerita: Ada Apa di Wisata Air Putri Duyung Waterboom Depok

#waterboom #putriduyungwaterboom

1. Kolam khusus anak usia dini. Kolam ini memiliki kedalaman 40 cm. Ada sluncuran air yang bisa dipakai oleh orangtua dan anak.

2. Serasa di pantai. Lihat foto ini๐Ÿ‘‡, serasa di pantai kan? Apalagi jika datang pagi, sebelum jam 10. Situasi kolam pantai masih sepi, jadi berasa pantai milik sendiri. ๐Ÿ˜

3. Ada mie siap santap alias popmi. Usai berenang, main air, memang asyik kalau makan popmi. ๐Ÿœ

4. Ada arena main anak. Ada ayunan, ada jungkat jungkit, adaputar gelas, dan lainnya.

Main putar gelas/cangkir.
Main ayunan.

5. Ombak pantai. Untuk mencoba sensasi ombak, harus sabar menunggu. Petugas waterboom akan memberikan pengumuman, jika kolam ombak beraksi.

Saat ombak beraksi.

Cerita Ibu di Rumah: Akhirnya Punya Asisten Baru

Keinginan punya asisten baru sudah lama terpendam. Tapi apa daya, tangan tak sampai, uangnya pun tak ada. ๐Ÿ˜†
Akhirnya yang bisa saya lakukan hanyalah membagikan apa yang saya inginkan membagikan informasi tentang asisten- asisten yang siap membantu para ibu di rumah.

Jadi siapakah asisten baru itu? Tentunya dia bukan asisten rumah tangga, TAPI
dia bisa gantikan posisi asisten rumah tangga
dia juga bisa lebih gesit dari asisten rumah tangga
dia juga tidak perlu dibayar bulanan seperti asisten rumah tangga
dia asisten yang saya inginkan

Siapa yang bisa tebak asisten baru saya?
Bener banget! Dia adalah ahli kucek-kucek, bisa peras-peras sampai kering, namanya si mesin cuci. โ˜บ

Keinginan yang digambar pada bulan April.

Kalau dibanding-bandingkan, yang saya perlukan mesin cuci atau asisten rumah tangga, saya lebih pilih mesin cuci.
Harga mesin cuci yang saya beli sama dengan gaji satu bulan asisten rumah tangga di lingkungan perumahan tempat tinggal saya. Di wilayah lain mungkin berbeda besaran gaji seorang asisten rumah tangga.

Mungkin kalau orang lain lebih pilih bayar asisten rumah tangga karena tidak suka pakai mesin cuci atau sebab lainnya. Kalau saya, pilih beli mesin cuci karena kalau pakai asisten rumah tangga, percuma, tidak ada pekerjaan rumah yang tidak bisa saya lakukan, saya bisa lakukan semuanya sendiri.

Saya hanya perlu sedikit bantuan, untuk mencuci. Karena untuk urusan cuci mencuci ini begitu banyak waktu yang tersita, mulai dari merendam, mengucek, memeras, menjemur, hingga akhirnya kering. Saya pun bukan remaja, usia saya tidak muda lagi, harus menghemat tenaga untuk hal-hal yang lebih berguna untuk keluarga. Jadi, keberadaan si asisten ini sangat membantu.

Yang lebih penting, keberadaan asisten ini menambah WAKTU MENULIS. Harapannya demikian, semoga.

Hari ini ada sebuah kelegaan, punya asisten baru yang siap membantu. Pekerjaan menulis, membaca, editing, dan layout sedang menumpuk, harus kerja lebih cepat, lebih giat. Semangat๐Ÿ’ช