Tema Buku Anak #Askalin (2) Kerja Bakti

Tema buku #askalin tidak jauh dari pembentukan karakter anak sejak dini. Di antaranya kerja bakti, karakter peduli sosial dan peduli lingkungan perlu ditanamkan sejak dini.

Melalui buku Seri Anak Rajin #askalin mencoba memberikan salah satu contoh kerja bakti yang bisa dilakukan di lingkungan sekolah. Dulu waktu #askalin masih duduk di sekolah dasar, setiap hendak libur sekolah dilakukan kerja bakti membersihkan kelas. Kelas di sapu, di pel, meja dan kaca dilap, papan tulis dibersihkan, pokoknya semua bersih saat kelas akan ditinggalkan lama karena libur catur wulan.

Saya rasa, dikota besar seperti Jakarta pemandangan seperti yg #askalin rasakan pasti sulit ditemui, bahkan tak ada. Saat ini urusan kebersihan sekolah menjadi tanggung jawab petugas kebersihan sekolah. Siswa/anak sekolah tak perlu cape-cape ikut membersihkan kelas.
#askalin berharap buku seni anak rajin ini bisa memberikan ajaran pada anak tentang apa itu kerja bakti, kebersamaan, pentingnya kebersihan kelas, dan masih banyak lagi karakter positif lainnya.

Seri anak rajin: Yuk, Bersih-bersih Bersama di Sekolah

image

Mau beli buku seri anak rajin: yuk, bersih-bersih bersama, KLIK DI SINI

Seri anak rajin: Yuk, Bantu Ortu di Rumah

wpid-img_20150620_094433.jpg

Buku-buku ini bisa dibeli di www.bukabuku.com

Tema buku anak #Askalin (1) IBU

#temabukuanak yang pernah ditulis #Askalin #yukmenulis

Kebaikan seorang ibu (1)

Kebaikan seorang ibu terekam jelas dalam buku cerita bergambar berjudul “Terima Kasih Mama”. Buku ini terbit tahun 2011. Buku ini adalah kiprah pertama penulis dengan nama pena Askalin. Seterusnya buku-buku anak yang ditulis oleh penulis menggunakan nama pena Askalin.
Proses penulisan buku ini amat singkat, hanya dalam waktu dua jam saja. Tiba-tiba muncul ide menulis sesuatu tentang ibu.

Ibu setiap hari mengantarkanku ke sekolah
Ibu membuatkan aku sarapan
Ibu menemaniku saat aku sakit
Ibu menenangkan aku saat ada petir

Dan masih banyak lagi ungkapan betapa baiknya ibu, hingga akhirnya jadilah satu naskah. Lalu, langsung dikirim ke redaksi Bee Media. Beberapa bulan berlalu, redaksi mengabari kalau naskah itu akan diterbitkan.

image

Jika ada yang ingin memiliki buku ini, pasti sudah sulit ditemukan di toko buku. Jika ingin membeli, bisa menghubungi penulisnya langsung di sms/wa 085697602414.

Terima kasih

Salam, Askalin

Ide menulis dari menulis

Ide menulis bisa diperoleh dari menulis

Saat saya sudah mendapatkan ide menulis, saya akan segera menulis outline atau kerangka tulisan. Satu, dua, tiga, .. kerangka sudah tersusun. Mulailah saya menulis.

Saat menulis sudah berjalan, lembar demi lembar dihasilkan, tiba-tiba muncul ide menulis lain. Itu sangat biasa saya alami. Karena tertariknya pada ide menulis yang baru saja muncul, kadang saya tidak segan-segan menghentikan tulisan saya, dan mulai membuat tulisan dengan ide baru. Ini bisa menjadi masalah 🙁

Ada kelemahan dalam proses menuliskan ide menjadi tulisan yang saya lakukan ini. Saking banyaknya ide yang muncul, tulisan malah jadi tidak selesai. Sedang menulis, muncul ide, pindah menulis ke ide baru, belum selesai, pindah lagi ke ide baru hahaaaa kapan selesainya???

Ide menulis yang diperoleh saat menulis, memang harus langsung ditulis supaya tidak lupa. TAPI jangan keterusan mengumpulkan ide, selesaikan satu ide tulisan yang sudah matang. Matang dalam arti outline/kerangka sudah dibuat dan sudah jelas arah tulisannya.

Saat sedang menulis, sudah mendapatkan separoh tulisan dari target halaman. Tiba-tiba muncul ide menulis baru. Bagi saya kemunculan ide baru ini membuat saya bersemangat sekali menulis, bersemangat menulis ide baru, dan jadi merasa jenuh dengan tulisan yang hampir selesai. Ini bisa menjadi masalah alias naskah jadi ga selesai.

JADI:

  1. Ide menulis itu bisa kita peroleh di mana saja dan kapan saja
  2. Segera tulis jika mendapatkan ide tulisan
  3. Jangan terburu-buru membuat kerangka tulisan dari ide tulisan yang baru saja diperoleh, karena kita harus memikirkan kembali apakah ide itu bener2 baik untuk ditulis atau tidak. Baik dalam arti ide tulisan itu bisa menjadi tulisan yang bernilai jual.
  4. Menulislah dengan panduan outline atau kerangka, supaya tulisan tidak meluber ke mana-mana atau supaya tulisan tidak menjadi kering kerontang.
  5. Selesaikan tulisan hingga ke bagian akhir, jangan ditunda atau dipotong dengan menulis ide lain. Jika tidak bisa dilakukan, gunakan skala prioritas. Bagi yang mempunyai kemampuan multi-job-writer, hal ini tidak menjadi masalah.

 

Buku Askalin 2015 – Seri Tania: Jangan Lupa Menggosok Gigi

image

Buku Askalin terbaru di 2015 hadir dalam tema kemandirian dan kesehatan. Buku tersebut terbit dalam dua buku seri, yaitu SERI TANIA.
Ada dua buku Seri Tania
(1) Seri Tania: Aku Bisa Sendiri
(2) Seri Tania: Jangan Lupa Menggosok Gigi
===========***=========
Kadang orangtua kesulitan untuk mengajak anak untuk menjaga kesehatan, salah satunya dengan rajin menggosok gigi. Namun, kini orangtua tak perlu merasa kesulitan, karena ada cara supaya anak mau menggosok gigi secara teratur. Caranya?
Beli buku Seri Tania: Jangan Lupa Menggosok Gigi”
Anak-anak akan dengan mudah mencerna pesan apapun melalui cerita. Setelah membaca buku ini, yakin deh, anak-anak pasti jadi rajin menggosok gigi.

Seri Tania: Jangan Lupa Menggosok Gigi

Penulis: Askalin
ISBN: 978-979-29-4451-8
Ukuran⁄Halaman: 19×19 cm² ⁄ iv+24 halaman
Tahun Terbit: 2015
Berat: 45 gram
Harga: Rp 25.000,-   
Diskon 20% beli di www.andipublisher.com
Harga Diskon: Rp 20.000,-
Buku ini juga bisa dibeli di TB Gramedia seluruh Indonesia dan TB online seperti www.bukabuku.com, www.kutukutubuku.com, www.belbuk.com, dll
     
   
Sinopsis

Tiba giliran Tania masuk ke ruang periksa. Tania berjalan di belakang Bundanya.
“Ayo masuk, jangan takut,” kata Bunda.
Tania sakit gigi karena sering lupa menggosok gigi. Bunda membawa Tania ke dokter gigi. Namun, Tania takut diperiksa giginya. Di ruang pemeriksaan, Tania banyak mendapat nasehat setelah diperiksa. Bu Dokter berpesan pada Tania. Yuk temukan pesan-pesan itu di dalam cerita “Jangan Lupa Menggosok Gigi” ini.
Kamu pasti tahu penasarankan dengan pesan Bu Dokter?